Mengapa Sitemap Perlu Di Perbaharui Setiap Kali Ada Perubahan Di Blog Kita?

3 Likes Comment
mengapa sitemap perlu di perbaharui

Mengapa Sitemap Perlu Di Perbaharui Setiap Kali Ada Perubahan Di Blog Kita? – Artikel ini dibuat karena menyadari bahwa ada banyak sekali URL yang dikecualikan di blog saya. Setelah saya melihat artikel-artikel itu, beberapa diantaranya adalah URL dari blog yang lama. URL blog yang lama itu sebenarnya dapat diketahui, misalnya domainsaya/search/labe/blog yang berganti menjadi domainsaya/search/labe/blogger masih tersimpan.

Dampaknya adalah terdapat URL duplikat, dan URL ini tidak diperbaharui setiap kali Google Mengcrawl situs web saya. Masalah ini semakin diperparah lagi karena saya tidak dapat mengetahui apakah itu sudah diselesaikan atau belum, sebab sudah anda tahu bahwa laporan di Google Search Console tidaklah live.

Setelah saya mencari soluisnya sana sini, saya kemudian menyadari saya harus melakukan perubahan sitemap. Meskipun soal dampaknya belum saya ketahui, tapi mudah-mudahan ini memiliki banyak manfaat.

Karena saya baru melakukan perubahan sitemap 3 minggu terakhir. Dan URL yang dikecualikan itu masih sekitar 1,4k dan belum ada perubahan yang menurun. Tetapi saya yakni ini berdampak pada laporannya. Jika berdampak, saya akan tulis lagi artikel tentang itu.

Lalu mengapa kita harus perbaharui sitemap setiap kali ada perubahan-perubahan didalam situs web/blog kita sendiri? Mungkin jawabannya relatif dan juga subjektif. Jika anda sudah lama di dunia blogging, mungkin anda sudah paham masalahnya, tetapi jika anda masih baru, mungkin masalah-masalah yang akan timbul bisa menjadi boomerang.

Sebenarnya, Setiap perubahan kecil yang kita lakukan disitus web/blog kita akan mempengauhi proses crawling yang dilakukan oleh boot search engine seperti Google. Untuk itu, jika ada perubahan yang anda lakukan disitus web anda, anda harus memasukan sitemap kembali.

Meski sebenarnya ini masih cenderung kontraversial, tetapi sebenarnya ini untuk merefres data-data anda di dashboard search console. Proses ini untung mengcrawl perubahan itu, yang nantinya akan mengurangi masalah-masalah terkait dengan URL yang di kecualikan. Berikut alasan-alasan mengapa harus memasukan sitemap ulang setiap kali ada perubahan di situs web blog anda.

1. Agar Google Mengetahui perubahan yang anda lakukan

Alasan yang pertama agar Google menyadari ada perubahan yang sudah anda lakukan didalam blog anda tersebut. Sebelumnya, mungkin anda mengadalkan pingshot dari Feedburner, tapi bagaimana jika anda tidak menggunakannya?

Baca Juga : Perbedaan antara Sitemap.xml dan Sitemap.html

Ya satu-satunya solusi adalah melakukan perubahan sitemap. Artinya, anda mengahapus sitemap yang lama dan menggantinya dengan sitemap yang baru. Meski hasilnya sama saja, ini bisa saja berguna apalagi jika anda baru saja mengganti template blog anda.

2. Untuk mendeteksi masalah-masalah baru yang timbul dari perubahan tersebut

Misalnya diatas anda baru saja mengganti template blog anda, yang sebenarnya setiap template blog memiliki metode yang berbeda, maka akan muncul masalah yang baru. Itulah yang menjadi alasan mengapa sebagai blogger anda harus konsisten pada satu template.

Baca Juga : Cara memasukan sitemap di Google Search Console

Masalah-maslaah yang muncul biasanya soal tag kanonis, URL, dan mungkin saja masalah anomaly crawling yang terjadi setelah anda mengganti template. Jika sudah begini, salah satu solusinya adalah memperbaharui sitemap didalam blog anda.

3. Agar boot mesin pencari dapat menyesuaikan dengan perubahan yang anda lakukan

Meskipun Tag robots.txt dan juga tag robot khusus tidak diganti saat anda mengganti template blog anda, tapi sebenarnya ini tetap memiliki dampak. Maka dari itu, sebelum mengganti template, ada baiknya anda menyetel tag tersebut ke versi defaultnya, atau tidak usah mengaktifkannya.

4. Untuk merefresh sitemap yang baru

Dalam beberapa kasus, tidak semua artikel kita akan terindeks oleh Google. Itu berarti ada masalah didalam URL anda. Masalah itu tentunya berkaitan dengan URL, dan jika sudah begini, anda harus mencoba berbagai cara, salah satunya adalah dengan merefresh sitemap lama anda.

5. Untuk mendeteksi URL yang terpengaruh dari perubahan dimaksud

Terkait dengan poin 5 ini, sebenarnya sama dengan poin 4. Hanya saja, URL disini dipandang dalam artian luas. Misalnya, tidak saja URL blog halaman anda, URL konten anda, dan juga URL lain seperti /search/label/.

Kesimpulan

Salah satu alasan mengapa artikel kita tidak dindeks oleh Google adalah karena ia di blokir oleh robots.txt atau robots.txt khusus yang biasanya pemilik blog tidak mengizinkan pengindeksan halaman arsip dan label tertentu. Tetapi jika anda masalah-masalah crawling terhadap URL blog anda setelah anda mengganti template baru, maka usahakan agar anda merefresh sitemap blog anda.

Nah demikian artikel tentang alasan mengapa sitemap perlu di perbaharui setiap kali ada perubahan di blog kita. Jika anda punya masukan terkait dengan postingan ini, silahkan tinggalkan di kolom komentar. Semoga bermanfaat!

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *