5 Kesalahan Umum Dalam Menerapkan SEO

8 Likes Comment
menerapkan SEO

Salah satu hal yang bisa membuat sebuah blog populer adalah SEO. Meski demikian, masih banyak blogger yang sering melakukan kesalahan-kesalahan umum ini dalam menerapkan SEO.

Bagi blogger pemula, kesalahan tersebut mungkin terjadi akibat ketidaktahuan mereka pada metode pengoptimalan blog di mesin telusur.

Tetapi, bagi blogger yang sudah lama berkecimpung, ketidaktahuan tersebut mungkin akibat kelalaian dan juga karena faktor lain seperti platform yang digunakan.

Memang sih, SEO bukanlah ilmu pasti dan tidak mungkin bisa pelajari dalam waktu satu malam saja. Para mastah dan pakar SEO tahu betul soal ini.

Karena itu, untuk bisa memahami cara kerja SEO dengan baik membutuhkan waktu yang banyak. Pembelajaran yang dilakukan pun harus berkesinambungan mengingat pengoptimalan mesin telusur yang fleksibel karena bergantung pada logaritma yang ada di mesin telusur.

5 Kesalahan Blogger Yang Sering Dilakukan Dalam Menerapkan SEO

Artikel kali ini akan mengulas tentang 5 kesalahan paling umum yang sering dilakukan blogger saat menerapkan SEO.

Kesalahan ini saya sebut umum karena sering dilakukan baik secara sadar atau tidak oleh blogger pemula dan profesional. Lantas kesalahan apa saja itu? Berikut daftarnya:

1. Menargetkan kata kunci yang salah

Yang paling pertama dan utama adalah kebiasaan dalam menargetkan kata kunci yang salah. Untuk diketahui, faktor utama dari SEO yang harus dipahami adalah keyword atau target kata kunci.

Dengan target kata kunci yang benar, maka peluang untuk tampil di halaman pertama pencarian Google semakin besar.

Yang berarti, banyak blogger yang mengabaikan referensi keyword ini, akibatnya, blog yang ia bangun dan kelola hanya berjalan ditempat.

Ironisnya lagi, waktu yang digunakan untuk blogging terbuang percuma. Tentu anda tidak mau hal ini terjadi kan?

Target kata kunci yang salah ini terdiri dari beberapa poin, antara lain:

  • Targetkan keyword yang jumlah persaingannya tinggi [kompetitif]
  • Menargetkan keyword hanya pada 1 suku kata saja
  • Menargetkan keyword dengan jumlah kunjungan bulanan 0
  • Targetkan keyword komersial [seperti jual ini, jual itu dan lain sebagainya]
  • Keyword yang ditargetkan adalah brand
  • Dan lain sebagainya

Sementara, ada beberapa kriteria yang bisa dijadikan dasar untuk menyebut kalau target kata kunci yang digunakan itu sudah tepat. Kriteria tersebut antara lain:

  • Keyword tingkat persaingannya Rendah dan Sedang
  • Menargetkan kata kunci yang terdiri dari 3 atau lebih suku kata
  • Fokus pada keyword yang menjawab pertanyaan
  • Tidak menargetkan keyword brand kecuali untuk bisnis
  • Menerapkan long tail Keyword [Kata kunci ekor panjang]
  • Dan seterusnya

Singkatnya, kriteria ini berusaha memberi tahu anda bahwa agar menargetkan kata-kata tertentu yang mungkin akan digunakan oleh pengguna di Search engine.

Kata-kata tersebut bisa melibatkan kata-kata sehari-hari, atau untuk bisnis, bisa menggunakan kata-kata beli untuk produk tertentu.

Juga, saat ini banyak tersedia tools yang bisa membantu anda untuk riset keyword agar target kata kunci lebih terarah dan tepat seperti Google Adwords Keyword Planner, MOZ Keyword Explorer dan juga Google Trends.

Alat tersebut juga bisa digunakan dengan gratis dan dapat digunakan untuk mengetahui volume pencarian pada setiap keyword yang ditargetkan.

2. Tidak mengoptimalkan title tag dan meta tag

Pada poin ini, hendak diberi tahu untuk menggunakan title tag dan meta tag yang sama dengan keyword yang anda targetkan tadi.

Meski perlu juga diketahui, mengoptimalkan kata kunci sebenarnya melampaui strategi mengoptimalkan tautan dan kata kunci konten.

Baca Juga : 10 Layanan Google Yang Harus Anda Maksimalkan Sebagai Blogger

Yang berarti, anda juga harus mengoptimasi SEO On-Page. Untuk optimasi SEO on page, maka anda harus mengoptimalkan beberapa hal, antara lain:

  • Title dan alt tag gambar
  • Tag H1 – H6 untuk WordPress dan Heading, Subheading serta minor heading di Blogger
  • Tautan artikel
  • Kepadatan kata kunci
  • Dan sebagainya

Apabila anda mengisi elemen-elemen diatas dengan benar, bisa membantu mendongkrak blog anda untuk memperoleh peringkat yang lebih baik di search engine.

Semua hal diatas sebenarnya adalah metadata blog yang akan diakumulasi menjadi nilai setelah artikel tersebut di crawl oleh Google.

3. Kurang memperhatikan struktur situs

Selanjutnya adalah struktur situs web. Tentu anda sudah tahu kalau saat ini pencarian lebih banyak terjadi menggunakan telepon genggam kan?

Oleh karena itu, banyak developer yang berusaha membuat blog dengan dua tampilan yakni versi desktop dan juga versi mobile.

Baca Juga : 5 Langkah Yang Harus Dilakukan Blogger Sebelum Mempublikasikan Konten

Setiap tampilan ini mempengaruhi kemampuan SEO blog secara langsung. Karena, ada integrasi yang terjadi antara blog, struktur dan juga Google itu sendiri.

Sayangnya, masih banyak blogger yang tidak memperhatikan hal ini. Begitu juga soal developer yang tidak mengoptimalkan struktur blog yang SEO friendly.

Sebagai contoh, banyak blogger yang masih menggunakan template gratisan. Sementara, banyak developer yang hanya melibatkan struktur sederhana tanpa pengoptimalan mesin telusur di dua perangkat diatas.

Umumnya, ada beberapa poin utama soal struktur blog yang SEO Friendly. Diantaranya:

  • Mendukung dua versi tampilan yakni mobile dan desktop
  • Tidak ada link kredit tersembunyi
  • Dukungan atau support dari developer
  • Kompatibilitas dengan semua jenis browser
  • Dan lain sebagainya

4. Terdapat kesalahan pengalihan 301 dan 302

Setiap url atau link yang diubah dengan isi yang sama secara langsung harus dialihkan. Di WordPress, pengalihan ini terjadi secara otomatis. Hal sebaliknya terjadi bagi pengguna Blogger.

Oleh karena itu, apabila ada link yang diubah, maka harus dialihkan secara manual. Terkadang, pengalihan ini justru mendatangkan masalah lain.

Baca Juga : Cara Mudah Menerapkan SEO Di Postingan Blog

Sementara, disisi search engine, pengalihan tersebut dianggap sebagai halaman baru tanpa riwayat peringkat. Hal ini berlaku juga apabila pengalihan 301 dan 302.

Pengalihan 301 secara permanen akan mentransfer otoritas halaman lama ke yang baru. Sementara untuk 302 dianggap sebagai halaman sementara yang berisikan sinyal bahwa konten yang ada sudah dipindahkan dan akan dikembalikan ke lokasi asalnya.

Sementara, apabila ada kode 404 di halaman blog anda, sebaiknya segera atasi dengan cara melakukan pengalihan atau menghapusnya secara permanen.

Jadi, jangan heran apabila anda sering mengubah link tersebut dengan konten yang sama justru menurunkan jumlah kunjungan ke blog.

5. Tidak fokus pada pengoptimalan konten

Intinya SEO sangat penting dalam sebuah konten. Tanpa konten juga, SEO tidak akan berguna. Dengan kata lain, Google bisa saja memprioritaskan konten yang disajikan secara lengkap.

Dan tidak memprioritaskan konten yang setengah-setengah atau menahan informasi. Oleh karena itu, usahakan untuk membuat postingan yang berkualitas tinggi.

Juga manfaatkan peluang untuk memperoleh trafik lain demi meningkatkan popularitas blog. Ada banyak sumber trafik blog saat ini, antara lain:

  • Sindikasi artikel
  • Email subscribe
  • Dirrect trafik
  • Organic Trafik
  • Media sosial trafic
  • Dan lain sebagainya

Manfaatkan semua peluang trafik diatas dengan baik. Karena bisa mendukung popularitas blog atau situs web anda di mesin telusur.

Penutup

Menerapkan strategi pengoptimalan konten di mesin telusur dengan benar adalah salah satu cara untuk meningkatkan lalu lintas di blog anda.

Namun, meskipun strategi sudah diterapkan, masih banyak juga yang menggunakan cara-cara yang salah dalam upaya mengoptimalkan SEO.

Nah demikian artikel tentang 5 kesalahan blogger dalam menerapkan SEO. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *