Panduan Dasar Membuat Artikel Blog Yang SEO Friendly

4 Likes Comment
membuat artikel

Membuat artikel blog yang SEO friendly bagi beberapa orang mungkin adalah hal yang sulit. Terlebih untuk mereka yang masih pemula dalam dunia blogging. 

Proses pembelajarannya pun butuh waktu yang tidak sedikit. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa SEO bukanlah ilmu yang statis melainkan dinamis.

Saat anda membuat artikel di blog, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar artikel itu ramah di mesin telusur.

Ramah disini bukan dalam artian sopan. Melainkan konten yang ditulis itu sesuai dengan pedoman dan panduan penulisan artikel blog yang disarankan Google.

Saya sendiri memiliki pandangan yang cukup unik tentang cara membuat artikel yang SEO Friendly ini. Yakni saat saya atau anda belajar SEO secara tidak langsung saya dan anda sedang mencoba memahami cara kerja logaritma pencarian seperti Google.

Baca Juga : 9 Cara Mengoptimalkan Konten Yang Terbukti Berhasil

Jadi apabila SEO dipelajari dengan seksama, maka secara tidak langsung saya dan anda akan paham cara kerjannya. Cara kerja ini dipahami lewat proses pembelajaran yang terjadi.

Dalam artikel ini saya akan mengulas banyak aspek yang sangat penting saat membuat artikel SEO friendly.

Artikel ini juga tidak membahas bagian teknis melainkan hanyalah model pengotpimalan konten yang diterapkan blogger pada umumnya.

12 cara membuat artikel yang SEO Friendly Dengan Mudah dan Berhasil

Tanpa perlu berlama-lama, berikut saya sajikan 12 cara membuat artikel yang SEO Friendly dengan mudah dan berhasil. Apa saja caranya? Pasti penasaran kan? Berikut artikelnya untuk anda.

1. Keyword di Title [judul]

Yang pertama adalah soal judul. Judul adalah elemen krusial yang sangat penting karena disinilah interaksi antara konten anda dan pengunjung pertama kali terjadi.

Di search engine, judul ditampilkan dengan cukup dominan, dengan ukuran font yang lebih besar ketimbang meta deskripsi atau tautan.

Yang berarti, elemen ini perannya sangat sentral dan penting. Sebelum membuat judul, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan, antara lain:

a. keyword

Keyword adalah kata kunci yang hendak ditargetkan. Disini, anda harus tentukan kata-kata tertentu yang bisa menunjukan isi artikel kepada pengunjung.

Agar bisa mendapatkan keyword yang bagus, dan sesuai dengan niche yang diangkat, sebaiknya lakukan riset keyword terlebih dahulu.

Ada banyak tools yang dapat anda gunakan untuk melakukan riset kata kunci seperti Google Trends, Google AdWords, Ubber Suggest dan lain sebagainya. Agar hasil riset lebih spesifik, silahkan gunakan tools-tools berbayar seperti Semrush.

b. Bagaimana setelah saya mendapatkan terget keyword?

Langkah berikutnya adalah menempatkan keyword yang sudah diriset tadi pada judul. Ingat, keyword yang ditargetkan entah yang terdiri dari dua suku kata atau lebih.

Misalnya, anda ingin menargetkan keyword tentang makanan tentara, maka sebaiknya anda memasukan dua kata tersebut di judul artikel blog anda.

Lebih bagus lagi kalau keyword itu ada di kata pertama dan kedua diawal judul. Disini proses kreativitas anda sebagai seorang blogger akan terasah.

Kalau tidak memungkinkan untuk menempatkan kewyord diawal judul, maka silahkan masukan di tengah atau akhir artikel. Yang penting keyword tersebut ada di judul.

Sebagai contoh, jika target keyword anda adalah makanan tentara, maka anda dapat membuat artikel dengan judul: Ternyata Inilah Makanan Tentara Saat Berperang atau Daftar Makanan Tentara saat latihan dan berperang dan lain sebagainya.

2. 100 kata pertama

Banyak pakar SEO yang mengatakan bahwa 100 kata pertama merupakan upaya untuk memancing Google untuk melihat relevansi topik, judul dengan isi artikel, termasuk keyword yang ditargetkan.

Yang berarti, ada kemungkinan postingan itu akan muncul di peringkat pertama Search result untuk kata kunci makanan tentara.

Seperti juga pada judul, anda dapat meletakkan keyword ini awal paragraf pertama, tengah atau diakhir paragraf. Dan usahakan, paragraf pertama itu tidak lebih dari 100 kata.

Sebagai contoh, jika judul artikel adalah Makanan Tentara saat berperang, anda bisa menulis 100 kata pertama sebagai berikut :

Tahukah anda makanan tentara saat mereka berperang? Tak seperti saat latihan mereka bisa makan enak. Tapi saat perang, makanan mereka hanya seadanya saja. Mereka bisa makan makanan dari alam seperti pohon, hewan dan lain sebagainya. (100 kata pertama)

Disisi lain, ada juga blogger yang menempatkan judul di awal paragraf pertama ini. Tujuannya agar si blogger tidak perlu repot lagi memasukkan keyword di dalam paragraf. Cara ini bagi saya cukup efektif untuk pemula, meski sebenarnya tidaklah natural.

Misalnya begini, saat mereka menulis artikel dengan judul Makanan Tentara Saat Berperang maka awal paragraf mereka juga menempatkan kata yang sama seperti judul postingan. Agar tidak bingung, begini contohnya :

Makanan Tentara Saat Berperang (Judul)

Makanan Tentara Saat Berperang – Tahukah anda apa yang dimakan oleh tentara saat berperang? Tak seperti saat latihan mereka bisa makan enak.

Tapi saat perang, makanan mereka hanya seadanya saja. Mereka bisa makan makanan dari alam, seperti pohon, hewan dan lain sebagainya.

Ada juga yang menggunakan metode seperti ini :

Makanan Tentara Saat Berperang (Judul)

Tahukah anda apa yang dimakan oleh tentara saat berperang? Tak seperti saat latihan mereka bisa makan enak. Tapi saat perang, makanan mereka hanya seadanya saja. Mereka bisa makan makanan dari alam, seperti pohon, hewan dan lain sebagainya.

Yang saya diunderline diatas biasanya ditempatkan link internal untuk link postingan itu sendiri. Salah satu contohnya adalah blog Arlina dan Kompiajaib [lihat gambar dibawah].

panduan membuat artikel yang SEO friendly
Gambar 1. Blognya mba Arlina
Gambar 2. Blog KompiAjaib

Sampai sekarang, metode ini masih menjadi perdebatan di kalangan para blogger. Ada yang mengatakan ini gak SEO Friendly ada juga yang mengatakan ini sudah SEO.

Saya sendiri memiliki pandangan bahwa metode ini sah-sah saja. Lagipula, tidak ada panduan teknis lain yang diberikan oleh Google untuk poin ini.

Saya juga sering menggunakan berbagai teknik diatas untuk membantu saya untuk membuat postingan yang SEO friendly. Salah satu contohnya adalah postingan yang sedang anda baca ini.

Sekarang keputusan ada ditangan anda. Tapi, sekali lagi, apapun teknik yang anda gunakan, jangan pernah lewatkan poin yang kedua ini.

3. Keyword ada di subtitle

Menempatkan keyword di subtitle juga sama pentingnya saat anda menempatkan keyword di judul atau 100 kata pertama.

Beberapa waktu lalu, setelah blog ini migrasi ke WordPress, saya kemudian menyadari pentingnya keyword di subheading.

Dengan menempatkan keyword di subheading ini, peluang untuk memperoleh peringkat di google search akan terbuka lebar.

Apa alasannya? Sederhana. Ini untuk membantu Google merayapi kategori dan fokus artikel tersebut. Dengan kata lain, data-data ini akan membantu meningkatkan perolehan peringkat.

Baca Juga : 10 Fakta Penting Tentang SEO Yang Wajib Anda Ketahui

Salah satu blog yang sering saya lihat menerapkan teknik ini adalah blognya mastimon. Lihat gambar dibawah ini:

panduan membuat artikel yang seo friendly
Gambar 3. Blog mastimon

Oleh karena itu, sebaiknya lakukan re-evaluasi postingan anda sebelumnya. Apakah keyword ada di subtitle atau tidak.

Apabila anda sedang membuat artikel atau postingan baru, perhatikan juga penempatan subtitle ini. Anda bisa tiru cara penempatannya pada gambar diatas.

Subtitle sendiri adalah sub judul artikel atau postingan yang ada di blog. Ada berapa banyak subtitle di blog? Untuk WordPress ada sekitar 6 subtitle sementara di Blogspot/Blogger hanya terdiri dari 4 subtitle seperti Heading, Subheading, minor heading dan normal.

Subjudul juga digunakan sebagai penandan postingan. Untuk lebih mudah memahami penempatan subjudul ini, berikut contohnya.

Makanan Tentara Saat Berperang (Judul)

Makanan Tentara Saat Berperang – Tahukah anda makanan tentara saat mereka berperang? Tak seperti saat latihan mereka bisa makan enak. Tapi saat perang, makanan mereka hanya seadanya saja. Mereka bisa makan makanan dari alam, seperti pohon, hewan dan lain sebagainya. (100 kata pertama)

Makanan Tentara Saat Latihan

(artikel anda dst…)

Sub judul juga biasanya terdiri lebih dari 1. Gunakan juga dengan terstruktur. Maksudnya adalah, semakin panjang artikel, semakin banyak subjudul. Semakin ke bawah, subjudulnya juga semakin kecil.

Jadi misalnya untuk keyword makanan tentara tadi, apabila ada sub judul seperti makanan tentara saat latihan, saat perang gerilya dan lain sebagainya gunakan tag yang berbeda.

Baca Juga : Kirim Tulisan Anda Di 5 Situs Ini Dan Dapatkan Honor Jutaan Rupiah

Untuk lebih jelas, apabila anda menggunakan WordPress, anda bisa lihat penyebaran subtitlenya dibawah ini:

panduan dasar membuat artikel blog yang Seo friendly
Gambar 4. Subtitle di WordPress
  • Titile adalah Judul Artikel
  • H1 adalah Sub Judul Artikel paling pertama
  • H2 adalah sub judul artikel kedua
  • H3 adalah sub judul artikel ketiga
  • H4 adalah sub judul artikel keempat
  • H5 adalah Sub Judul artikel ke lima
  • H6 adalah sub judul artikel keenam

Sementara, apabila anda menggunakan Blogger, maka penyebaran subtitlenya hanya terdiri dari tiga jenis saja, yakni:

panduan dasar membuat artikel blog yang Seo friendly
Gambar 5. Subtitle di Blogger
  • Title adalah judul artikel blog
  • H1 adalah heading
  • H2 adalah subheading
  • H3 adalah minor heading

Untuk lebih memahami, silahkan lihat contoh [khusus WordPRess] penyebaran subjudul dibawah :

Makanan Tentara Saat Berperang (Titile)

Artikel anda..

Makanan Tentara Saat Di Medan Berbatu (H1)

Artikel anda..

Makanan Tentara saat di pegunungan (H2)

Artikel anda..

Makanan tentara saat mereka sedang bertempur (H3)

Artikel anda..

Makanan tentara saat sedang di Parit (H4)

Artikel anda..

Kacang Ijo sebagai makanan paling di Sukai Tentara (H5)

Artikel anda..

Nasi lemak membantu tentara Untuk bisa menahan lapar (H6)

Penutup

(Kesimpulan dari artikel anda, berupa ringkasan)

Jujur, karena alasan template, di blog yang saya gunakan ini pada subtitle H1 saya ganti dengan H2 agar tidak kelihatan terlalu besar karena ukuran H1 yang hampir sama dengan judul.

Untuk hal ini, silahkan sesuaikan saja. Anda bisa menggunakan metode yang sama seperti yang saya terapkan tetapi usahakan postingan anda itu punya subjudul.

4. Keyword di Bold, Italic dan Underline

Ini juga penting untuk diterapkan di dalam postingan blog. Mesin pencari seperti Google dan Bing dapat membaca kata-kata yang di Bold, Italic dan Underline.

Terkadang juga, ada blogger yang menggunakan metode ini untuk menekankan keyword yang ditargetkan. Meski saya sendiri tidak menggunakan teknik ini.

Dalam penerapannya, penggunaan model huruf BIU ini adalah sebagai berikut,

Makanan Tentara Saat Berperang (Judul)

Tahukah anda makanan tentara saat mereka berperang? Tak seperti saat latihan mereka bisa makan enak. Tapi saat perang, makanan mereka hanya seadanya saja. Mereka bisa makan makanan dari alam, seperti pohon, hewan dan lain sebagainya. (100 kata pertama)

Makanan Tentara Saat Latihan

Tentara juga perlu makan, mereka juga manusia. Toh, apa yang mereka makan memang bertujuan untuk menjaga produktivitas tubuh dan kesehatan mereka.

Sebagai tentara, mereka di tuntut untuk tetap mobile dan terus aktif, apalagi saat perang. Lalu, apa makanan tentara yang biasa di konsumsi saat latihan, biasanya tergantung medannya.

Oh iya, sebaiknya gunakan BiU ini secara terbatas untuk alasan kenyamanan. Saran saya, gunakan sekali saja untuk tiap postingan.

5. Keyword muncul di akhir paragraf

Jika di awal paragraf muncul keyword maka terapkan hal yang sama di paragraf terakhir postingan. Mengapa harus tempatkan keyword di akhir paragraf?

Logika sederhananya seperti saat anda berada rumah. Didalam rumah ada pintu depan dan pintu belakang. Keyword juga begitu.

Jadi, logika yang sama juga diterapkan oleh Google untuk melihat fokus keyword artikel tersebut. Apakah sesuai dengan paragraf sebelumnya atau tidak.

Karena terkadang ada artikel-artikel yang cenderung OoT [out of topic]. Makin kesana, pembahasannya makin melebar. Substansi artikelnya juga demikian.

Sehingga, pembaca seolah diarahkan pada sesuatu yang sebenarnya tidak substansional. Dan terkadang, model OoT ini dapat dilihat pada postingan yang bertele-tele.

Baca Juga : Cara Agar Artikel Langsung Berada di Halaman 1 Google

Untuk lebih paham, saya berikan analogi singkat. Analoginya masih sama seperti saat anda berada didalam rumah atau saat anda masuk ke rumah orang seperti rumah mantan teman.

Sebelum masuk anda biasanya akan melewati pagar, halaman, beranda atau pentras rumah, masuk dari pintu depan, melihat isi didalam rumah, apa-apa saja, siapa saja yang ada didalam rumah, ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, dapur, WC dan pintu belakang.

Begitu juga dalam artikel di dalam blog. Karena itu, terkadang artikel yang membahas sesuatu dengan lengkap lebih cenderung muncul di halaman pertama Google.

Misalnya, anda menulis postingan tentang makanan tentara. Dalam postingan itu juga anda tidak hanya fokus pada makanan, tetapi juga pada manfaat, kandungannya, dan lain sebagainya.

Dan semua itu harus berjalan natural dan tidak terkesan dibuat-buat. Kira-kira begitu maksud dari poin ini.

6. Usahakan artikel punya link referensi

Untuk poin ke enam ini, ada beberapa hal yang harus saya tekankan. Link bisa berarti link internal artikel dan link yang mengarah ke blog lain.

Pada link yang mengarah ke artikel lain, saya menyebutnya sebagai link referensi. Referensi ini sangat penting bagi artikel.

Ibaratnya seperti saat anda membuat makalah, anda harus memasukkan daftar pustaka disana. Referensi pendukung itu penting, apalagi untuk postingan blog.

Oh iya, link referensi ini juga terdiri dari dua bentuk. Pertama, link do-follow dan yang kedua adalah link no-follow. Dua jenis link ini sama-sama berguna untuk blog.

Agar lebih paham tentang link ini, saya membaginya menjadi dua elemen utama, antara lain:

a. Link ke artikel lain didalam blog anda

Disini anda dapat menempatkan 2 sampai 5 link menuju artikel anda yang lain. Ini bertujuan untuk memetakan postingan, sebagai faktor pendukung niche dan untuk menunjukan postingan-postingan anda sebelumnya.

Saya menyebutnya sebagai pemetaan postingan. Karena, menurut saya pribadi, postingan blog itu ibarat jaring laba-laba yang semuanya saling terhubung.

Dan ini jadi faktor tambahan untuk menilai relevansi topik, kategori artikel dan niche blog. Apalagi, jika semua link itu mengarah ke artikel lain dengan informasi yang berbeda.

Baca Juga : Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan AMP

Model link ini sebenarnya termasuk pada strategi SEO on-page. Sifatnya juga harus natural dan tidak boleh terkesan memaksakan.

Anda bisa menempatkan link ini dalam bentuk kata per kata seperti ini, atau untuk meningkatkan efisiensi klik anda bisa membuat tulisan Baca Juga entah secara manual atau menggunakan widget.

b. Link ke luar

Ini yang saya sebut diatas sebagai referensi atau pustaka. Validitas dan kepercayaan Google terhadap link referensi itu juga akan dilihat.

Apakah sesuai dengan niche anda atau justru untuk mempromosikan blog orang lain. Untuk tujuan promosi blog lewat link, dapat berdampak pada posisi blog di search engine. Sebagai contoh, lihat gambar dibawah ini:

panduan membuat artikel blog
Gambar 6. tautan referensi

Karena itu, usahakan referensi konten anda itu terlihat natural dan tidak dibuat-buat. Anda bisa menempatkan dibagian bawah artikel atau menautkannya langsung pada kata dalam postingan.

Tidak perlu takut untuk menempatkan link blog orang lain sebagai referensi konten. Karena ini dianggap wajar oleh Google, asalkan tujuannya sebagai referensi dan bukan promosi.

Selain itu, ada kemungkinan pemilik blog akan menautkan kembali blog anda, sebagai ucapan terima kasih. Saya sendiri pernah punya pengalaman soal ini.

7. Kata kunci ada di deskripsi meta

Deskripsi blog adalah salah satu faktor tambahan perolehan peringkat blog di search engine. Jika blog anda mengangkat niche makanan tentara, maka keyword tersebut harus muncul di deskripsi meta. Sebagai contoh anda bisa lihat meta deskripsi blog ini pada gambar dibawah.

panduan membuat artikel yang seo friendly
Gambar 7. Meta deskripsi blog

Sebenarnya, link meta deskripsi ini sudah saya ulas secara singkat pada poin kedua diatas. Kalau anda mengunakan WordPress dan menggunakan plugin Yoast SEO, anda wajib memasukkan link meta ini. Link meta ini juga yang akan muncul di search result Google tepat dibawah tautan blog.

8. Keyword ada di URL postingan

Url adalah kumpulan tautan yang mengarah ke blog. Tautan ini bisa panjang bisa juga pendek, dengan model yang berbeda-beda.

Namun kebanyakan URL memiliki standar yang sama, yakni dilengkapi dengan protokol hypertext [http/https], kelompok dokumen koneksi [www], domain blog, tanggal, kategori dan judul postingan blog. Untuk lebih paham, lihat gambar dibawah ini.

keyword ada di postingan blog
Gambar 8. Keyword

Apa sih pentingnya keyword di URL postingan blog? Sangat penting. Karena tanpa URL ini blog anda tidak akan bisa diindeks oleh google dan tidak akan dibaca oleh orang lain.

URL ini wajib ada dan secara default menggunakan judul blog sebagai url defaultnya. Namun terkadang, url ini terlalu panjang.

Oleh karena itu, saran saya, pakai saja keyword yang ditargetkan tadi sebagai url postingan blog. Sebagai contoh, apabila anda masih menargetkan keyword makanan tentara, maka urlnya bisa seperti ini:

  • URL blogspot: https://www.bloganda.com/2019/08/makanan-tentara.html
  • URL Wordpres : https://www.bloganda.com/makanan-tentara/

Yang diberi underline itulah keyword yang ditargetkan. Meskipun anda tidak gunakan metode ini, tapi usahakan agar keyword tetap muncul di url postingan blog.

9. Keyword density

Keyword density atau kepadatan kata kunci adalah tingkat fokus kata-kata atau frasa tertentu didalam postingan blog.

Kepadatan kata kunci ini berkaitan dengan relevansi artikel dengan keyword yang ditargetkan, dan harus berimbang dengan panjang artikel.

Jadi, semakin panjang artikel, fokus keywordnya semakin banyak. Begitu juga saat anda membuat artikel pendek, fokus keywordnya lebih sedikit.

Rata-rata postingan yang terdiri dari 500 karakter keyword densitynya bisa 3 atau 4 dan tak boleh lebih dari itu.

Kalau anda menggunakan WordPress fokus keyword ini dapat dengan mudah diketahui. Dari sini anda bisa tahu berapa banyak keyword yang dibutuhkan untuk postingan tersebut.

panduan membuat artikel yang seo friendly
Gambar 9. Kepadatan kata kunci

Sebagai contoh, artikel ini terdiri dari 3500 karakter sekian. Maka Yoast menyarankan agar keyword densitynya harus 15.

Mengapa harus 15? Ya itu tadi, untuk menunjukan tingkat fokus artikel ini pada keyword yang mau ditargetkan.

Baca Juga : Jenis-Jenis Format Gambar Yang Umum Digunakan

Tapi perhatikan juga penempatan keyword densitynya agar natural dan tidak terkesan memaksakan. Alasannya apa? Agar pengunjung nyaman dengan tulisan anda.

10. Backlink

Kalau semua poin tadi fokus pada model pengoptimalan SEO on page, pada poin ini akan lebih fokus pada SEO off page, yakni bagaimana mengoptimalkan konten dari luar halaman.

Salah satu cara yang paling populer adalah dengan mencari backlink. Google hingga saat ini masih menggunakan backlink sebagai faktor peringkat.

Disisi lain, banyak pakar SEO yang mengatakan kalau SEO off page lebih penting karena presentase perolehan peringkatnya adalah 75%.

Oleh karena itu, sedapat mungkin untuk membuat artikel yang berkualitas tinggi. Konten ini pada akhirnya bisa membuat blog anda populer, yang juga memungkinkan artikel tersebut bisa dijadikan referensi oleh blog lain.

Penautan sebagai referensi ini yang saya sebut sebagai backlink berkualitas. Memang sih, ada banyak cara memperoleh backlink, seperti membelinya, menjadi guest post atau memintanya langsung kepada pemilik blog.

Poin kunci dari backlink yang natural adalah memperoleh backlink secara natural dari blog lain. Lebih bagus lagi kalau backlink yang natural itu datang dari blog yang setopik dengan blog anda, serta sudah punya DA dan PA yang lebih tinggi.

Jadi jangan sembarang cari backlink. Apalagi backlink yang didapatkan itu datang dari situs-situs J*di, P*rnografi dan lain sebagainya. Jika ada segera hapus dengan cara memanfaatkan fitur disavow Google Search Console.

Saran saya pribadi, bangun terlebih dahulu blog anda. Jangan fokus ke backlink. Apalagi jika berusaha mencari backlink padahal blog baru berumur 1 minggu.

Sah-sah saja anda membeli jasa backlink dari orang lain, misalnya dari blogger lain. Tapi sebaiknya hindari cara-cara ini.

Alasannya sederhana, karena backlink yang dibeli biasanya tidak berkualitas. Karena itu, carilah backlink dengan cara-cara yang normal, seperti menjadi guest post di blog orang lain.

11. Sharing

Kalau anda tanya, media sosial apa yang berpotensi meningkatkan posisi blog di SERP, jawabannya adalah Google+. Kabar baiknya, Google+ sudah dihapus oleh Google.

Sebagai gantinya, anda bisa gunakan backlink dari Youtube. Selain dapat sumber trafik gratis, posisi blog anda juga semakin bagus di Serps.

12. Tambah Maps, Video dan Gambar

Soal tiga hal ini sebenarnya hanyalah nilai tambah, yang meskipun tidak berdampak langsung pada halaman blog namun berfungsi untuk meningkatkan readiblitas konten.

Alasannya karena banyak pengunjung yang ingin artikel yang ia baca memiliki data-data pendukung, tampilan visual yang nyaman serta punya referensi konten.

Caranya? Dengan menambahkan elemen lain selain teks. Elemen-elemen itu seperti gambar, video, infografik, maps dan lain sebagainya.

Oh iya, dalam kasus video, ada satu penelitian yang mengatakan bahwa apabila video ditempatkan di halaman beranda bisa meningkatkan posisi blog di Serps.

Ingat di halaman beranda bukan didalam postingan blog. Meskipun ini cukup berpengaruh pada loading blog.

Selain itu juga, dengan menambahkan elemen-elemen diatas, waktu pengguna berada di dalam blog bakalan lebih lama.

Semakin lama pengunjung berada di blog semakin bagus bouncing rate blog anda. Yang pada akhirnya, akan menjadi sinyal kepada Google bahwa artikel yang ditulis itu berguna. Dengan kata lain, peluang untuk memperoleh tempat di halaman pertama SERPs terbuka lebar.

Penutup

Tidak ada usaha yang tidak membuahkah hasil, begitu juga saat menjadi blogger. Jika anda terus berusaha, terus belajar, pada akhirnya anda akan sukses.

Salah satu poin pembelajaran yang cukup penting dalam dunia blogging adalah soal SEO. Bagi saya pribadi, SEO itu sangat urgent untuk dipelajari setiap blogger.

Karena urgensi inilah saya membuat postingan ini. Mudah-mudahan bisa membantu proses pembelajaran anda tentang SEO.

Demikian panduan membuat artikel yang SEO Friendly di Blog. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *