11 Alasan Mengapa Literasi Anak Itu Penting

3 Likes Comment
literasi anak

Memperkenalkan literasi pada anak itu sangat penting karena bisa meningkatkan kemampuan kognitif otak, mengurangi ketergantungan terhadap teknologi dan lain sebagainya.

Sejak dulu, literasi sudah mengambil peran yang penting dalam kehidupan manusia. Sebelum buku ditemukan, literasi sudah ada dalam bentuk cerita dari mulut ke mulut.

Setelah ditemukan buku, dalam artian media untuk menulis, seperti batu dan perkamen, literasi mulai mengalami perubahan bentuk.

Ia sudah menjadi pesan-pesan yang disampaikan lewat gambar, tulisan-tulisan, puisi-puisi dan lain sebagainya.

Industri pulp dan kertas kemudian ditemukan oleh Hakim T’sai Lun di Cina, yang membawa literasi lebih dominan lagi dalam kehidupan, yakni kertas dari kayu.

Namun, pada waktu itu akses terhadap kertas sangat terbatas di seluruh kalangan masyarakat. Dan ini bertahan selama ratusan tahun hingga industri penerbitan buku dibangun untuk kali pertama awal tahun 1800-an.

Buku dapat dengan mudah ditemukan bahkan sudah ada dimana-mana. Semua genrenya juga tersedia dan dapat diakses meski terbatas pada kaum bangsawan.

Setelah perubahan paradigma berpikir dunia, terutama soal kolonialisme dan perbudakan, kebutuhan atas buku dunia melonjak drastis.

Kini, akses terhadap buku semakin mudah. Ia juga dapat ditemukan dimana-mana, dalam berbagai model dan bentuk.

Ada yang tebal dan ada tipis. Isinya juga semakin beragam, mulai dari ilmiah, novel, fiksi, opini, cerpen, cerita anak dan lain sebagainya.

Sementara, toko-toko buku juga tersebar di mana-mana, baik toko kelontong atau hingga yang resmi. Bahkan, toko-toko ini sudah ada di pelosok-pelosok desa, dalam bentuk taman baca anak atau perpus Sekolah.

Meski demikian, semua cerita diatas, terlebih dalam hal akses terhadap buku masih perlu ditingkatkan lagi, terutama oleh pemerintah daerah.

Ada anak-anak yang belum memiliki akses terhadap buku, sementara ada juga orang tua yang tidak menganggap penting literasi anak.

Hal ini tentu saja dipengaruhi oleh banyak hal, mulai dari latar belakang pendidikan orang tua, kebiasaan hingga kurangnya waktu yang dimiliki.

Padahal, literasi itu penting dalam kehidupan anak, karena bisa membantu perkembangan kognitif anak sejak kecil.

Oleh karena itu, dalam artikel kali ini akan diulas tentang 10 alasan mengapa literasi anak itu penting, yang mungkin bisa menambah wawasan orang tua, keluarga dan orang-orang terdekatnya untuk mulai meningkatkan literasi pada anak-anak kecil yang ada disekitarnya.

11 Alasan Mengapa Literasi Anak Itu Penting

UNESCO, sebuah lembaga dibawah PBB yang fokus pada budaya dan pendidikan pernah menyebut bahwa hanya 10 dari 1000 anak di Indonesia yang rutin membaca buku.

Dengan kata lain, kebiasaan berliterasi Indonesia sangat rendah. Bahkan kalah dari Negara-negara Asia Tenggara lain.

Untuk mengatasi hal ini, diperlukan alasan mengapa literasi itu penting dalam kehidupan, terlebih untuk anak.

Nah berikut disajikan 10 alasan mengapa literasi itu, baik untuk anak dan orang tua. Lantas apa saja alasannya? Pasti penasaran kan? Berikut artikelnya untuk anda.

1. Meningkatkan kemampuan kognitif anak

Literasi anak
via bebe.abril.com.br

Kongnitif adalah satu perilaku, kegiatan atau proses untuk memperoleh pengetahuan, termasuk didalamnya kesadaran, perasaan dan tindakan yang merupakan usaha untuk mengenali sesuatu lewat pengalamannya sendiri.

Lebih jauh lagi, kognitif dipahami sebagai perilaku atau tindakan yang berdasar pada pengetahuan faktual dan empiris.

Pada anak, saat ia berusia 3 tahun, otaknya mulai berkembang, terutama yang bersangkutan dengan kognitif.

Pada tahap ini, sangat penting untuk memberikan informasi dan pengetahuan kepada anak. Karena ia memang membutuhkan hal itu.

Baca Juga : Pengen Belajar Fotografi? Baca Panduan Lengkapnya Disini

Sebagai orang tua, bisa memberikan informasi lewat buku-buku bacaan, cerita-cerita anak, atau mungkin cerita-cerita yang memiliki pesan moral.

Tujuannya untuk melatih kemampuan berliterasi anak. Dengan harapan, kemampuan literasi itu bisa menambah pengetahuan dan pengalaman anak tentang kehidupannya di masa mendatang.

2. Penguasaan istilah dan Bahasa baru

Literasi anak
via pequenada.com

Ada jutaan istilah dalam bahasa Indonesia dan ini tertuang dalam literasi. Literasi, dalam pengertian yang lebih luas, mampu memfasilitasi hal ini, yakni untuk penguasaan akan istilah dan bahasa yang baru itu.

Jika literasi diasah sejak dini, kemampuan literasi ini akan membawa pada satu titik dimana anak akan mengenal suatu kata atau bahasa yang mungkin tidak didapatkan dalam kehidupannya sehari-hari.

3. Melatih cara berpikir

Literasi anak
via dicademae.com

Ada dua macam cara berpikir secara umum yakni dialektis dan analitis. Dua-duanya sangat penting dalam kehidupan.

Apabila seorang anak rajin berliterasi, misalnya dengan membaca cerita-cerita khusus anak, secara tidak langsung akan mengasah logika atas sesuatu.

Pada tahap ini, anak mulai berpikir logis dan masuk akal terhadap satu kejadian. Yang pada akhirnya akan meningkatkan kemampuan otak anak.

4. Cinta buku

literasi anak
via kompasiana.com

Literasi mungkin tidak saja didapatkan lewat cerita-cerita atau dari buku-buku. Cinta buku bukan berarti mengoleksinya saja. Tidak!

Cinta buku berarti mencintai apa yang ada didalamnya. Saat anak diajarkan cara berliterasi yang baik sejak kecil, ia mungkin akan mencintai buku-buku ketimbang hal-hal lain.

Proses ini sangat penting, karena anak berusaha membiasakan diri dengan buku-buku bacaan, yang mungkin akan terus berlanjut ketika dewasa nanti.

5. Mengurangi ketergantungan terhadap teknologi

literasi anak
via radarbogor.id

Memang diakui, teknologi punya banyak manfaat bagi manusia. Namun, disisi lain punya dampak negatif yang serius kepada anak.

Gadget misalnya, dapat menciptakan ketergantungan, yang secara tidak langsung akan mempengaruhi emosinya saat mengambil keputusan.

Dengan pemahaman literasi yang baik, anak secara tidak langsung tidak akan tergantung pada teknologi.

Oleh karena itu, sebagai orang tua, sudah sewajarnya untuk mengimbangi penggunaan teknologi dengan literasi.

6. Menghargai waktu

liteasi anak
via bungkul.com

Misalnya, apabila anak sedang membaca buku, ia akan menghargai waktu. Lewat apa? Lewat usahanya untuk menggunakan waktu dengan hal-hal yang produktif.

Hal-hal produktif ini tercermin lewat aktivitasnya yang ia lakukan. Dalam kasus baca buku, ia akan mendapat pengetahuan baru, kosa kata baru dan pemahaman yang baru tentang dunia.

Semua ini sangat penting untuk anak, karena memiliki dampak yang luar biasa untuk masa depan sang anak, yang mungkin membantunya untuk lebih disiplin.

7. Meningkatkan imajinasi anak

literasi anak
via pingpoint.co.id

Imajinasi anak adalah imajnasi tanpa batas. Saat mereka membaca cerita seperti komik atau buku, pikiran anak seolah-olah terbawa menjadi tokoh yang ada didalamnya.

Rata-rata tokoh dalam komik adalah superhero yang baik, suka membantu orang yang kesusahan dan lain sebagainya.

Yang berarti, literasi secara tidak langsung meminta anak untuk terus berbuat baik dan memiliki sikap saling tolong menolong.

8. Mengasah kreativitas

literasi anak
via sekolahdasar.net

Disatu sisi, selain bisa meningkatkan produktivitas anak, juga bisa meningkatkan kreativitas anak. Kreativitas ini berkaitan dengan imajinasi tadi.

Misalnya, saat anak membaca komik tentang Avengers, ia akan berusaha menjadi tokoh tersebut, lengkap dengan pakaian dan tamengnya.

Kreativitas anak bisa terasah dari hal-hal sederhana macam ini. Jangan anggap remeh hal ini, sebab bisa mempengaruhi caranya bertindak atas sesuatu.

Yang mungkin bisa membantu anak untuk menemukan potensi dan bakat yang ada didalam dirinya sendiri.

9. Membantu anak mengolah emosinya

Literasi anak
via pmkritondano.or.id

Di satu sisi, saat membaca cerita anak sebenarnya akan belajar untuk mengolah emosinya. Salah satu contohnya adalah menahan keinginan untuk membuka halaman berikutnya apabila cerita belum selesai.

Menahan emosi semacam ini sejak kecil mungkin membantu sang anak untuk melatih dirinya sendiri agar bisa mengolah emosinya di masa mendatang.

10. Memperoleh rutinitas

Literasi anak
via bungkul.com

Rutinitas sangat penting bagi seorang anak. Dimana, anak harus dilatih untuk tahu kapan harus bermain, kapan harus membaca buku, bermain gadget, makan, mandi dan lain sebagainya.

Dengan kata lain, literasi yang baik akan menjaga rutinitas sang anak, yang membantunya untuk disiplin dan mengikuti jadwal untuk semua hal diatas.

Sehingga, anak bisa tahu kapan harus makan, bermain atau mungkin mandi. Hal ini juga membantu orang tua saat anak mulai aktif nanti.

11. Meningkatkan kedekatan antara anak dan orang tua

literasi anak
via anotherorion.com

Kadang kala, salah satu cara untuk mendekatkan diri dengan anak adalah dengan membacakan cerita pengantar tidur kepada dirinya.

Cara seperti ini sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan berliterasi anak, dan disini juga orang tua bisa mendekatkan diri dengan sang anak.

Penutup

Literasi sangat penting dalam kehidupan, baik untuk orang dewasa, manula dan terlebih untuk anak keci. Bagi anak kecil, literasi membantunya untuk mengetahui kehidupan yang bakalan dijalaninya di masa mendatang.

Demikian artikel tenang 11 alasan mengapa literasi anak itu penting. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *