Jangan Tiru! Ini 10 Kesalahan Yang Sering Saya Lakukan Saat Ngeblog

4 Likes Comment
kesalahan-kesalahan saya saat ngeblog

Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Begitu juga saya. Baik kesalahan yang dilakukan secara sengaja ataupun tidak termasuk juga kesalahan-kesalahan saat ngeblog yang akan saya ulas dalam artikel ini. 

Ekspektasi selalu selalu bertolak belakang dengan kenyataan. Itulah kehidupan. tapi dari situ manusia belajar banyak hal.

Pelajaran semacam ini tidak akan diperoleh orang lain karena memang setiap orang punya pengalaman yang berbeda-beda.

Saat pertama kali terjun ke dunia blogging saya memiliki motivasi untuk sukses, seperti orang lain yang berhasil payout dari AdSense hingga jutaan rupiah.

Blog pertama saya kemudian meluncur dengan gagah pada tahun 2015. Sebagian besar artikelnya adalah soal tugas kuliah yang isinya amburadul.

Awal tahun 2018 saya kemudian membangkitkan semangat itu lagi dengan lebih serius. Artikel pertama yang saya posting adalah tentang korelasi Zoonosis dan dunia blogging.

Judul itu saya pilih sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat tentang bahaya zoonosis. Pada waktu itu, niche yang saya pilih adalah soal kesehatan hewan.

Ada tujuh artikel yang saya tulis pada waktu itu mulai dari fakta-fakta hewan, bahaya zoonosis di Sulawesi utara tempat saya berdomisili, bahaya distemper pada hewan peliharaan, penyakit anjing gila, memelihara hewan saat hamil dan lain sebagainya.

Tapi entah kenapa, makin kesana pembahasan di blog saya tersebut makin melebar. Saya tidak lagi fokus pada niche yang dipilih.

Orientasi artikelnya sebagian besar lebih mengarah pada kesehatan, termasuk hewan dan manusia. Hingga akhirnya meluas lebih jauh lagi seperti yang anda lihat sekarang ini.

Waktu itu, saya sempat membuat artikel-artikel lain tentang kesehatan mata, degerasi mokula dan juga beberapa artikel lain. Dan genaplah apa yang dikatakan dalai lama bahwa:

Sesuatu yang terjadi satu kali, dan terjadi dua kali maka akan terjadi untuk ketiga kali, empat kali dan seterusnya.

Saat itu saya masih menggunakan blog gratisan dari blogspot dengan nama yang sama. Saya lalu menghibur diri saya bahwa apapun yang saya tulis itulah yang akan saya post disini. Peduli setan [ngegas] dengan apa yang dikatakan orang lain!

10 Kesalahan Yang Sering Saya Lakukan Saat Ngeblog

Saat ini memang saya masih seorang mahasiswa tingkat akhir, yang sedang berjuang menyelesaikan studi. Saya juga aktif di beberapa organisasi sosial kemasyarakatan dan menjadi jurnalis lepas di media online kabarmanado [udah resign].

Kartu pers saya sudah habis pada tanggal 28 maret 2018 lalu. Beberapa bulan sebelumnya saya sudah tidak lagi liputan karena ingin fokus kuliah.

Saya pun tidak tahu apakah yang saya tulis di blog ini berguna atau tidak. Yang saya tahu, setelah saya tulis, saya akan posting di blog.

Cara ini, secara tidak langsung, merupakan cara saya untuk menjaga produktivitas sebagai seorang blogger.

Dan mungkin, karena hal inilah saya tidak mendapatkan apa-apa selama menjadi blogger. Pada tahun 2019 ini, setelah sekian lama terjun ke dunia blogging pendapatan saya pun masih memprihatinkan. Lihat gambar dibawah ini:

peghasilan blog paulipu

Hingga sekarang blog ini sudah memiliki 700-an artikel, dengan trafik tertinggi adalah 1k/hari. Masih sangat kecil dibanding blog anda, yang mungkin sudah punya ribuan views setiap hari.

Semua artikel yang saya tulis disini pun hanyalah aktivitas waktu senggang. Dalam sehari, kalau itu hari libur dan saya tidak memiliki agenda apa-apa, saya bisa menulis hingga 6 artikel dengan panjang 500-an karakter.

Beberapa bulan kemudian, karena tak ada peningkatan trafik dan pendapatan, saya kemudian melakukan evaluasi evaluasi dan reevaluasi.

Dari evaluasi dan reevaluasi inilah saya menyadari ternyata ada banyak sekali kesalahan-kesalahan yang sering saya lakukan saat ngeblog.

Dan mungkin, karena kesalahan-kesalahan inilah yang membuat blog saya sulit berkembang meskipun usianya sudah hampir setahun.

Kesalahan-kesalahan itulah yang hendak saya tulis di artikel ini. Yang mungkin bisa membantu anda, terlebih pemula, untuk belajar dari setiap kesalahan tersebut sekaligus menghindarinya.

Lalu apa saja kesalahan-kesalahan yang sering saya lakukan itu? Setelah disimpulkan ada 10 poin. Berikut daftarnya:

1. Tidak fokus pada satu niche

Inilah yang menjadi kesalahan pertama saya. Jika anda seorang blogger, usahakan anda fokus pada satu niche saja.

Jika anda suka dunia blogging maka pilihlah niche blogging. Semakin banyak artikel tentang blogging yang ditulis semakin bagus posisi blog anda di mesin telusur.

Tapi, usahakan jangan membuat blog lendir. Tidak perlu saya terangkan apa itu blog lendir. Blog lendir memang mempunyai trafik yang tinggi tetapi tidak bagus untuk kelangsungan blog jangka panjang.

Baca Juga : Cara Agar Akun AdSense Tidak Di Banned atau Ditangguhkan

Apalagi saat ini kominfo dan Google sudah bekerja sama untuk memberantas konten semacam ini yang justru meningkatkan frekuensi pencarian untuk blog semacam ini.

Anda bisa melihat minat pencarian tersebut di Google Trends yang meningkat 175%. Meski pencariannya tinggi tapi jangan sesekali buat blog dengan niche lendir. Anda bisa di banned oleh Google secara sepihak.

Oh iya, saya juga punya banyak sekali artikel tentang niche blog yang mungkin bisa membantu anda memilih niche yang cocok dan sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki. Antara lain:

2. Saya terlalu banyak berganti template blog

Ini adalah kesalahan kedua, yang juga fatal dan sering saya lakukan. Saat pertama kali terjun ke dunia blogging tidak terhitung sudah berapa banyak kali saya berganti template.

Baik template yang gratisan, template premium, template bawaan dan lain sebagainya. Semuanya sudah pernah saya gunakan.

Dan tahu gak apa dampaknya? Setiap kali berganti template ada penurunan trafik. Dengan kata lain, template blog berdampak pada posisi blog di Serps.

3. Saya kurang pede

Yang ketiga adalah ketidakpercayaan diri saat menulis artikel. Padahal, ini adalah faktor pertama dan paling utama yang harus dimiliki seorang blogger.

Apa dampaknya? Sebagian besar tulisan saya sulit dimengerti dan tidaklah lepas karena saya terlalu fokus pada image konten yang berkualitas tinggi yang menggunakan banyak sekali bahasa teknis.

Padahal, itu gak penting. Tidak semua pengunjung blog punya latar belakang pendidikan yang sama, IQ yang sama atau yang paling luas, human designnya sama.

Selanjutnya, meskipun sudah membuat artikel-artikel yang berkualitas saya masih kurang pede untuk menshare tulisan-tulisan tersebut di media sosial, situs bookmarking sosial atau di forum.

4. Berorientasi pada hasil

Banyak artikel yang saya tulis itu merupakan artikel rewrite. Artinya saya menulis suatu topik yang sudah ada dengan gaya bahasa yang baru.

Kalau dipikir-pikir itu tidak ada masalah. Namun, bagi search engine itu adalah masalah. Karena mesin pencari tahu topik apa yang mau di tulis.

Meskipun sudah 100% lolos plagiat tapi kesamaan konten (yang disebut Google sebagai pengkategorian) membuat pengunjung cape menerima informasi yang itu-itu saja.

Karena itu, tulisan yang lebih banyak mendapatkan interaksi mulai dari komentar, kunjungan hingga sharelah yang akan meraih peringkat yang lebih tinggi di SERPs.

Jika anda masih blogger pemula, hindari hal ini. Kalaupun ada tulisan hasil rewrite sebaiknya libatkan sudut pandang dan gaya penulisan anda sendiri. Usahakan, pengunjung mendapatkan informasi dan fakta baru dari tulisan yang di tulis tersebut.

5. Fokus pada trafik organik

Awal terjun ke dunia blogging, saya cenderung menunggu. Menunggu ada orang yang datang berkunjung ke blog.

Padahal, ini sungguh keliru. Saya seharusnya menjemput bola dengan cara share artikel di medsos, membagikan di forum hingga menunjukan kehadiran di grup-grup lain.

Mengaharapkan pengunjung organik datang ke blog adalah sesuatu yang amat sulit. Selain butuh waktu, persaingannya juga tinggi.

Baca Juga : 18 artikel pertama yang di publish di PAULIPU

Nah untuk anda yang masih pemula, jangan tiru hal ini. Usahakan selalu menjemput bola. Ada banyak kok sumber trafik yang bisa didapat selain dari trafik organik.

Mulai dari direct trafik, email subscribe trafik dan lain sebagainya. Manfaatkan semua peluang ini karena itulah yang saya maksud pada analogi jemput bola tadi.

6. Semakin kecil berhubungan dengan dunia luar

Nah ini yang menjadi catatan buat anda. Awal ngeblog, saya terlalu banyak menghabiskan waktu didepan laptop, menatap monitor, bermain dengan kode-kode yang semuanya menghabiskan waktu sekitar 10-12 jam per hari.

Dunia saya dengan dunia luar terputus. Padahal dunia saya yang sebenarnya ada disana. Dengan kata lain, saya tidak mampu menyeimbangkan antara dunia luar dan dunia blogging.

Baca Juga : 10 fakta menarik blog yang jarang diketahui

Bagi saya pribadi, ini adalah kesalahan fatal selanjutnya yang harus dihindari oleh semua blogger, terlebih blogger pemula.

Jika anda menghabiskan terlalu banyak waktu untuk terkoneksi ke internet pada awal-awal ngeblog, bukan hanya hubungan dengan dunia luar yang terputus tetapi juga berdampak pada kesehatan diri anda sendiri, terlebih bagi kesehatan mata.

7. Menganggap SEO itu tidak penting

Dalam dunia Blogging, SEO ibarat etanol yang punya banyak fungsi dan harus disesuaikan dengan kadar yang dibutuhkan.

Misalnya, apabila etanol digunakan berlebihan maka ia sudah berubah menjadi senyawa yang berbahaya seperti yang terdapat pada pewarna pakaian.

Jika dalam kadar yang cukup, ia bisa digunakan untuk pewarna makanan dan juga obat-obatan untuk manusia.

Hal yang sama juga berlaku dalam dunia blogging. Kalau menerapkan SEO secara berlebihan akan dianggap sebagai black hat.

Pada awal saya terjun sebagai blogger, yang ada dalam pikiran saya adalah membuat konten. Selanjutnya membiarkan mesin pencari untuk mengindeksnya.

Prinsip ini juga mendatangkan masalah. Karena saya masih berpegang teguh pada istilah tunggu bola dan bukan menjemputnya.

Oleh karena itu, jika anda ingin serius menjadi seorang blogger, pelajarilah soal SEO sekalipun yang sederhana.

Jika anda ingin belajar tentang SEO, saya punya banyak artikel tentang itu. Sebagai berikut:

Saya juga punya satu tips agar anda bisa lebih mengerti dan lebih paham soal SEO. Tips itu adalah dengan membuat 1 artikel tentang SEO lalu posting di blog.

8. Jarang blogwalking dan berkomentar

Kesalahan selanjutnya adalah tidak blogwalking di blog orang lain atau berkomentar di forum-forum khusus blogger.

Padahal, fungsi ini sangat penting. Karena dengan cara ini saya bisa menjalin hubungan yang baik antara blog saya dan blog orang lain.

Disisi lain, saya juga jarang bergabung dengan komunitas-komunitas blogger untuk saling berbagi pendapat.

Jika anda blogger pemula, sebaiknya jalin komunikasi dengan blogger lain entah itu di forum, media sosial ataupun di kolom komentar.

9. Hanya fokus pada artikel pendek

Kesalahan selanjutnya ada pada artikel-artikel yang saya tulis. Padahal, konten adalah raja dari sebuah blog.

Tanpa konten, blog anda gak bakalan di kunjungi oleh orang lain. Karena kontenlah yang akan menjadi tolak ukur apakah blog anda layak di kunjungi atau tidak.

Banyak konten saya yang dibawah dari 500 karakter. Bahkan, ada beberapa artikel yang jumlah katanya tidak sampai 200.

Setelah saya lakukan evaluasi trafik, ternyata konten pendek tersebut tidak mendatangkan pengguna sama sekali.

Kini saya mulai fokus pada konten-konten yang panjang, berkualitas dan rajin melakukan evaluasi. Anda juga bisa lakukan hal yang sama untuk meningkatkan kualitas konten di blog anda.

10. Terobsesi pada penghasilan blogger lain

Saat pertama kali ngeblog, tiga bulan pertama blog saya sudah punya pengunjung hingga 200. Tapi semuanya hilang satu per satu karena seringnya berganti template serta banyaknya artikel berkualitas rendah.

Padahal, waktu itu blog saya sedang ditinjau oleh AdSense. Dan, seperti biasa, blog saya ditolak oleh AdSense dengan pesan bijak nan menyayat, blog anda belum siap menampilkan iklan.

Baca Juga : Daftar Situs Penyedia Gambar Gratis

Miris memang tapi itulah kenyataanya. Saya berani katakan demikian karena memang saya sendiri mengalami itu. Dan ini harus anda pikiran baik-baik, terutama bagi anda yang belum lama terjun ke dunia blogging.

Jangan terlalu banyak berharap pada dunia blogging. Apalagi terobsesi dengan jumlah payout yang didapat oleh blogger lain.

Yang terpenting adalah konsisten dalam membuat konten, memandang blog sebagai aset, menghindari kesalahan-kesalahan yang saya sebutkan diatas dan menganggap AdSense hanyalah bonus.

Penutup

Setiap kesalahan pasti ada hikmah yang didapat. Saya pun demikian, dari setiap kesalahan ini, saya mendapat pelajaran berharga bahwa intisari kesalahan tersebut ada pada cara pandang saya sendiri tentang dunia blogging.

Dan cara pandang lama inilah yang harus diubah dengan tujuan untuk mendapatkan makna dan hasil yang lebih baik lagi.

Disisi lain, pelajaran ini juga membantu saya untuk tidak terlalu berlarut-larut menyesali semua kesalahan yang saya lakukan diatas baik secara sadar ataupun tidak.

Karena inilah kenyataannya. Sepahit apapun harus diterima. Demikian artikel tentang 10 kesalahan yang sering saya lakukan saat ngeblog. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *