10 Jenis Bencana Alam Yang Paling Umum Terjadi Di Bumi

6 Likes Comment
jenis bencana alam

10 Jenis Bencana Alam – Alam masih menjadi misteri bagi manusia. Kadang hari berlangsung cerah, tapi seketika hujan lebat turun yang bisa menyebabkan bencana banjir.

Bahkan terkadang ketika sedang asik mengendarai mobil, tiba-tiba anda mengalami kecelakaan. tanpa sebab yang jelas.

Sejak dulu, manusia telah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk memprediksi pola alam, termasuk untuk memprediksi secara akurat bencana yang bakalan terjadi.

Namun, semua usaha itu sia-sia. Karena memang, manusia tidak akan pernah bisa meramal apa yang akan terjadi besok hari.

10 Jenis Bencana Alam Yang Paling Umum Terjadi Di Bumi

Tanpa perlu berlama-lama, berikut disajikan 10 jenis bencana alam yang paling umum terjadi di bumi. Bencana apa saja itu? Ini daftarnya:

1. Tanah longsor

10 Jenis Bencana Alam
via tempo.co

Tanah longsor adalah suatu bencana yang melibatkan berbagai unsur-unsur alam seperti tanah, batu, pohon, rumah dan hal-hal lain yang ikut terlibat didalamnya.

Baca juga : 5 Struktur Bangunan Paling Tahan Gempa di Dunia

Tanah longsor dapat disebabkan oleh gempa bumi, letusan gunung berapi, dan juga ketidakstabilan formasi alam yang ada di sekitarnya. Salah satu penyebab utama tanah longsor adalah hujan yang terjadi dengan intensitas tertentu yang menyebabkan tanah terseret aliran air.

2. Salju longsor

10 Jenis Bencana Alam
via bbc.com

Di Indonesia, longsoran salju mungkin tidak ada, karena Indonesia adalah negara tropis. Tapi di beberapa belahan bumi lain, longsoran salju sangat sering terjadi.

Sebenarnya, longsoran salju adalah sebuah bahaya geofisika yang ,melibatkan salju yang cukup besar dengan massa batu yang berada di perbukitan.

Baca Juga : 10 Fakta Menarik Gempa Bumi Yang Harus Kamu Ketahui

Hal ini disebabkan oleh penumpukan material dari pegunungan tersebut. Salju longsor adalah bahaya yang mengintai banyak orang, terlebih pada beberapa wilayah di pegunungan yang mengalami musim salju.

3. Kekeringan

10 Jenis Bencana Alam
via gurugeografi.id

Kekeringan adalah sebuah periode dimana hujan tidak turun selama berbulan-bulan lamanya. Suplai air di udara yang tidak terbatas menyebabkan wilayah mengalami kekeringan.

Umumnya terjadi karena wilayah tersebut mengalami curah hujan dibawah rata-rata secara konsisten dalam periode waktu tertentu.

Baca Juga : Fakta Penting Tentang Potensi Dan Ancaman Bencana Alam di Indonesia

Kekeringan memiliki dampak yang sangat besar terhadap ekosistem yang ada di wilayah tersebut, termasuk juga daerah pertanian.

Dalam periode singkat pun tetap menimbulkan dampak yang buruk bagi wilayah tersebut secara signifikan seperti kebakaran hutan dan sebagainya dan ini berbahaya bagi kelangsungan ekonomi masyarakat.

4. Kebakaran Hutan

10 Jenis Bencana Alam
via rmol.com

Kebakaran hutan adalah suatu kondisi dimana kebakaran yang terjadi sudah tidak terkontrol akibat api yang sudah merambat ke hutan.

Penyebab umum kebakaran biasanya akibat ulah manusia, termasuk juga petir, pembakaran hutan secara sengaja, letusan gunung berapi dan awan piroklastik dari gunung berawan aktif yang ada di sekitarnya.

Ini menjadi ancaman bagi masyarakat yang tinggal dekat kawasan tersebut, termasuk juga satwa liar yang ada.

5. Banjir

10 Jenis Bencana Alam
via tempo.co

Banjir adalah luapan air yang menenggelamkan tanah. Biasanya terjadi karena volume air didalam badan air, seperti sungai ataupun danau, melebihi kapasitas total dari sungai atau danau tersebut.

Hasilnya, sebagian air yang lebih tersebut mengalir ke daerah-daerah tertentu, termasuk juga ke daerah pemukiman masyarakat.

6. Tsunami

10 Jenis Bencana Alam
via express.co.uk

Tsunami adalah serangkaian gelombang yang terbentuk ketika air, seperti yang ada di lautan, dengan cepat meluap. Hal ini bisa disebabkan oleh gempa bumi yang menggerakkan massa air dalam jumlah yang banyak, letusan gunung berapi dan juga ledakan yang terjadi bawah air.

Bisa juga disebabkan oleh tanah longsor, jatuhnya meteorit besar, pengujian senjata nuklir di laut yang kejadian lain yang berpotensi menimbulkan gelombang besar di wilayah pesisir laut. Tsunami berbeda dengan gelombang pasang air laut, karena efek yang ditimbulkannya sangat besar.

7. Letusan gunung berapi

10 Jenis Bencana Alam
via nakarasido.com

Letusan gunung berapi adalah titik dimana gunung berapi aktif dan melepaskan lava dan gas beracun ke udara. Mulai dari letusan kecil tiap hari hingga letusan super yang sangat terjadi.

Biasanya letusan super terjadi dimana gunung berapi mengeluarkan setidaknya 1.000 kilometer material. Biasanya gunung berapi mampu menghasilkan aliran piroklastik, yang terdiri dari awan abu dan uap bersuhu tinggi.

8. Tornado

10 Jenis Bencana Alam
via time.com

Tornado adalah suatu pusaran angina yang sangat keras, yang berputar pada udara bebas dengan kecepatan antara 50 sampai 300 kilometer per jam, dalam beberapa kasus tornado terjadi lebih cepat.

9. Gempa Bumi

10 Jenis Bencana Alam Gempa bumi adalah hasil pelepasan secara tiba-tiba karena kerak bumi yang bergeser sehingga menyebabkan gelombang seismik. Gempa bumi direkam menggunakan alat seismometer, yang juga dikenal sebagai seismograf.

Baca Juga : Apa Perbedaan Antara Seismometer, Seismograf dan Seismogram? Ini Penjelasannya

Sementara, besaran gelombang secara konvensional diukur menggunakan dalam skala Richter, dengan gempa bumi dalam kisaran kekuatan 3 atau lebih rendah, sebagian besar tidak dirasakan.

Sementara untuk besarannya berkisar antara 7 SR yang dapat menyebabkan kerusakan parah. Di lain pihak, intensitas getaran diukur menggunakan skala Magnitudo.

10. Angin Topan

angin topan
via kapanlagi.com

Angin topan adalah siklon tropis, yang terjadi karena fenomena sistem badai siklon diatas lautan. Hal ini disebabkan oleh air yang menguap dan berasal dari lautan lalu membentuk badai. Efek Coriolis menyebabkan badai berputar dengan kecepatan mulai dari 74 mph.

Badai ini biasanya terjadi di Samudera Pasifik, Atlantik juga di Siklon tropis yang brada di India dan pasifik Barat. Nah demikian artikel tentang 10 Jenis Bencana Alam Yang paling sering terjadi di bumi. Semoga artikel ini bisa bermanfaat ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *