Iklim Berdampak Pada Bencana Alam Di Bumi?

4 Likes Comment
iklim berdampak pada bencana alam

Iklim Berdampak Pada Bencana Alam Di Bumi? – Laporan Bill McGuire pada 26 Februari 2012 lalu tentang dampak perubahan iklim terhadap gempa bumi di Koran The Guardian ternyata juga pantas untuk dilihat lebih dalam.

Iklim yang berubah tidak hanya menyebabkan banjir, kekeringan, kebakaran dan sebagainya. Hal ini juga berdampak langsung pada meletusnya gunung berapi dan gempa bumi yang dahsyat. Bagaimana itu bisa terjadi?

Gagasan utama tentang perubahan iklim paling umum adalah bahwasanya gempa bumi bisa terjadi karena berbagai hal seperti struktur bumi, pergeseran lempeng dan sebagainya. Tetapi pada dasarnya, disebabkan oleh perubahan iklim global.

Baca Juga : Kebakaran Hutan: Kasus dan Cara Mengantisipasi

Dunia yang kita huni ini memiliki kulit luar yang sensitif pada perubahan. Sementara, kerak bumi mungkin adalah salah satu yang paling aman, tapi itu ternyata salah.

Bencana geologi yang terjadi beberapa tahun belakangan telah menegaskan bahwa bumi kita berada dalam tataran yang mengkhawatirkan.

Sekitar 20.000 hingga 5.000 tahun lalu, planet telah mengalami transformasi iklim yang sangat drastis. Selama periode itu, gurun diubah menjadi dingin seperti pada zaman es. Efeknya bahkan masih dirasakan sampai sekarang, dimana perubahan iklim itu kadang mengejutkan.

Emisi karbon meningkat

Sejauh ini, emisi karbon di atmosfer telah meningkat 6 persen pada tahun 2010 lalu, dan terus meningkat hingga kini. Ketika ekonomi dunia berguncang, pengendalian emisi juga ikut terguncang.

Tanggapan paling dasar adalah perubahan iklim bersama berbagai solusinya hanya berlangsung asimetris, dalam artian bahwa keperluan untuk membuat bumi menjadi lebih baik memiliki konsekuensi yang lain, yakni harus merusak dulu.

Penelitian terbaru lewat pengukuran GPS menjelaskan bahwa kerak bumi dibawah lapisan es Greenland telah mengalami perubahan akibat dari perubahan iklim, yang menurut para ilmuwan, memacu potensi gempa bumi lebih cepat.

Baca Juga : 10 Bencana Paling Parah Yang Pernah Terjadi di Bumi

Ada kemungkinan lain bahwa hal ini bisa memicu longsor yang terjadi dibawah laut, sehingga memunculkan tsunami yang mampu mengancam garis pantai di Atlantik Utara.

Diseluruh dunia, ketika permukaan laut naik, tanpa belas kasihan, beban terkait dengan kerak bumi mengalami perubahan struktur. Intinya adalah, lewat kegiatan yang berpotensi untuk merubah iklim, juga memacu letak geologis bumi.

Jadi, aktivitas kita untuk memacu pemanasan global adalah juga memacu lebih banyak gempa bumi. Mengapa kita tidak menghentikannya dari sekarang?

(***)

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *