Cara Menghindari Hoax Kesehatan Di Media Sosial

6 Likes Comment
hoax kesehatan

Hoax kesehatan adalah salah satu jenis misinformasi yang sering beredar di jejering media sosial entah itu Facebook, WhatsApp, Twiter dan juga Instagram. Ini menandakan masyarakat belum bisa mengolah informasi dengan baik.

Di era informasi ini, setiap hari ada saja informasi terbaru entah yang di tulis ulang atau merupakan penemuan-penemuan baru.

Tidak semua informasi yang disajikan itu benar adanya. Hal ini yang kemudian dikenal dengan istilah Hoax atau suatu informasi yang belum diuji kebenarannya.

Salah satu yang paling sering dianggap benar adalah tentang hoax kesehatan. Hoax tentang kesehatan disebut sebagai salah satu jenis hoax yang paling berbahaya dan lebih mudah dipercaya oleh masyarakat, terlebih di Indonesia.

Baca Juga : Istilah Dan Referensi Hoax

Di Media Sosial seperti Facebook misalnya, salah satu hoax tentang kesehatan banyak di like dan di share dengan tujuan untuk menggerakan orang lain untuk melakukan hal serupa.

Misinformasi ini bukan saja menyesatkan, tetapi bisa memberikan efek yang lebih parah bagi para korban yang mempercayainya.

Nah untuk mengetasi hal ini, ada beberapa cara menghindari hoax kesehatan. Berikut artikelnya.

1. Cek and re-cek

Karena informasi yang disajikan sangat plural di internet, untuk mengatasinya anda bisa mengecek informasi pembanding di internet.

Baca Juga : Apa itu Cacar Monyet?

Ini soal keberimbangan informasi. Terkadang, jika anda mendapatkan hoax kesehatan yang bereda di media sosial, seperti misalnya Kopi campur durian bisa menyebabkan kanker, sebaiknya cek juga di internet.

2. Jangan langsung percaya

Karena biasanya informasi seperti itu tidak berimbang, ada baiknya anda jangan mempercayai langsung informasi tersebut.

Baca Juga : Latihan Muhammad Ali di Air Ternyata Hoax?

Jika anda langsung percaya, ini bisa berbahaya bagi diri anda dan juga orang lain. Efeknya mungkin lebih besar dan bisa memicu penyakit lain.

3. Berkonsultasi ke Dokter

Di era informasi saat ini, semua saling terhubung. Sehingga, untuk mengkonfirmasi hal-hal tertentu jauh lebih mudah.

Seperti misalnya, jika anda mendapati informasi tertentu yang berhubungan dengan kesehatan, anda bisa menanyakan hal tersebut ke dokter. Misalnya, anda bisa menggunakan Alodokter atau aplikasi serupa untuk mengkonfirasinya.

4. Berhati-hati dengan postingan tendensius

Informasi-informasi seperti hoax kesehatan biasanya tendensius dan provokatif. Terkadang memang tidak dibumbui seperti melainkan berdasarkan kesaksian pribadi.

Baca Juga : Manfaat Daun Sirih Merah dan Hijau Untuk Kesehatan

Biasanya juga, si pembuat menggunakan narasi-narasi tertentu yang pada akhirnya meminta seseorang untuk like dan share ke orang lain.

Sekali lagi, jangan langsung percaya hal ini. Sebab, biasanya ini misinformasi karena belum bisa dibuktikan kebenarannya.

5. Cek keasalian foto

Baru-baru ini misalnya, salah satu artikel dari sebuah media besar menulis bahwa “Minum S*erma tiap hari bisa meningkatkan IQ Seseorang’.

hoax kesehatan

Artikel yang ditulis tersebut sudah dibagikan sebanya 48.600 orang dan belum termasuk dengan tangkapan layar [screenshoot].

Narasinya sederhana, isinya membandingkan bahwa dalam sebuah tes IQ yang dirancang oleh sekelompok orang dengan IQ Tinggi yang dikenal dengan Mensa di UCLA [Universitas California Los Angeles] bernama Alicia Franklin. Disebutkan disitu bahwa IQ-nya meningkat setelah meminum cairan tersebut setiap hari.

Sebenarnya, foto yang digunakan dalam artikel tersebut adalah sebuah tangkapan layar dari sebuah Chanel Youtube dengan judul Mensa Brain Training pada tahun 2015 lalu. Berikut videonya:

Jadi, secara tidak langsung, foto tersebut disalah gunakan oleh orang lain. Untuk itu, sebelum membaca artikel ada baiknya anda mengecek keaslian foto terlebih dahulu.

6. Ikuti grup-grup anti Hoax

Saat ini ada banyak sekali grub-grub anti hoax baik yang ada di Facebook maupun di WA. Untuk menghindari Hoax ada baiknya anda mengikuti grub-grub tersebut. Ini bertujuan agar anda bisa mendapatkan edukasi dan juga cara bagaimana menangkal hoax.

7. Jangan terpancing dengan jumlah share

Beberapa hoax kesehatan, yang bahkan masih beredar sampai sekarang dengan jumlah share sudah mencapai ratusan ribu.

Baca Juga : Cara Mengobati Gusi Berdarah Dengan Mudah dan Berhasil

Dengan jumlah demikian, orang-orang tentu sebagian besar langsung terpancing dan bahkan ikut-ikutan share.

Oleh karena itu, sebiknya hindari hal ini. Verifikasi dulu informasi tersebut, apabila benar maka silahkan share. Jika tidak, alias informasi itu meragukan sebaiknya jangan.

Penutup

Data tahun 2017 menyebutkan bahwa saat ini hoax tentang kesehatan duduk diperingkat ketiga setelah hoax tentang Sospol [Sosial Politik] dan juga SARA.

Data ini juga masih bertahan di tahun 2018 dan mungkin juga akan bertahan di tahun-tahun selanjutnya.

Ini berarti, masih banyak masyarakat yang belum teredukasi dan belum benar-benar bisa mengklarifikasi sebuah berita.

Sebagai informasi, blog ini juga banyak mengangkat tentang informasi kesehatan dan juga parenting. Perlu diketahui juga, artikel-artikel tersebut merupakan rewrite dari artikel berbahasa Inggris.

Jadi, informasi yang ada bisa diuji kebenarannya. Kalau anda mendapati ada artikel-artikel tentang kesehatan di blog ini yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya, silahkan tinggalkan di kolom komentar.

Admin akan menghapusnya Sesegera Mungkin. Demikian artikel tentang Cara Menghindari Hoax Kesehatan. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *