Kisah Saya Selama 8 Bulan Fokus Dalam Dunia Blogging

7 Likes 2 Comments
fokus dalam dunia blogging

Memilih fokus dalam dunia blogging membutuhkan keberanian yang luar biasa. Mengapa? Karena kita menggantungkan semuanya dalam dunia blogging yang serba belum pasti.

Sebenarnya sudah lama saya ingin menulis artikel ini namun karena baru memiliki kesempatan yang pas akhirnya saya coba memberanikan diri untuk membuat artikel dengan judul seperti diatas.

Sekilas, membaca judul diatas bisa bikin anda berpikir bahwa saya sudah bisa membeli barang-barang mewah dari penghasilan yang saya dapatkan dari blog. Saya pun berharap demikian.

Kisah saya fokus dalam dunia blogging

Pada bulan Agustus 2018 saya membeli domain pertama saya dari niagahoster. Domain ini masih saya gunakan disalah satu blog saya dan masih aktif sampai sekarang. Selama menggunakan domain tersebut tidak terhitung berapa kali saya berganti template.

Pada bulan September saya akhirnya diterima oleh AdSense. Sebenarnya bukan diterima sih, melainkan akun adsense itu saya beli dari seorang kawan seharga Rp. 150.000.

Uang dari hasil pembelian akun AdSense itu sebenarnya bukan uang pribadi melainkan uang hasil juara lomba blog yang dilaksanakan oleh salah satu Kementrian di Jakarta. Dan pada waktu itu, saya juga berangkat ke Jakarta untuk mendapatkan penghargaan.

Dari sekitar 30-an lomba yang saya ikuti, kurang lebih setengahnya saya berhasil menjadi nominator. Sebagian besar dari nominator tersebut saya mendapatkan uang yang kira-kira ketika dijumlahkan berkisar 7 jutaan lebih.

Waktu demi waktu berlalu, saya pun membuat konten macam-macam dan terus memperdalam ilmu blog. Saya mulai belajar dengan tekun di dunia perbloggingan, termasuk memperdalam ilmu saya soal SEO, kata kunci, optimasi template, laverage caching browser dan terakhir adalah mengoptimalkan pendapatan dari blog.

Template yang digunakan

Pada waktu itu, saya menggunakan template gratisan dari Mas Juni. Meskipun hanya template gratisan tapi pengunjung blog terus meningkat dari hari ke hari. Terakhir per harinya mencapai 100 PV. Memasuki bulan januari 2019, pengunjung juga bertambah.

Bahkan, salah satu artikel saya bisa dikunjungi sampai 500-an orang per harinya. Saya pun bersyukur, artinya pendapatan saya bertambah. Namun, setelah saya membuka AdSense penghasilan saya hanya berkisar 1.000-2.000. Tidak lebih dari angka itu.

Saya pun mencari-cari artikel yang isinya tentang cara meningkatkan pendapatan dari AdSense. Semakin sering saya membaca artikel semakin saya sadar bahwa kita tidak bisa mengoptimalkan pendapatan, satu-satunya cara mengotpimalkan adalah dengan cara melakukan eksperimen dan memblokir iklan CPC rendah seperti iklan ANU.

Nah karena itu, saya pun mulai melakukan eksperimen dan melakukan berbagai metode lain seperti menepatkan iklan link didalam artikel, memblokir iklan CPC Rendah, membuat konten yang ramah SEO.

Baca Juga : Daftar Situs Penyedia Gambar Gratis

Tapi, meskipun disamping saya mengoptimalkan AdSense dan konten, dengan pengunjung yang sudah konsisten, seminggu kemudian penghasilan saya hanya berkisar 100-200 perak bahkan pengunjung blog terjun bebas.

Dan saya baru menyadari bahwa bebrapa hari yang lalu saya mengganti template, Lagi!. Selain itu juga, artikel saya yang paling banyak dikunjungi oleh orang lain saya edit.

Cara mengeditnya yakni dengan cara memperbanyak kata, memperkuat tag heading dan menambahkan ALT Gambar. Yang tanpa saya sadari, dua hal diatas berdampak besar terhadap PV blog saya sendiri. Dampaknya ya itu, kehilangan pengunjung dan pendapatan.

Melakukan evaluasi besar-besaran

Akhirnya, saya putuskan untuk membongkar, melakukan evaluasi dan konsisten menggunakan template. Saat itu saya membeli sebuah template buatan dari Bung Rully, template tersebut adalah template DETIKCOY. Meski pada akhirnya saya menyesal sendiri, alasannya sederhana: karena meskipun tampilannya bagus namun kecepatan loadingnya sangat lambat ketika diakses lewat smartphone/HP.

Sialnya lagi, awal Maret 2018 ini, akun AdSense saya ditangguhkan. Alasannya adalah saya mengklik iklan Sendiri. Meskipun bukan dalam artian ‘saya’ sendiri. Karena pada waktu itu, adik saya yang masih kecil meminjam laptop saya untuk bermain game. Namun karena laptop saya itu masih terkoneksi dengan internet, entah kenapa, ia sudah sampai di blog saya. Ia lalu mengklik sembarang-sembarang termasuk iklan yang tampil yang akhirnya membuat akun AdSense saya ditangguhkan.

Saya kemudian berkomitmen untuk membuat blog baru. Saya kemudian membeli satu domain, domain itu adalah domain Pau Lipu yang anda lihat sekarang ini. Di blog ini saya menggunakan template Kompi Flexible dari Kompi Ajaib. Karena menurut saya template ini sangat cocok untuk tujuan saya ngeblog. Selain itu juga, belajar dari pengalaman saya diatas, ada beberapa kesimpulan yang bisa saya tarik. Diantaranya:

1. Membuat konten yang panjang

Nah di blog ini saya berusaha membuat konten yang panjang. Karena itu, rata-rata konten yang ada di blog ini terdiri dari 500 karakter. Beberapa konten mungkin lebih dari 500 karakter tapi tidak ada konten yang dibawah dari angka tersebut.

2. Konsisten pada satu template

Inilah yang terus saya pertahankan sampai detik ini. Yakni konsisten pada satu template saja. Oleh karena itu, saya kemudian berkomitmen untuk tetap menggunakan template ini.

3. Mengoptimalkannya

Ada tiga cara mengoptimalkan, yakni membuat riset kata kunci, membuat artikel yang ramah SEO dan terakhir adalah konsisten memposting artikel.

Sekarang kita kembali ke Laptop. Jadi, apa sih yang saya dapatkan selama 8 bulan ngeblog? Banyak. Salah satunya adalah pengalaman. Karena kita tidak membahas soal berapa penghasilan saya dalam ngeblog, maka saya hadirkan penghasilan saya dalam ngeblog semenjak diterima AdSense pada bulan Desember lalu. Ini Screenshootnya:Kisah Saya Selama 8 Bulan Fokus Dalam Dunia Blogging

Lalu berapa banyak pengunjung yang saya dapatkan selama 8 bulan ini? Lihat foto dibawah ini

Kisah Saya Selama 8 Bulan Fokus Dalam Dunia Blogging

Pesan saya untuk anda yang baru terjun dalam dunia blogging, belajar dari pengalaman saya diatas. Fokus dalam dunia blogging berarti anda fokus pada konten dan bukan penghasilan. Karena jika anda hanya fokus pada penghasilan, saya yakin ujung-ujungnya pasti anda kecewa. Oh iya, cerita diatas adalah salah satu blog saya dan bukan blog Pau Lipu.

You might like

About the Author: Charlie

2 Comments

    1. Dulunya pakai blogger gan, seminggu terakhir migrasi ke wordpress.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *