Dampak Terlalu Sering Berganti Template Blog

2 Likes Comment
Dampak terlalu sering berganti template blog

Dampak Terlalu Sering Berganti Template Blog – Ada banyak dampak jika anda terlalu sering berganti template blog. Dan saya akan mengulas hal ini dalam artikel ini. Untuk itu, jika anda ingin terjun ke dunia blogging, usahakan agar anda tidak terlalu sering berganti template.

Memang sih ada banyak alasan mengapa seseorang itu berganti template, tetapi kebanyakan karena ketidakpuasan seorang blogger terhadap template yang ia gunakan, misalnya karena template tersebut kecepatan loadingnya tidak bagus, terlalu banyak widget paten yang nempel atau mungkin karena alasan-alasan lain yang sifatnya subjektif.

Baca Juga : Kesalahan-Kesalahan Saya Dalam Ngeblog

Di blog saya yang pertama, sudah tidak bisa dihitung berapa banyak template yang pernah saya install, sampai akhirnya dampaknya benar-benar terasa. Mulai dari templat gratisan hingga yang premium, semuanya sudah pernah saya install didalam blog saya. Mulai dari yang non AMP sampai yang AMP. Pengalaman ini pun saya share kepada anda, apalagi yang baru saja terjun ke dunia blog, agar anda tidak terlalu sering berganti template.

Dua bulan terakhir adalah waktu dimana saya mempertahankan template yang saya beli seharga Rp. 278 ribu rupiah dari ID.XMLthemes, dan hasilnya juga tidak memuaskan. Karena berdasarkan pengalaman saya ada beberapa kekurangan yang saya dapatkan, namun ketika saya tanyakan kepada si penjual template jarang sekali digubris.

Sampai akhirnya saya memutusukan untuk menggunakan template di Kompiajaib. Meskipun tampilannya sederhana, tetapi saya mendapatkan banyak kepuasan. Apalagi jika saya ingin merubah tampilannya, maka Mas Adhy mau membantu saya. Saya tidak menjelek-jelekan si pembuat template ID.XMLThemes, tetapi berdasarkan pengalaman saya itu yang terjadi.

Baca Juga : 5 Jenis Traffic Yang Harus Di Maksimalkan Oleh Blogger

Sampai akhirnya, saya memutuskan untuk konsisten menggunakan template buatan KompiAjaib. Template ini meskipun sederhana tetapi cocok untuk passion/gaya saya. Untuk itu, saya memutuskan untuk tidak lagi mengganti template, dan tetap mempertahankan struktur templatenya, sekaligus memulai pengalaman blogging saya dengan hal-hal baru.

Nah untuk anda yang ingin terjun ke dunia blogging, berikut dampak-dampak yang anda dapatkan jika anda terlalu sering berganti template. Apa saja dampaknya? Ini daftarnya.

1. Kehilangan pengunjung

Jika anda terlalu sering berganti template, anda akan kehilangan pengunjung. Berdasarkan pengalaman saya, sesaat setelah saya membeli domain sendiri pada bulan agustus 2018 lalu, dimana waktu itu saya menggunakan template gratisan dari IDNTheme, pengunjung saya konsisten diangka 200 orang/hari.

Minggu berikutnya, tanpa saya sadari, pengunjung blog saya lambat laun menghilang bak ditelan bumi. Sampai akhirnya pengunjung saya menjadi 0/hari. Setelah ditelusuri ternyata minggu sebelumnya saya mengganti template.

Baca Juga : Tips Sebelum Membeli Template Blog

Dan ini terus saya lakukan. Awalnya saya berpikir bahwa template yang saya gunakan itu memang gak bagus. Namun, bukan templatenya tetapi orangnya. Laporan dan proses pengindeksan di Google tidak dilakukan secara realtime, dan jika terlalu sering berganti template maka anda berdampak pada sistem crawling yang dilakukan dan juga berdampak juga pada hal-hal lain, seperti pengecualian crawl yang bisa anda lihat di Google Webmaster tools.

2. Terkesan gak professional

Alasan kedua jika anda terlalu sering berganti template membuat reputasi blog anda menjadi buruk, baik dimata pelanggan/pengunjung dan juga Google. Mengapa? Sebab ini menunjukan bahwa blog anda tidak dikelola dengan professional.

Salah satu indikasi bahwa blog anda itu dikelola dengan professional adalah template. Maksudnya adalah konsistensi dalam menggunakan template. Soal ini dampaknya begitu besar. Sebab, blog dengan reputasi buruk akan dihafal mati-matian oleh pengunjung.

Baca Juga : Perbedaan Menggunakan Template Gratisan Dan Template Premium

Untuk itu, jika anda ingin disebut sebagai blogger yang professional hal pertama yang harus anda perhatikan adalah jangan terlalu sering berganti template. Konsisten saja pada template yang anda gunakan saat itu, biarpun itu gratisan.

Tidak mengapa! Setidaknya, meskipun template anda gratisan tetapi ia dikelola dengan profesional, itu menjadi indikasi baik yang peroleh dengan cuma-cuma dari Google dan pengunjung blog anda.

Jadi perhatikan ya, bukan soal templatenya tapi soal konsistensi. Terlebih soal konsistensi pemilik blog dalam membuat konten didalam blognya tersebut.

3. Pendapatan iklan

Jika template anda tidak dikelola dengan baik mungkin akan berdampak pada pendapatan iklan blog anda. Misalnya, kalau anda sudah menggunakan iklan dari Google Adsense, anda dapat melihat potensi pendapatannya.

Sebelumnya saya sudah pernah menggunakan template gratisan buatan dari Mas Juni. Template itu sederhana dan keren. Waktu itu, saya sudah menggunakan iklan dari Google AdSense, pendapatan yang saya peroleh lumayanlah dan template itu sudah saya gunakan kurang lebih 3 bulan. Namun pendapatan saya akhirnya turun drastis setelah saya mengganti template buatan dari ID XMLThemes.

Baca Juga : Cara Mengecek Broken Link Didalam Postingan Blog

Jadi, jika anda teralu sering berganti template, pendapatan iklan anda akan turun drastis. Usahakan, agar anda tetap konsisten pada satu template saja, karena itu dapat meningkatkan penghasilan anda lambat laun.

Nah demikian artikel tentang Dampak Terlalu Sering Berganti Template Blog, yang harus anda ketahui sebagai seorang blogger. Postingan ini berdasarkan pengalaman saya sendiri, dan mungkin anda memiliki pengalaman yang berbeda dengan saya.

Jika anda memiliki pengalaman yang berbeda sebagaimana yang saya tulis diatas, silahkan tinggalkan di kolom komentar. Jangan lupa beri masukan untuk postingan ini. Semoga bermanfaat

You might like

About the Author: miminpaulipu

Seorang blogger pemula yang masih belajar meramu kata dan berusaha mengais makna kata yang ditulis~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *