Contoh Portofolio Untuk Melamar Kerja Yang Baik Dan Benar

7 Likes Comment
Contoh Portofolio

Contoh Portofolio – Mempunyai kerja yang tetap dengan karir yang menjanjikan adalah salah satu impian banyak orang. Apalagi jika tempat kerja itu nyaman dengan gaji yang terus meningkat.

Salah satu syarat untuk melamar kerja adalah surat lamaran kerja yang ditulis dengan tangan atau menggunakan komputer.

Di artikel sebelumnya sudah saya ulas tentang contoh surat lamaran kerja yang baik dan benar yang bisa dijadikan contoh untuk anda yang masih kesulitan membuat surat lamaran kerja yang sederhana dan mudah.

Selain surat lamaran kerja, terkadang ada beberapa persyaratan lain yang harus dilengkapi. Salah satu yang paling umum adalah portofolio.

Dan banyak orang yang masih bingung tentang cara membuat portofolio ini sehingga terkadang mereka membuatnya serupa dengan CV atau resume.

Baca Juga : Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja

Padahal tiga hal diatas punya perbedaan mendasar. Karena hal itulah, saya lalu membuat artikel ini untuk membantu anda agar bisa membuat portofolio yang baik dan benar.

Patut anda ketahui, portofolio ini bertujuan untuk menceritakan secara singkat mengenai diri anda, pengalaman anda, prestasi anda dan lain sebagainya.

Jika anda ingin membuat sendiri portofolio, ada baiknya anda sudah memiliki Curriculum Vitae (CV) atau daftar riwayat hidup.

Dari daftar riwayat hidup itulah anda membuat portofolio dengan cara menceritakan dengan detail tentang diri anda, meski sebenarnya secara substansi ada perbedaan mendasar.

Perbedaan antara portofolio dan CV

Karena diatas saya menyebut kalau ada perbedaan mendasar antara CV dan portofolio secara substansional, berikut saya sajikan 3 perbedaannya. Antara lain:

1. Portofolio lebih menekankan pada karya

Berbeda dengan CV, portofolio memang masih sedikit mengulas tentang data-data diri anda, namun penekanannya lebih pada karya yang pernah anda buat.

Karya-karya itu bisa berupa lukisan, tulisan, produk olahan, makanan, dan lain sebagainya. Dengan kata lain, di portofolio tersebut anda lebih menekankan pada kemampuan yang dimiliki.

2.  Portofolio lebih panjang

Rata-rata portofolio menyajikan data-data yang lebih panjang. Yang cukup berbeda dengan CV, dimana data-data dibuat sesederhana mungkin.

Karena lebih panjang, maka di portofolio tersebut anda bisa ulas secara detail tentang bakat dan kemampuan yang dimiliki serta hasilnya.

3. Bukti

Bukti adalah akhir dari portofolio tersebut. Bukti juga bisa menjadi salah satu bahan pertimbangan bagi pihak perusahaan atau lembaga untuk memberikan kesempatan kerja kepada anda.

Baca Juga : Sejarah lengkap perintis dan penemu kamera

Bukti-bukti di portofolio tersebut adalah karya-karya anda selama ini. Termasuk juga sertifikat apresiasi dan lain sebagainya.

Contoh Portofolio

Setelah mengetahui perbedaan antara portofolio dan dan CV pasti anda beberapa dari anda langsung bertanya-tanya, lantas bagaimana cara membuat portofolio? Ada contoh portofolio yang bisa ditiru gak?

Jawabannya ada. Dimana? Diartikel yang sedang anda baca ini. Dan tanpa perlu berlama-lama, berikut disajikan contoh portofolio sederhana yang dapat dijadikan contoh oleh anda untuk melamar kerja.


PORTOFOLIO
  • Nama Lengkap : Masukan nama lengkap anda
  • Tempat/Tanggal Lahir : Masukan tempat lahir anda dengan format (dd, montoh, year)
  • Jenis Kelamin : Jenis kelamin
  • Email : masukan email
  • Alamat : Masukan alamat anda sekarang
  • Anak ke/dari : masukan berapa saudara kandung dan saudara tiri anda (jika ada)
  • Pendidikan Terakhir : Masukan pendidikan terakhir yang anda tempuh

Lulus Sekolah Menengah Kejuruan pada tahun 2012 di SMK Katolik SEBAGAI CONTOH di Jurusan Administrasi Perkantoran. Setelah itu saya melanjutkan ke Universitas Negeri Manado (Unima) dan mengambil jurusan Akuntansi Publik dan Perpajakan Fakultas Ekonomi dan saat ini sedang menyelesaikan studi di tahap-tahap akhir.

Sejak tahun 2015 aktif mengelola website (Gambar 1) sebagai Koordinator Bidang Informasi dan Pers dan mengikuti banyak pelatihan jurnalistik. Yang terakhir, ikut pelatihan jurnalistik lingkungan yang diselenggarakan oleh AJI (Aliansi Jurnalis Independen) Kota Manado bersama Development And Peace Kanada.

Pelatihan itu sendiri menghasilkan salah satu tulisan yang menarik bagi redaksi majalah BaKTINews yang berpusat di Jakarta dan lalu diterbitkan di edisi ke Empat dengan judul Sekolah Jurnalis Lingkungan dan Pertobatan Ekologi Kota Manado.

Sejak itu aktif mengirim berita di berbagai media-media seperti seputarsulut.com, Tribun Manado, Koran Komentar dan juga media-media intern organisasi PMKRI. Sebelum akhirnya terjun sebagai Jurnalis aktif di Kabarmanado.com sejak bulan Maret 2018.

Selain menjalani perkuliahan, saya kemudian aktif ngeblog dan mengikuti berbagai lomba esai dan artikel, salah satunya yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian Indonesia (LIPI) dengan tema Merajut kebangsaan mengikat lokalitas dan berhasil menjadi finalis disana.

Tiga bulan sebelumnya, berhasil menyabet juara II dalam loma Esai Kewirausahaan yang diselenggarakan oleh Panita Jambore Kebangsaan dan Kewirausaan di Cibodas, Jawa Barat.

Sampai saat ini, selain aktif menjadi jurnalis, yang akan berakhir pada maret 2019 ini, saya juga aktif mengelola blog PAULIPU.COM dan didalamnya sudah ada sekitar 300-an artikel dengan tema bebas.

Sekian portofolio yang saya buat sebagai bahan pertimabgan Bapak/Ibu untuk bisa bergabung dalam Pusat Media Damai (PMD) Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sebagia coordinator Program Duta Damai dan Media Sosial.

Terima kasih.


Anda juga bisa membuatnya secara ramping dan sederhana dengan mengambil sampel pada gambar dibawah ini.

contoh portofolio

QnA

Disisi lain, masih ada beberapa orang yang belum paham mengenai portofolio yang saya maksud dalam artikel ini. Oleh karena itu, saya membahasnya dalam QnA.

Q : Lalu apa perbedaan antara portofolio dan resume?

A : Secara substansional ada. Portofolio lebih mengedepankan pada kemampuan dan hasil karya anda sementara resume lebih tertuju pada prestasi dan karir dibidang yang anda geluti sehingga anda bisa terlihat lebih menonjol daripada pencaker lain.

Q : Saya masih bingung soal perbedaan tiga hal ini mulai dari CV, Portofolio dan Resume

A : Saya juga masih bingung gan, becanda 😀 Agar anda bisa lebih paham, saya membaginya menjadi tiga poin, antara lain:

  • CV adalah profil singkat anda yang terdiri dari indentitas, tanggal lahir, status, riwayat pendidikan, pekerjaan dan lain sebagainya
  • Portofolio lebih mengarah pada hasil karya anda bidang yang digeluti
  • Sementara resume lebih pada karir dan prestasi yang didapatkan pada bidang tersebut

Sudah paham sampai disini? Jika belum paham, coba cari di Google. Karena sudah banyak orang yang membahas tentang tiga perbedaan ini.

Penutup

Membuat portofolio yang bagus bisa meningkatkan peluang agar lamaran anda diterima oleh perusahaan dan posisi yang dilamar.

Oleh karena itu, usahakan portofolio anda dibuat dengan sebaik mungkin. Kalau perlu, anda bisa mencari template portofolio di internet dalam format PSD lalu mengubah data-data yang ada didalamnya sesuai kebutuhan menggunakan photoshop.

Nah demikian artikel tentang Contoh Portofolio Untuk Melamar Kerja Yang Baik Dan Benar. Semoga artikel ini bermanfaat. ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *