Cara Optimasi SEO Off Page Agar Page One Di Google

4 Likes 3 Comments
optimasi SEO off page

Bagi saya pribadi, optimasi SEO off page adalah model optimasi konten yang perannya paling besar karena mempengaruhi SEO blog hingga 75%.

Ada banyak kasus di mana blog sulit memperoleh pengunjung meskipun sudah dioptimalkan SEO On pagenya.

Disisi lain, banyak juga yang sudah berusaha mengoptimalan dari luar laman, namun hasilnya tetap sama.

Jika sudah demikian, mungkin anda berpikir pasti ada yang salah? Sebenarnya gak ada. Kalaupun ada, mungkin karena kesalahan-kesalahan umum dan bukan teknisnya.

Sebenarnya, artikel ini juga tak akan pernah lepas dari teknik mengoptimalkan SEO on page blog, karena dua-duanya saling terhubung.

Diartikel ini juga saya tidak memberikan metode khusus pengoptimalan, karena terkadang, metode itu sudah gak relevan lagi saat Google melakukan update logaritma.

Mengapa gak relevan? Karena model pengoptimalan konten blog, entah itu dalam laman atau luar laman semuanya mengacu pada logaritma yang diterapkan mesin pencari.

Dengan kata lain, apabila anda mempelajari tentang SEO secara tidak langsung anda sedang mencoba untuk memahami logaritma yang diterapkan.

Jadi, apa sih off page SEO itu? Apa pengertiannya? dan bagaimana menerapkannya di blog? Secara umum, off page SEO adalah model pengoptimalan konten dari luar halaman. Model pengoptimalan ini terbagi menjadi beberapa bagian utama antara lain:

  • Link building [backlink]
  • Video submission
  • Kualitas artikel*
  • Directory submission [daftar ke search engine]
  • Book marking
  • Classified Ad
  • E-Book Creation
  • Blog posting*

Poin-poin diatas adalah bagian-bagian dari SEO off page. Namun, karena saya tidak ingin membahas hal yang terlalu teknis, maka dalam artikel ini saya tidak akan menjabarkan poin-poin tersebut.

Lantas apa yang mau dibagikan di artikel kali ini? Model pengoptimalan off page SEO berdasarkan pemahaman dan pengalaman saya sendiri.

Apakah pengalaman itu berhasil? Menurut saya enggak. Karena peningkatan trafik blog saya hanya berkisar 6% saja setiap bulan.

Cara optimasi SEO off page agar page one di Google

Lalu bagaimana optimasi SEO off page blog agar bisa page one di Google? Ada beberapa caranya. Pasti penasaran kan?

Nah berikut disajikan model optimasi SEO off page yang sering saya terapkan di blog ini. Berikut daftarnya untuk anda.

1. Buat artikel berkualitas tinggi yang mungkin dapat dijadikan referensi oleh blog lain

Maksudnya gimana ya? Maksudnya begini. Coba bayangkan jika anda membuat artikel yang berkualitas tinggi pada niche yang dipilih.

Kemudian, lama kelamaan artikel tersebut akan muncul diperingkat petama pencarian Google, lalu dikunjungi oleh banyak orang.

Dan, ada beberapa blogger dan media-media lain yang menggunakan artikel itu sebagai referensi untuk konten yang ada di blognya. Berarti artikel anda termasuk artikel yang dapat dijadikan referensi.

Baca Juga : Cara Saya Menulis di Blog!

Intinya, artikel referensi adalah artikel yang berkualitas bagus, punya relevansi, gaya bahasannya santai, isinya padat dan jelas serta dilengkapi dengan elemen-elemen lain seperti video, E-Book dan seterusnya.

Usahakan juga, dalam artikel tersebut mempunyai nilai kebaharuan. Atau, blog anda menjadi blog yang pertama membahas suatu topik dengan lengkap dan runut.

Dengan informasi sedemikian komplitnya itu, ada kemungkinan blog lain akan menjadikan blog anda sebagai preferensi.

Saya juga perlu tekankan, artikel yang pantas dijadikan referensi adalah artikel-artikel yang masih bisa dibaca 5-10 tahun ke depan.

2. Buat artikel yang mengundang share

Salah satu ciri artikel yang mengundang share adalah artikel-artikel yang berkualitas bagus seperti yang saya sebutkan diatas.

Sebenarnya, ada salah satu artikel dengan tingkat share tinggi yakni konten atau artikel yang sedang viral. Namun saya tidak mau menjadikan artikel ini sebagai contoh.

Alasannya mobilitas. Karena secara tidak langsung anda dituntut untuk membuat artikel-artikel yang viral dalam jangka waktu singkat, misalnya satu atau dua hari.

Baca Juga : Cara Memperbaiki Foto dan Gambar Yang Rusak

Pasti cape jika setiap hari anda buat artikel yang viral. Apalagi jika blog tersebut di kelola secara personal sementara anda punya banyak aktivitas offline diluar sana.

Saran saya sih, buatlah artikel yang relevan, padat dan dilengkapi dengan video atau fitur lain seperti PDF karena itu bisa mengundang share dari orang lain.

3. Manfaatkan postingan tamu

Ada dua cara memanfaatkan postingan tamu. Pertama, anda menjadi guest post di blog orang lain dengan tujuan mendapatkan backlink.

Yang kedua, anda membuka guest post di blog anda sendiri dimana orang lain bisa menjadi penulis tamu di blog anda tersebut.

Dua-duanya memungkinkan memungkinkan anda untuk mendapatkan backlink. Baik link keluar dan link masuk.

Dua jenis link ini sangat penting bagi sebuah blog. Karena bisa dijadikan model untuk menjaga balancing link blog secara langsung.

Saran saya sih, sebagai tahap awal, ada baiknya anda menjadi guest post di blog orang lain untuk memperkenalkan blog anda.

4. Dapatkan backlink

Salah satu jenis backlink yang berkualitas tinggi adalah backlink yang didapatkan secara natural atau cuma-cuma karena artikel-artikel di blog anda yang berkualitas bagus.

Dengan kata lain, anda perlu feedback pada poin 1 yang sudah saya ulas dibagian atas. Alasannya karena backlink yang didapat dari preferensi adalah jenis backlink yang natural itu.

Namun untuk mendapatkan backlink jenis ini sangat susah dan sulit. Disisi lain, banyak blogger yang ogah ngasih backlink ke blogger lain sekalipun mereka sudah copas artikelnya.

Baca Juga : Cara Mendaftar, Melakukan Verifikasi Dan Memasukan Sitemap Di Google Search Console

Sebenarnya, ada satu cara yang cukup umum untuk mendapatkan backlink yakni dengan menjadi  guest post di blog orang lain. Di poin 3 sebenarnya sudah saya singgung soal ini.

Intinya, backlink sangat penting bagi sebuah blog. Dengan backlink yang bagus, blog anda bisa memperoleh peringkat yang lebih baik di search results.

Sebagai informasi, dalam dunia blogging terdapat dua jenis backlink yakni backlink do-follow dan backlink no-follow.

Do-follow berarti dapat diikuti atau mengarahkan ke blog orang lain atau blog anda sementara no-follow adalah sebaliknya.

Dua jenis backlink ini juga sangat bermanfaat bagi blog karena Google menjadikannya parameter untuk mengukur otoritas domain dan halaman blog.

5. Tingkatkan eksistensi blog di media sosial

Salah satu cara mengoptimalkan SEO off page adalah dengan melakukan sharing and connection ke media sosial.

Share berfungsi untuk menjangkau pemirsa dari media sosial dengan gratis meskipun non-organik, sementara connection bertujuan untuk menghubungkan antara blog anda dengan fans.

Baca Juga :  3 Langkah Mudah Agar Artikel Cepat Terindeks Di Google

Menunjukan kehadiran blog di media sosial merupakan salah satu cara untuk melakukan sharing ini. Untuk itu, anda bisa buat fanspage, di IG, Twitter atau linkedIn.

Lalu mulai share postingan-postingan dari blog anda. Disisi lain, fungsi media sosial jauh lebih besar daripada yang saya sebutkan diatas.

Medsos dapat dijadikan tolak ukur bagi pengguna dan mesin pencari untuk menilai skor trusting dan authority blog.

6. Rajin update artikel

Soal ini bagi saya adalah hal yang wajib. Kata rajin disini tidak secara langsung mengarah pada kuantitas melainkan kualitas.

Maksudnya gimana ya? Begini maksud saya. Kalau memungkinkan, misalnya anda punya waktu, anda bisa buat 1 postingan saja per hari.

Semakin tinggi frekuensi postingan semakin bagus posisi blog anda di SERPs. Semakin bagus posisi blog anda semakin besar peluang untuk dikunjungi oleh pengunjung secara organik.

Jika tidak memungkinkan untuk membuat 1 artikel per hari atau 3 hari, jangan terlalu memaksakan diri. Anda bisa membuat 1 postingan saja per minggu atau per dua minggu. Namun usahakan agar postingan postingan yang anda buat tersebut berkualitas tinggi.

Sementara, maksud saya pada kata update artikel itu bertujuan agar pemilik blog selalu melakukan evaluasi dan reevaluasi pada semua konten yang ditulis. Minimal sebulan sekali.

Baca Juga : 100+ Niche Blog Paling Populer Dari Berbagai Topik

Tujuannya apa? Untuk memastikan bahwa artikel atau tulisan anda itu memang layak dibaca, tidak ada yang typo, pembaca tahu pesan yang ingin disampaikan sekaligus untuk melengkapi konten tersebut.

Kalau perlu, anda bisa menghapus konten-konten usang yang sudah tidak relevan lagi. Mengapa ini penting? Agar membuat blog anda benar-benar diisi oleh konten yang bagus, berkualitas dan menarik.

Sebagai contoh, lihat situs proven yang baru-baru ini menghapus lebih dari 40k konten zombie buatan mereka.

Konten zombie adalah istilah untuk konten yang tidak mendatangkan pengunjung, baik langsung ataupun tidak langsung. Dan apa yang didapat setelah menghapus konten tersebut? Peningkatkan visitor hingga 80% lebih.

optimasi seo off page

Karena itu, jangan fokus pada update artikel dalam bentuk kuantitas tetapi fokus pada kualitasnya. Kalau perlu, setiap bulan selalu evaluasi kualitas artikel yang sudah anda anggap berkualitas.

7. Buat blog anda terlihat bermanfaat

Bagi saya pribadi, ada dua indikator utama untuk mengatakan bahwa sebuah blog itu bermanfaat. Yang pertama, blog tersebut bisa dan pantas dijadikan referensi. Dan yang kedua, blog tersebut tetap aktif di kelola setelah bertahun-tahun.

Nah, kalau anda ingin agar blog memenuhi dua kriteria diatas, ada baiknya ikuti saran-saran yang sudah saya sebutkan sebelumnya.

Kemudian, usahakan blog anda itu tetap aktif, meskipun tak ada postingan baru yang dibuat. Kalau anda ogah buat postingan baru, bisa kok update artikel lama menjadi postingan baru tanpa harus mengubah linknya.

8. Menulis dengan gaya santai dan lepas

Jujur, saya sering cape baca artikel yang terlalu teknis. Apalagi kalau membaca artikel yang mengatakan bahwa anda harus lakukan ini agar bisa dapat trafik sekian atau anda harus riset kata kunci dengan tools ini karena akurat dan lain sebagainya.

Sebagian besar artikel yang pernah saya tulis lebih mengarah pada saran dan masukkan kepada pembaca dan cenderung menghindari bahasa-bahasa yang monolog seperti diatas.

Untuk menghindari hal-hal seperti ini, sebaiknya mulai ubah gaya menulis anda. Kalau sebelumnya banyak artikel anda selalu berkutat pada sifat monolog tadi, ubah gayanya menjadi lebih santai.

Bagi saya pribadi, gaya menulis yang santai lebih menarik dan bisa membuat pembaca betah berlama-lama di blog yang berdampak pada menurunnya bouncing rate.

Penutup

Saya juga perlu jujur, model pengoptimalan yang saya ulas diatas itulah yang saya terapkan di blog ini. Di blog yang sedang anda buka sekarang ini.

Dan apakah cara itu berhasil? Bagi saya cara ini cenderung berhasil dan dampaknya mulai terasa. Dimana ada peningkatan trafik organik hingga backlink yang didapat secara cuma-cuma.

Demikian artikel tentang cara optimasi SEO off page blog yang baik dan benar. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ~

You might like

3 Comments

  1. saya juga sudah mencoba berbagai teknik seo dari backlink seo on page dll dan memang terbukti ada visitor ampe dibawah 15k/hari tetapi kok stagnan terus dan mungkin bisa minta saran lain agar trafik bisa naik lagi dan salam kenal dari admin – 2dua.com

    1. Kalau dilihat dari blog ada, saran saya sih cuma 2. Pertama, optimalkan tag heading di dalam konten blog dan usahakan gaya menulisnya lebih santai [baca disini].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *