Cara Mengatasi URL Blog Yang dihapus DMCA

3 Likes Comment

Sebelumnya sudah dibahas tentang bagaimana melakukan klaim hak cipta di DMCA kali ini akan dibahas tentang cara mengatasi url yang dihapus DMCA.

Jika url di takedown oleh DMCA, itu berarti url anda yang dilaporkan tidak dapat lagi ditampilkan di mesin penelusuran Google.

DMCA sendiri tidak memiliki kewenangan untuk menghapus postingan di dalam blog melainkan hanya melakukan penghapusan di Google SERPs.

Anda juga akan mendapatkan pemberitahuan lewat email dari Google Search Console. Isinya kira-kira seperti ini:

cara mengatasi url yang dihapus DMCAcara mengatasi url yang dihapus DMCA

 

Pemberitahuan Penghapusan DMCA dari Google Penelusuran

Yth. Webmaster [nama blog anda]

Google telah menerima pemberitahuan, sesuai dengan ketentuan Digital Milanium Copyright ACT [DMCA], bahwa beberapa materi yang ditemukan di situs anda diduga melanggar hak cipta orang lain. Kami sedang dalam proses menghapus materi yang diduga melanggar hukum tersebut dari hasil penelusuran.

Dibagian bahwa email terdapat url yang terpengaruh atau url yang bakalan di hapus dari Google Penelusuran. Dan akan mendapatkan pemeberitahuan lengkap.

Tentu saja ada dampak yang bakalan anda dapatkan jika URL anda di hapus dari SERPs. Baik secara langsung ataupun tidak langsung.

Dampak URL Di hapus dari SERPs

Ada beberapa dampak umum yang bakalan didapatkan saat artikel anda di takedown oleh DMCA, antara lain:

1. Reputasi cukup buruk di mata Google

Blog anda mendapatkan reputasi yang cukup buruk di Google SERPs. Sebab, terdapat salah satu postingan di blog anda yang dihapus secara paksa karena terindentifikasi melanggar hak cipta.

Yang berarti, blog anda pernah melanggar hal ini, baik di sengaja atau tidak disengaja. Oleh karena itu, kedepannya anda harus lebh berhati-hati dalam melakukan postingan.

2. Traffik berkurang

Tentu cukup berdampak apabila url blog yang dihapus dari SERPs merupakan salah satu postingan yang populer terlebih jika berada peringkat pertama Google.

Jika sudah demikian, maka tentu saja trafik dari website anda akan hilang karena sudah tidak ditampilkan lagi akibat klaim DMCA.

Hal ini juga pernah saya alami sendiri. Salah satu artikel saya tentang template blogger terbaik yang dihapus gegara klaim hak cipta.

Padahal sebenarnya tidak ada link download justru saya merekomendasikan. Tapi yang namanya sial tetap sial.

Saat di hapus, trafik blog saya yang biasanya berkisar 4000/hari berkurang menjadi 3000/hari dan terus berkurang. Tentu saja ini merupakan salah satu dampak dari dihapusnya artikel tersebut.

3. Bisa di banned oleh Google AdSense

Jika anda sudah menjadi publisher Googel AdSense maka anda bisa di banned oleh pihak mereka. Asalkan, yang mengklaim tersebut juga mereport ke Google AdSense.

Apabila klaim diterima maka biasanya anda akan mendapatkan pemberitahuan untuk menghapus postingan yang dimaksud.

Dan jika ada pelanggaran kedua, maka siap-siap saja dapat surat cinta banned. Jika anda belum menjadi penayang, maka bisa jadi blog anda bakalan susah diterima menjadi mitra adsense.

Cara Mengatasi URL Blog Yang dihapus DMCA

Patut diketahui juga, hanya URL-nya saja yang dihapus di SERPs dan bukan artikel langsung yang ada blog anda. Sebab, Google maupun DMCA tidak memiliki kewenangan dalam hal itu.

Anda akan mendapatkan pemerbitahuan dari Google Search Console seperti diatas apabila url anda terdampak atau melanggar hak cipta.

Lalu bagaimana cara mengatasi url blog yang sudah dihapus oleh DMCA? Ikuti langkah-langkahnya dibawah ini.

1. Pastikan terlebih dahulu apakah url tersebut terdampak

Jika anda sudah mendapatkan notifikasi dari Google Search Console, pastikan terlebih dahulu apakah url tersebut sudah dihapus oleh Google atau belum. Jika belum, silahkan lakukan modifikasi secepatnya. Namun apabila sudah dihapus, ada baiknya anda mengikuti langkah-langkah dibawah ini:

  • Silahkan buka blog anda dimana terdapat url yang diklaim oleh DMCA atau telah dihapus oleh Google
  • Setelah itu silahkan buka postingan tersebut lalu kembalikan ke draf

2. Hapus URL

Setelah anda mendapatkan notifikasi dan meskipun anda sudah mengeceknya, sudah tidak ada di SERPS, namun Google masih melihat salinan cachenya, sehingga, saat anda memodifikasi, pelanggaran tersebut tetap di deteksi.

Apalagi jika anda hanya memodifikasi urlnya saja sementara konten didalamnya tetap sama. Itu tetap terdeteksi.

Oleh karena itu, anda baiknya menghapus url juga di fitur hapus URL Google Search Console. Jika anda bingung caranya, silahkan ikuti panduan-panduannya pada artikel ini.

3. Tunggu beberapa minggu

Saran saya, tunggu beberapa minggu untuk mengembalikan postingan tersebut. Dalam waktu tersebut, coba modifikasi postingan yang melanggar hak cipta.

Misalnya, jika anda membagikan postingan berisi file seperti template/theme blog baik Blogger atau WordPress secara tidak disengaja baiknya hapus atau ganti dengan yang lain.

Baca Juga : Sejarah Lengkap Perintis Dan Penemu Kamera

Jangan buru-buru hapus postingan tersebut. Sebab, biasanya, yang diklaim hanyalah sumber daya tertentu dan bukan keseluruhan sumber daya.

Tujuannya apa? Untuk mengembalikan reputasi dan menghilangkan jejak pelanggaran yang anda lakukan meskipun url tersebut masih terdata di LumenDatabase.org.

Disisi lain, saat orang mengaksesnya, pelanggaran itu sudah tidak ada lagi. Artinya, anda telah menyadari dan mengubah postingan yang melanggar tersebut. Sehingga, kedepannya, anda tidak menghadapi masalah pelanggaran yang sama.

4. Memodifikasi

Setelah menunggu beberapa minggu, minimal seminggu, silahkan modifikasi konten anda yang melanggar tersebut. Ada beberapa cara untuk memodifikasinya, antara lain:

  • Mengganti url postingan yang melanggar
  • Menghapus isi konten yang melanggar
  • Mengganti sebagian atau semua file pada url yang bersangkutan
  • Meningkatkan kualitas pada artikel
  • Posting kembali

Itu beberapa cara memodifikasi. Memang sih, tidak serta-merta akan hilang. Anda bisa saja mempertahankan urlnya, asalkan postingan yang melanggar tersebut sudah anda hapus sebelumnya.

5. Mulailah selektif dalam membuat konten

Mungkin dibagian atas anda sudah membaca, bahwa saya menyembutkan kata ‘saya’ yang menggambarkan bahwa salah satu artikel saya pernah di hapus di DMCA.

Waktu itu, saya memposting sebuah artikel tentang Template Blogger Terbaik Tahun 2019. Saya memang berada di 5-6 SERPs untuk keyword tersebut dan mendapatkan kunjungan yang cukup tinggi waktu itu.

Namun beberapa bulan kemudian, saya mendapatkan notifikasi dari Google Search Console, bahwa postingan tersebut telah dihapus karena menggunakan file berhak cipta.

Heran sih heran. Mengapa? Sebab, saya memposting apa adanya. Bahkan, saya merekomendasikan 10 template terbaik.

Yang diklaim adalah template VioMagz dari Mas Sugeng. Meski saya tidak mengenal dengan Mas Sugeng tetapi saya berusha merekomendasikan templatenya karena menurut saya bagus walau pada akhirnya kena juga.

Dari situ, saya mengatakan berhenti dan mulai selektif dalam merekomendasikan konten dari orang lain. Meskipun tujuannya mungkin baik dan mereka mendapatkan backlink gratis dari saya tapi yang namanya blogger, semua bisa terjadi kan?

Oh iya, saya juga perlu mengklarifikasi, bahwa saya tidak membeli template VioMagz karena saya tidak menggunakan blogger, saya juga tidak menjual kembali template tersebut dan tidak pernah menggunakannya.

Nah kira-kira itu. Lebih baik buat konten apa adanya saja, menulis tentang blog dan membagikan pengalaman kepada orang lain. Itu sudah lebih dari cukup.

Penutup

Mendapatkan trafik yang tinggi untuk blog adalah suatu impian. Namun terkadang, impian itu kandas karena kesalahan kecil yang dilakukan. Meskipun hal tersebut tidak dapat disebut kesalahan melainkan kelalian dan ketidaktahuan.

Mungkin anda pernah mengalami hal yang sama. Jika anda mengalami hal yang sama, maka anda bisa mengikuti beberapa tips diatas dari saya.

Sekian dulu artikel tentang Cara Mengatasi URL Blog Yang dihapus DMCA. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *