Cara Buat URL Shortener Sendiri yang Siap di Monetisasi

9 Likes 2 Comments
Buat url shortener sendiri

Salah satu cara memperoleh penghasilan dari internet adalah dengan URL Shortener. Ini adalah cara yang cukup populer di kalangan blogger untuk memperoleh penghasilan tambahan dari blog. Bahkan sampai ada yang rela mengeluarkan duit lebih agar bisa buat situs URL Shortener sendiri yang siap di monetisasi.

Akhir-akhir ini banyak blogger yang sudah membuat url shortener sendiri, sebut saja seperti pendek.id, dan beberapa lainnya.

Mungkin anda berpikir bahwa cara buat url shortener sendiri adalah hal yang sulit. Belum lagi kalau memikirkan soal bagimana memonetisasinya. Syukur-syukur kalau diterima langsung oleh AdSense.

Sekarang sudah jaman informasi, setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Jika anda masih bingung cara membuat situs URL Shortener sendiri silahkan baca artikel ini sampai habis. Disini juga di ulas trik agar URL Shortener tersebut dapat di monetisasi. Berikut langkah-langkah yang harus diambil terkait dengan cara buat url shortener sendiri.

8 Cara buat url shortener sendiri

Sebenarnya artikel ini bukan untuk memberikan pedoman teknis tentang cara membuat url shortener sendiri, melainkan langkah-langkah umum dalam proses pembuatannya. Ada 8 langkah yang akan anda lewati disini, dan saya sudah merangkumnya dalam daftar dibawah ini.

1. Bikin url shortener sendiri

Hal paling pertama yang harus anda lakukan untuk membuat situs web URL Shortener ini adalah dengan membuat blog/situs web yang memang dikhususkan untuk URL Shortener.

Ada salah satu template yang dapat anda gunakan untuk membuat URL Shortener dan anda dapat mendapatkannya dengan cara klik tautan ini.

Apakah harus situs web yang berdomain sendiri? Gak harus. Template yang saya berikan diatas merupakan template dari blogspot. Artinya anda bisa menggunakan template tersebut untuk memperpendek url blog meski hanya menggunakan domain blogspot yang gratis.

Baca Juga : Daftar Situs Penyedia Gambar Gratis

Namun, saya menyarankan, ada baiknya anda membeli domain sendiri untuk hal ini. Agar semakin meningkatkan kesan bahwa situs url shortener buatan anda tersebut di kelola dengan professional.

2. Memilih template

Sebenarnya saya sudah menyinggung ini dibagian pertama. Memilih template yang cocok adalah salah satu langkah awal untuk membuat situs URL Shortener sendiri. Jangan lupa juga untuk memilih template yang responsive dan menarik.

3. Tambahkan laman statis

Nah untuk meningkatkan penghasilan dari sini, jangan lupa tambahkan laman statis seperti tentang dan kontak. Ini bertujuan untuk meningkatka kepercayaan mengenai blog anda agar orang-orang bisa menggunakannya.

4. Buat kolom daftar atau registrasi

Setiap url pendek memang harus dilengkapi hal ini. Mengapa? Karena ini adalah salah satu jalan untuk meningkatkan penghasilan dengan URL pendek. Dan disini juga merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan penghasilan seorang bloger.

Baca Juga : Cara Kerja URL Shortener

Bagian ini adalah bagian yang cukup penting yang memungkinkan url shortener anda menjadi lebih populer ketimbang URL Shortener yang lain. Karena orang-orang dapat memperpendek tautan didalam blognya dan memperoleh penghasilan dari sana.

5. Monetisasi

Sebagai awalnya, anda dapat memonetisasinya dengan jaringan periklanan lain dan bukan di adsense. Kemungkinan anda diterima oleh adsense sangat kecil. Untuk itu, jangan keburu daftarkan dengan AdSense ya. Anda bisa memilih MGid, AdNow, Adveritico dan lain sebagainya.

6. Daftar AdSense

Sebagaimana yang saya sebutkan diatas, mendaftarkan URL shortener ke AdSense sangat kecil kemungkinan untuk diterima. Nah karena itu saya menyarankan agar anda memonetisasinya dengan jaringan periklanan lain.

Baca Juga: 10 Situs Web Shortener URL Terbaik Saat Ini

Tunggulah dulu kalau URL Shortener tersebut sudah populer baru didaftarkan ke AdSense. Tetapi kalau gak juga diterima anda bisa memanipulasinya dengan cara mengganti templatenya terlebih dahulu, membuat postingan didalamnya, lalu daftarkan ke AdSense.

Jika sudah diterima barulah anda mengganti dengan template URL Shortener. Tapi cara ini memang rawan banned, dan saya gak rekomendasikan sebenarnya. Cara lain adalah dengan menggunakan Jasa JV AdSense, itupun kalau diterima.

7. Promosikan

Jangan lupa promosikan untuk meningkatkan trafik dari URL shortener anda tersebut. Semakin tinggi trafik penggunaannya juga semakin tinggi. Anda bisa mempromosikan di media sosial seperti di Facebook dan Instagram.

8. Fokus pada pengalaman pengguna

Jangan keburu dulu hasilkan uang untuk diri sendiri, kembangkan dulu URL Shortener buatan anda tersebut untuk meningkatkan penghasilan. Usahakan agar situs URL Shortener buatan anda tersebut bisa diakses di perangkat manapun, laporan realtime dan kelebihan-kelebihan lain.

Nah demikian artikel tentang Cara Membuat Situs URL Shortener Sendiri yang Siap di Monetisasi. Semoga artikel ini bisa bermanfaat!

You might like

About the Author: Charlie

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *