5 Cara Memulai Bisnis Startup Beserta Resikonya

4 Likes Comment
bisnis startup

Bisnis startup adalah salah satu jenis bisnis sedang menggeliat di Indonesia akhir-akhir ini. Hal ini disebabkan karena perkembangan internet yang terus melaju seiring perkembangan jaman.

Meskipun menggeliat ternyata bisnis startup memiliki risiko yang tinggi. Hal ini disebabkan karena kenyataan bahwa bisnis yang satu ini selalu dibarengi dengan konsep join ventura yang beresiko.

Namun, bagi anda yang hendak memulai bisnis startup, jangan pikirkan resikonya terlebih dahulu sebab itu bisa menghambat bisnis anda untuk berkembang.

Dengan kata lain, pikirkan dulu soal bagaimana anda menciptakan produk tersebut dan mengembangkannya untuk kemudian diserahkan ke pasar.

Cara memulai bisnis startup

Startup sebenarnya merupakan istilah serapan dari Bahasa Inggris yang berarti merintis atau memulai. Dalam istilah teknik, startup berarti menghidupkan suatu program atau mesin lalu mengembangkannya.

Seiring dengan berkembangnya jaman, bisnis startup memiliki potensi besar. Perusahaan startup seperti Amazon, Google dan Facebook termasuk perusahaan yang paling sukses dibidang ini.

Atau, jangan jauh-jauh. Perusahaan nasional seperti Go-Jek, BukaLapak, PayTren dan lain sebagainya adalah bisnis startup yang cukup sukses di Indonesia dengan nilai perusahaan mencapai ratusan juta.

Baca Juga : Cara Cek Keaslian Ponsel Android dan iPhone

Karena itulah banyak orang yang kemudian ingin terjun ke dalam bisnis ini. Baik yang serius, coba-coba atau asal-asalan saja. Padahal, kalau diseriusi bisnis ini bisa menjadi lumbung penghasilan yang tak terbatas bagi seseorang.

Namun dibalik peluangnya yang besar, bisnis ini termasuk bisnis yang paling rentan pailit. Sudah banyak yang menjadi contohnya.

Lalu bagaimana cara mulai bisnis startup? Dalam artikel ini akan disajikan tentang 5 cara memulai bisnis startup dan resikonya. Berikut artikelnya:

1. Lakukan penelitian

5 Cara Memulai Bisnis Startup Beserta Resikonya
via kata.co.id

Hal pertama yang harus anda lakukan sebelum memulai bisnis ini adalah meneliti. Tujuannya agar anda punya modal awal saat akan memulai bisnis startup.

Sudah banyak orang yang sukses di suatu bidang bisnis karena persiapannya yang matang. Termasuk soal penelitian mengenai peluang bisnis, pesaing dan lain sebagainya.

Mengapa hal ini begitu penting dan menduduki peringkat pertama? Sebab, bisnis startup adalah jenis bisnis yang perubahannya sangat cepat.

Dengan perubahan seperti itu, akan banyak tantangan yang tidak bisa anda perkirakan sebelumnya. Dan anda harus sigap untuk menyesuaikan dengan kondisi yang ada.

Baca Juga : 5 Kayu Yang Sering Digunakan Sebagai Bahan Dasar Furniture

Itu belum ditambah lagi dengan kompleksitas pelanggan dan standar produk masyarakat. Sebagai contoh, perusahaan ojek Online seperti Go-Jek yang terus berusaha mengatasi berbagai masalah teknis dan pemasaran.

Hal ini dilakukan semata-mata untuk menyesuaikan dengan keadaan terkini. Dimana masyarakat menginginkan kecepatan, kenyamanan dan juga perlakukan khusus.

Selain itu, usahakan bisnis startup yang anda bangun harus berorientasi pada masalah. Facebook dibangun dengan tujuan agar orang-orang saling terhubung secara real time.

Google dibangun dengan tujuan sebagai basis data. Dimana jika orang-orang butuh informasi mereka akan datang ke Google.

Amazon, BukaLapak, BliBli atau Tokopedia dikembangkan dengan tujuan agar orang-orang tidak perlu lagi ke pasar untuk membeli barang.

Bahkan lebih jauh, Go-Jek sebuah perusahaan bernilai miliaran rupiah pertama kali dibangun hanya untuk menghubungkan setiap ojek yang ada.

Inilah yang menjadi intinya. Bisnis yang anda bangun itu harus memiliki tujuan. Dan tujuan itu didasarkan pada usaha untuk mengatasi masalah-masalah sosial dalam masyarakat.

Jika anda berhasil di tahap ini, maka bisnis startup yang akan anda bangun berpeluang untuk sukses dikemudian hari.

2. Mencari kolega yang visinya sama dengan anda

5 Cara Memulai Bisnis Startup Beserta Resikonya
via digitalmarketer.id

Setelah lakukan penelitian dan menemukan konsep yang tepat maka hal selanjutnya yang wajib anda lakukan adalah mencari mitra atau kolega.

Tetapi ingat, usahakan mitra atau kolega itu memiliki visi yang sama dengan anda. Visi ini didasarkan pada upaya untuk menyelesaikan masalah tadi.

Baca Juga : 4 Cara Sederhana Membangun Bisnis Rumahan

Kolega ini juga akan menjadi mitra kerja anda. Dengan kata lain, ia akan berusaha mengatasi hal-hal yang tidak anda lakukan.

Misalnya, jika anda ingin membuka bisnis startup yang akan membantu para penyandang disabilitas untuk belajar pictograph sementara anda hanya punya kemampuan coding front end. Maka anda bisa mencari kolega yang punya kemampuan coding back-and.

Hal ini sangat penting agar tugas yang dikerjakan itu lebih mudah. Jika anda punya kolega lebih dari tiga itu sudah lebih dari cukup. Asal semua punya kemampuan yang berguna untuk bisnis.

Disisi lain, jika anda punya kolega yang sama dengan visi yang sama maka ini akan membuat pekerjaan jadi lebih cepat. Karena akan mengurangi perbedaan pendapat.

3. Membangun bisnis perlahan-lahan

5 Cara Memulai Bisnis Startup Beserta Resikonya
via pixabay.com

Membangun bisnis startup itu tidak mudah. Bahkan dibutuhkan bertahun-tahun untuk sampai ke suatu tahap dimana ia bisa digunakan oleh pengguna dengan nyaman.

Dengan kata lain, anda harus berusaha semaksimal mungkin menikmati proses demi proses pembangunan bisnis tersebut karena disinilah letak esensinya.

Mengapa? Sebab nantinya anda akan menjadi kunci utama apabila bisnis tersebut berhasil diluncurkan kepada pengguna.

Baca Juga : Cara Mendapatkan Uang Dari Youtube Terbaru

Ada baiknya, jika anda membangun bisnis mulailah dengan memperkenalkan mengenai bisnis anda seperti membuat satu versi beta lalu mengembangkannya perlahan-lahan.

Dari versi pertama inilah anda akan melihat dan mengetahui hal-hal apa saja yang kurang dan masukan-masukan dari orang lain.

4. Tambah wawasan dengan ikut seminar atau pelatihan

5 Cara Memulai Bisnis Startup Beserta Resikonya
lenoxwave.com

Sembari membangun bisnis startup tersebut usahakan agar anda selalu menambah wawasan dan pengetahuan anda mengenai bisnis yang anda tekuni.

Salah satu caranya adalah dengan mengikuti seminar-seminar yang diadakan oleh para pelaku bisnis yang sudah berpengalaman dibidang tersebut.

Kalau memungkinkan, anda juga bisa mengikuti berbagai pelatihan untuk menambah ketrampilan anda baik dari segi bisnis atau dari segi pengembangan produk.

Baca Juga : 14 Ide Bisnis Online Terbaik Tahun Ini

Anda juga bisa melakukan browsing untuk mempelajari berbagai peluang dan masalah di Google, Bing atau ditempat lain. Dengan begitu, pengetahuan anda semakin dalam dan semakin terasah.

Tapi jangan sumringah dengan kemampuan yang dimiliki saat ini. Karena memang, kemampuan tersebut bisa saja tidak relevan lagi esok harinya karena perkembangan jaman yang amat cepat.

Jangan lupa juga, kembangkan ketrampilan dan pengetahuan anda soal strategi pemasaran. Karena disini anda bisa mengestimasikan berbagai modal baik tenaga dan materi yang mungkin dibutuhkan kedepannya.

5. 2R (Relasi dan Resiko)

5 Cara Memulai Bisnis Startup Beserta Resikonya
via unomasuno.com.mx

Langkah selanjutnya adalah dengan membangun relasi lebih jauh lagi dengan sesama pelaku bisnis, dengan kawan-kawan anda dan mungkin para investor. Hal ini bertujuan agar pengetahuan anda mengenai cara dan usaha membangun bisnis bisa semakin mantap.

Dengan relasi anda itu, anda bisa mempromosikan tentang bisnis yang anda kembangkan. Siapa tahu, salah satu dari mereka akan membiayai ongkos operasional yang selama ini dikeluarkan dari kantong pribadi.

Atau mungkin, salah satu dari kenalan anda itu bisa menjadi pelanggan pertama atau mungkin orang yang akan berperan penting untuk mempromosikan mengenai bisnis startup yang sedang anda kembangkan.

Buatlah bisnis anda memiliki relasi begitu dengan dengan personal anda. Jadi, sembari anda membangun branding bisnis anda juga berusaha membangun personal branding anda sendiri.

Karena saat ini citra perusahaan banyak bergantung pada citra pemilik bisnis tersebut. Coba perhatikan Alibaba yang menunjukan citra Jack Ma yang sederhana atau Facebook yang menunjukan citra Mark Z yang simpel. Inilah yang dimaksud dengan personal branding dan ini sangat penting untuk sebuah bisnis startup.

Penutup

Perlu anda ketahui juga, tidak ada bisnis yang sukses dibangun tanpa mengalami rintangan dan risiko yang mungkin akan dihadapi.

Resiko paling utama dan terbesar yang mungkin dialami oleh orang-orang yang bergerak di bisnis ini adalah perubahan jaman.

Nah demikian artikel tentang 5 cara memulai bisnis startup beserta resikonya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *