10 Bencana Alam Paling Sering Terjadi Di Indonesia

8 Likes Comment
bencana alam paling sering terjadi di Indonesia

10 Bencana Alam Paling Sering Terjadi Di Indonesia – Indonesia termasuk negara dengan wilayah yang paling sering mengalami bencana alam. Bahkan, hampir setiap hari ada saja bencana yang terjadi.

Baik bencana dengan intensitas tinggi, sedang hingga rendah. Bahkan, sejarah juga telah mencatat bahwa ada beberapa bencana alam yang terjadi di wilayah Indonesia sekarang ini mampu mempengaruhi suhu seluruh dunia.

Sementara itu, berbagai bencana alam minor juga dampaknya sampai ke seluruh pelosok Negeri. Sayangnya, masyarakat Indonesia belum mampu melakukan mitigasi bencana dengan tepat.

Sehingga kadang dampak dan kerugian yang dialami akibat bencana tersebut sangat besar. Mulai dari bangunan yang rusak hingga korban manusia.

Semua kejadian alam tersebut seharusnya menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat Indonesia untuk semakin siap menghadapi bencana-bencana yang terjadi setelahnya.

10 Bencana Alam Paling Sering Terjadi Di Indonesia

Lalu apa saja bencana alam yang paling sering terjadi di Indonesia? Pasti penasaran kan? Berikut disajikan daftarnya untuk anda.

1. Gempa bumi

Jutaan tahun yang lalu, pulau yang kemudian disebut Indonesia ini ditopang oleh lempeng bumi yang terus aktif dan bergerak tiap tahun.

Pergerakan lempeng inilah yang memicu gempa bumi. Beberapa gempa bumi bahkan menyebabkan gelombang tsunami.

Wilayah Indonesia sendiri dikenal sebagai Ring of fire akibat adanya lempeng-lempeng tersebut. Karena Indonesia memang dikelilingi oleh tiga lempeng aktif seperti Indo-australia, Euro-Asia dan lempeng Pasifik.

2. Tsunami

Tsunami sebenarnya berasal dari bahasa Jepang yang berarti gelombang besar. Selain gempa bumi, Tsunami telah menjadi salah satu bencana paling sering terjadi di Indonesia.

Tsunami disebabkan oleh gempa bawah laut yang terjadi di dasar samudera dan berdampak pada gelombang pasang surut laut.

Jika lempeng seperti yang disebutkan diatas saling bertabrakan dan terjadi dibawah laut, maka cekungan atau celah akan menciptakan gelombang.

Gelombang ini akan memicu gempa bumi dan gelombang pasang yang dahsyat. Bahkan, dalam beberapa kasus, gelombang pasang ini mampu mencapai ketinggian puluhan meter dengan kecepatan 500 km/jam.

3. Gunung meletus

Kondisi kulit bumi di wilayah Indonesia selain diisi oleh lempeng aktif yang terus bergerak, juga tabrakan lempeng berukuran besar.

Tabrakan lempeng besar yang terjadi tiap tahun ikut membentuk gunung berapi aktif. Dan, Indonesia telah menjadi salah satu wilayah dengan banyak taman Gunung. Taman gunung api lebih tepatnya.

Negeri ini dipenuhi jajaran gunung berapi aktif yang siap meletus kapan saja. Catatan teranyar, menurut penuturan peneliti, Indonesia memiliki 500 gunung berapi, 129 diantaranya masuk dalam kategori gunung berapi aktif.

Indonesia juga memiliki sejarah letusan gunung berapi terbesar di dunia seperti saat gunung Tambora meletus, gunung Krakatau serta letusan supervolcano Gunung Toba yang membentuk danau Toba sekarang.

4. Tanah Longsor

Letak geografis Indonesia yang berbukit membuat wilayah ini banyak diisi dengan lereng curam. Lereng curam ini pada akhirnya memicu tanah longsor dan pergerakan tanah.

Tanah longsor juga termasuk bencana yang paling sering terjadi, terlebih saat musim penghujan. Dan, resiko tanah longsor ini tak kalah dengan bencana lain.

Hal ini semakin diperparah mengingat iklim wilayah Indonesia yang tropis dengan intensitas hujan tinggi dan sulit diprediksi dengan akurat.

Dan ini mengancam masyarakat atau komunitas yang sudah mantap di wilayah yang rawan pergerakan tanah dari lereng curam tadi.

5. Banjir

Iklim tropis Indonesia juga menyebabkan bencana banjir yang tak kalah berbahaya dengan wilayah-wilayah lain di dunia. Iklim tropis mempunyai dua kecenderungan musim yakni musim penghujan dan musim panas.

Saat tahun akan berakhir, perubahan musim signifikan terjadi dan kadang berubah menjadi sangat ekstrem.

Hujan lebat tiba-tiba melanda berbagai wilayah di Indonesia, dengan intensitas yang tinggi dan menyebabkan meluapnya saluran air.

Jika saluran air itu terhambat, seperti misalnya oleh sampah dan lain sebagainya, maka banjir akan terjadi.

Bencana banjir menjadi sangat akrab di Indonesia, terutama di kota-kota dengan sistem drainase buruk seperti di Jakarta, Semarang dan Yogyakarta. Ini menjadi catatan buruk bagi mitigasi bencana di Indonesia.

6. Kekeringan

Selain banjir ataupun tsunami, Indonesia juga rawan bencana alam seperti kekeringan. Indonesia sangat rentan dengan bencana yang satu ini, yang biasanya disebabkan oleh perubahan cuaca yang sangat ekstrem.

Kondisi bencana ini biasanya diikuti dengan berkurangnya pasokan air bersih sampai ke batas normal. Meski sifatnya sementara tapi ini memberikan dampak yang luar biasa bagi masyarakat.

Baca Juga : 5 Situs Tempat Jual Foto Terbaik Dengan Bayaran Tinggi

Bencana ini juga juga berdampak pada atmosfer bumi serta permukaan tanah. Penyebab utama bencana ini adalah curah hujan yang berkurang pada periode tertentu dalam jangka waktu yang lama dan diikuti oleh interaksi atmosfer dan wilayah laut.

Ini dipengaruhi oleh ketidakteraturan suhu permukaan laut yang disebabkan oleh fenomena yang kemudian dikenal dengan El Niño.

El Niño sendiri merupakan fase hangat dari osilasi selatan, yang berkaitan dengan terkonsentrasinya air laut hangat di timur-tengah pusat khatulistiwa.

7. Kebakaran hutan dan lahan

Bencana ini juga merupakan turunan dari bencana kekeringan dan biasanya disebabkan olehnya. Curah hujan yang minim pada periode tertentu, terutama pada musim panas, akan menjadi ancaman bencana baru bagi Indonesia yakni kebakaran hutan dan lahan.

Ini biasanya disebabkan oleh tingkah laku manusia yang sengaja membakar hutan saat membuka lahan di musim panas. Kebakaran hutan dan lahan ini berdampak buruk bagi kualitas udara wilayah-wilayah yang terpapar.

Contoh paling buruk kebakaran hutan yang terjadi di Indonesia adalah saat terjadi bencana kebakaran di Pekanbaru, Riau. Saat itu, kepulan asap kebakaran di Riau sampai ke Malaysia dan Singapura.

8. Erosi

Bencana ini pun cukup sering terjadi di Indonesia. Bencana ini masuk dalam kategori bencana alam minor yang kemudian disebut dengan Erosi.

Erosi pada dasarnya terjadi karena perubahan struktur tanah dan batuan yang disebabkan oleh kekuatan eksternal seperti air, angin, es perubahan gaya berat ataupun organisme hidup.

Proses terjadinya erosi akan sangat lambat namun pasti. Erosi akan mengakibatkan penipisan lapisan tanah disertai menurunnya tingkat kesuburan lahan. Dalam beberapa kasus mengakibatkan tanah longsor.

9. Gelombang ekstrim dan abrasi

Perubahan iklim global tak bisa lagi disepelekan dan ini membawa pengaruh negatif bagi wilayah perairan terutama di laut. Biasanya ini membujur dari Barat hingga ke wilayah Timur Indonesia.

Gelombang ekstrim pun terjadi sehingga mengakibatkan abrasi di pesisir laut. Kondisi ini bahkan termasuk bencana yang akrab bagi Indonesia.

Gelombang ekstrim utamanya disebabkan oleh siklon tropis. Daerah-daerah di Indonesia yang sering mengalami gelombang ekstrim dan abrasi antara lain Pulau Jawa, Sumatera, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Utara, Maluku, Irian Jaya, dan beberapa daerah lain memiliki potensi terjadinya gelombang besar dan badai ditengah laut.

10. Cuaca ekstrem

Cuaca ekstrim pun tak luput dari bencana  yang paling sering terjadi di wilayah Indonesia. Cuaca ekstrim dalam bentuk angin puting beliung, topan serta badai tropis makin intens terjadi di Indonesia.

Ini disebabkan oleh perubahan iklim global yang mempengaruhi fenomena cuaca dunia dan menjadi ancaman nyata bagi masyarakat Indonesia.

Cuaca ekstrem umumnya terjadi saat musim pancaroba atau musim dimana peralihan cuaca dari musim hujan ke musim kemarau atau sebaliknya.

Penutup

Meskipun bencana alam ini sering terjadi, namun mitigasi bencana yang dilakukan ternyata kurang maksimal.

Oleh karena itu, dibutuhkan pengetahuan dan ketrampilan dari setiap masyarakat untuk melakukan pencegahan sekaligus bersiap untuk menghadapi bencana yang bakalan terjadi di masa mendatang.

Demikian artikel tentang 10 Ancaman Bencana Alam Paling Banyak Terjadi Di Indonesia. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *