Pengen Belajar SEO Yang Benar? Baca Dulu 3 Komponen Intinya Disini

5 Likes Comment
belajar SEO

Dari setiap pembahasan tentang teknik dasar belajar SEO, selalu saya ingatkan bahwa SEO bukanlah suatu ilmu yang pasti, yang bisa dipelajari dengan mudah.

Karena, ada banyak hal yang harus dipelajari mulai dari pengenalan cara kerja mesin telusur, gambar, tautan balik, keyword yang di bidik, persaingan kata kunci dan lain sebagainya.

Semua ini terakumulasi pada satu komponen yakni SEO. Apabila ada satu yang timpang, maka blog anda bisa terhempas di posisi ke tiga, empat dan mungkin di halaman berikutnya.

Sebagai contoh, keyword belajar SEO yang saya targetkan pada artikel ini sangat kompetitif. Dan saya tidak berharap agar keyword ini bisa muncul di peringkat pertama Google. Syukur-syukur kalau muncul, kalau gak juga gak apa-apa.

Karena tujuan saya membuat artikel ini sebagai tujuan pembelajaran dan untuk evaluasi bagi diri saya sendiri tentang apa yang saya dapat selama menjadi Blogging, juga untuk menambah postingan saya di blog.

Pengen Belajar SEO Yang Benar? Baca Dulu 3 Komponen Intinya Disini

Saya sendiri tidak perlu rumit-rumit untuk menerangkan apa itu SEO, karena ujung-ujungnya bisa membuat kepala pembaca pening, apalagi blogger pemula.

Oleh karena itu, terkait dengan cara belajar SEO ini saya hanya mengulas 3 komponen intinya saja. Setiap komponen ini mewakili satu pembahasan yang agak panjang dikit.

Oleh karena itu, siapkan waktu yang cukup untuk membaca postingan ini. Kalau perlu, siapkan snack, kopi atau rokok bagi yang perokok. Lalu apa saja komponen inti dari SEO? Pasti penasaran kan? Berikut saya sajikan artikelnya untuk anda.

1. Mengetahui cara kerja mesin pencari

Pada poin pertama yang ingin saya bahas adalah soal cara kerja mesin pencari. Poin pertama ini sangat penting sebagai pengantar untuk belajar SEO.

Ada tiga hal yang perlu anda ketahui tentang cara kerja mesin pencari ini, diantaranya:

a. Mesin pencari seperti Google perlu tahu tentang isi blog anda

Kata tahu ini memiliki arti bahwa blog anda harus bisa di indeks oleh mesin telusur. Yang berarti, mesin pencari harus bisa bisa menemukan konten yang ada di blog anda.

Agar mesin pencari dapat menemukan konten tersebut, maka anda perlu mendaftarkannya. Untuk Google anda bisa mendaftarkan ke Search console, untuk Bing dan Yahoo silahkan daftar ke Bing Webmaster Tools dan untuk mesin pencari lain silahkan disesuaikan saja.

b. Mesin pencari akan memindai setiap isi konten di blog anda

Agar mesin pencari dapat memindai konten, maka anda harus mengizinkan mesin pencari melakukan crawling dan proses ini tidak boleh di batasi.

Model crwaling biasanya diatur pada robots.txt. Agar tercrwaling, seperti diatas, anda harus mendaftarkan blog anda di mesin telusur.

c. Menambahkan blog anda ke indeks atau basis data

Setelah di lakukan crawling, mesin telusur akan memasukkan hasil pemindaian yang dilakukan ke basis data yang dimiliki.

Dari basis data inilah robot search engine akan mengidentifikasi topik blog dan kata kunci yang ditargetkan.

Apabila ada kata kunci yang dominan dengan yang dicari pengguna maka blog anda akan ditampilkan di hasil pencarian [search results].

Basis data juga berisikan seluruh informasi mengenai blog anda, termasuk usia, Domain Authority dan Page authority, hingga responsibilitas blog.

Dengan semua data inilah, logaritma mesin pencari akan mempertimbangkan kueri pencarian yang cocok untuk ditampilkan pada keyword yang dianggap relevan.

Kalau hanya di bahas begitu, cara kerja mesin pencari ini tergolong simple, kan? Gak juga. Cara kerja mesin pencari tak semudah yang saya tuliskan diatas.

Karena, bukan hanya blog anda yang di indeks dan ada di basis data. Ada jutaan blog lain, sementara, ratusan diantaranya mungkin memiliki keyword atau kata kunci yang mirip dengan yang anda targetkan.

Sayangnya, ada satu kesalahpahaman yang sering dilakukan oleh blogger. Yakni menganggap bahwa blog mereka punya perspektif yang sama dengan mesin pencari.

Sebenarnya ini adalah hal yang cukup keliru. Karena begini, dari sisi anda, atau pemilik blog, mungkin anda akan melihat blog anda itu sebagai kumpulan warna, teks, grafik, format, kata-kata, tautan, gambar, infografis, video, dan lain sebagainya.

Tapi bagi mesin pencari seperti Google, blog anda hanya terdiri dari dua format saja, yakni teks dan tautan [ada pembaharuan terbaru google, format Gambar dan video sudah ditambahkan namun teks dan tautan tetap dominan].

Kesalahpahaman ini membuat banyak blogger yang berusaha membuat blog yang lebih menarik, indah tak terkira, yang justru lupa akan pengaturan intinya, yakni konten dan tautan.

Akibatnya, setiap elemen yang tidak di render oleh search engine ini tetap tersimpan dan mungkin tidak akan pernah dibaca oleh pengguna.

Jadi, sebaiknya fokus saja dulu pada konten dan tautan. Jangan yang lain. Misalnya, tampilan blog. Karena ini hanyalah poin tambahan saja.

Jika anda tidak percaya, mari saya tunjukkan cara mesin pencari melihat salah satu artikel saya di search result untuk keyword Kanibalisasi Kata Kunci. Btw, anda juga bisa lakukan hal yang sama.

Kanibalisasi Kata Kunci
Gambar 1: Tampilan search result untuk versi desktop

Coba perhatikan dengan seksama search result diatas, sudah? Kalau sudah, maka anda akan melihat beberapa poin seperti:

  • Halaman yang di indeks hanyalah teks. Jadi walaupun artikel dan blog sudah dirancang sedemikian bagusnya, satu-satunya elemen yang terlihat hanyalah teks.
  • Dengan demikian, Google tidak akan melihat semua kelengkapan itu dan hanya mengenali teks, tautan dan judul saja.

Juga, meskipun pada gambar mungkin terdapat kata kunci penting lain, seperti kata kunci semantik, hal itu tetap tidak bisa di lihat oleh search engine di hasil pencarian.

Oleh karena itu, disinilah peran penting pengaturan teknis itu. Bagi para pakar SEO, hal ini disebut optimasi on-site. Optimasi on-site dipengaruhi oleh beberapa elemen, antara lain:

a. Navigasi dan tautan

Mesin pencari seperti Google akan melakukan crawling seperti yang dilakukan oleh manusia. Dengan kata lain, proses crawling dilakukan dengan mengikuti tautan.

Perayap search engine menggunakan tautan itu juga untuk menampilkan kepada pengguna, sesudah konten itu di analisis.

Namun, mereka tidak dapat melihat gambar. Jadi, mengatur navigasi dan tautan sebaiknya dalam bentuk teks saja.

b. Struktur URL harus sederhana

Sebenarnya, mesin pencari agak tidak suka membaca kata-kata yang panjang, apalagi dengan struktur kalimat yang rumit.

Jadi sebaiknya pertahankan agar struktur url tetap sederhana termasuk juga struktur url pada postingan anda sendiri. Lebih bagus lagi kalau url yang digunakan pada postingan sesuai dengan kata kunci yang ditargetkan.

c. Kecepatan halaman

Mesin pencari juga menggunakan data-data latensi atau waktu buka suatu halaman yang diperlukan pengunjung agar bisa masuk ke dalam halaman.

Faktor kecepatan halaman juga merujuk pada indikator kualitas. Yang berarti, banyak elemen yang ikut berpengaruh pada kecepatan ini.

Mulai dari widget yang tampil, iklan yang ada, data-data artikel seperti infografis dan video dan struktur situs web atau blog itu sendiri.

Untuk mengukur kecepatan laman blog anda, silahkan gunakan beberapa tools gratis yang tersedia di internet seperti Google Pagespeed Insight, Pingdom dan lain sebagainya.

Saran saya, ya perhatikan dan tingkatkan kecepatan blog anda sekarang juga. Kalau memungkinkan, anda bisa memanfaatkan cache google lewat Accelerated Mobile Pages.

2. File kontekstual

Pada poin kedua ini sebenarnya masih berkaitan dengan poin pertama yang sudah di ulas diatas, hanya saja pembahasannya agak sedikit kontekstual.

Untuk membahas ini, terdapat tiga elemen inti. Elemen tersebut mencakup tautan, file tekstual dan juga konten duplikat. Berikut pembahasannya.

a. Broken link

Google mengikuti link atau tautan, maka jika ada tautan yang rusak atau pengalihan yang juga rusak menuju ke halaman yang sudah tidak ada atau di hapus, akan berdampak pada optimasi on-site ini.

Dua jenis tautan ini akan memberikan pengalaman yang buruk bagi pengguna, sekaligus bisa mencegah mesin telusur untuk mengindeks konten anda lebih dalam lagi.

Oleh karena itu, sebaiknya anda secara berkala melakukan pengecekan link rusak didalam blog. Link rusak ini bisa link yang mengarah ke dalam blog atau link yang mengarah ke luar.

Secara umum, ada tiga tipe broken link yang paling berbahaya di blog, mulai dari internal link, eksternal hingga bad host.

Disisi lain, untuk mengecek broken link, anda bisa menggunakan beberapa tools yang tersedia di internet. Untuk hal ini saya sudah mengulasnya pada salah satu artikel saya disini.

b. Sitemap dan robots.txt

Sitemap dan robots.txt mungkin sudah tidak asing lagi di telinga anda. Jika anda belum pernah mendengarnya, saya akan ulas sedikit.

  • Sitemap adalah file sederhana yang mencantumkan semua url yang ada di situs web anda. Ingat, semua URL. Mesin pencari akan menggunakan semua url ini untuk mengindentifikasi halaman mana yang boleh dirayapi dan mana yang tidak. Perintah ini biasanya diberikan oleh robots.txt
  • Sementara, robots.txt akan menjadi gerbang bagi perayap google untuk memindai konten anda. Didalam file ini juga terdapat kode yang memberi tahu Google untuk merayapi konten tertentu atau tidak. Misalnya, beberapa blogger tidak mengizinkan google untuk merayapi laman Privacy, Disclaimer dan lain sebagainya. Robots.txt juga mempunyai fungsi yang lebih jauh yakni untuk mempercepat proses perayapan dan pengindeksan konten yang dilakukan search engine.
c. Duplikat konten

Apabila ada suatu halaman atau konten yang sama atau sangat mirip maka akan membingungkan mesin telusur. Karena mesin telusur harus menampilkan konten yang original dalam hasil pencarian.

Sebenarnya, konten duplikat tidak memiliki perlakuan khusus di google, seperti misalnya, mendapatkan suspen. Hanya, hasilnya tidak akan di prioritaskan.

Itu juga yang menjadi alasan mengapa banyak blogger yang tidak ingin menampilkan laman seperti Disclaimer karena isinya sama dengan yang ada di blog lain.

Oleh karena itu, mesin pencari menganggap konten duplikat sebagai faktor yang negatif. Oleh karena itu, sebaiknya hindari membuat konten yang duplikat.

Kalau memungkinkan, anda bisa membuat artikel rewrite saja. Kalaupun anda menggunakan kalimat-kalimat tertentu, sebaiknya sertakan sumber.

Oh iya, apabila anda melakukan rewrite artikel, pakai banyak sumber. Minimal 3 sumber, lebih banyak lebih bagus lagi. Usahakan juga, setiap kalimat yang ada tidak sama persis dengan sumber yang ada.

3. Konten

Konten adalah faktor penting dari sebuah konten. Konten itu inti dari dunia blogging. Konten adalah segalanya dalam sebuah blog. Content is the king!

Tanpa konten, blog anda tidak akan pernah datang atau berkunjung ke blog anda. Namun, konten disini bukan konten asal-asalan saja.

Konten, dalam dunia blogging, juga sudah punya perspektif dan format yang berbeda-beda. Bisa berupa teks, seperti postingan blog, juga video, rekomendasi produk, bisnis dan lain sebagainya.

Karena disinilah membahas tentang SEO, maka konten memiliki penekanan yang berbeda. Ini melebihi semua yang sudah saya bahas di poin pertama dan kedua tadi.

Konten juga akan menentukan peringkat anda di mesin telusur, apakah berada di halaman pertama Google atau mungkin di halaman terakhir.

Secara umum, ada dua alasan mengapa konten dalam sebuah blog itu penting. Antara lain:

  • Konten adalah faktor utama yang dicari oleh orang lain atau pengunjung. Jadi semakin banyak konten anda di blog semakin besar peluang blog anda ditemukan di mesin telusur.
  • Mesin pencari juga menggunakan konten untuk menentukan peringkat suatu halaman. Yang berarti, semakin bagus konten yang anda buat semakin besar peluangnya tampil di peringkat pertama.

Seperti yang sudah saya ulas diatas, sistem pemeringkatan yang berikan google bergantung pada logaritma yang ia terapkan. Baca disini untuk memahami bagaimana google memberi peringkat suatu blog atau situs web.

Saat merayapi sebuah laman, Google juga akan menentukan topik halaman tersebut. Setelah itu, ia akan menganalisis elemen dalam beberapa kategori utama, seperti :

  • Panjang halaman
  • Struktur halaman
  • Kualitas
  • Tautan
  • Dan faktor-faktor pendukung

Dari semua informasi ini, logaritma mesin telusur akan mencocokan kueri yang dicari seseorang lalu menampilkan laman yang paling relevan.

Untuk mencapai proses pencocokan ini, dan agar Google bisa memprioritaskan blog anda, ada beberapa hal yang harus anda lakukan. Antara lain:

a. Melakukan riset kata kunci

Semua yang sudah bahas diatas sebenarnya bukanlah untuk mendatangkan pengunjung tetapi untuk mendapatkan. Agar bisa mendapatkan maka ada hal-hal yang harus dilakukan.

Pengunjung yang didapatkan itu juga pasti sudah sesuai dengan target konten anda. Misalnya, apabila anda mencari artikel tentang cara belajar SEO, bisa saja anda sampai di blog ini.

Disisi lain, anda harus membuat konten yang sesuai. Untuk bisa membuat konten yang sesuai maka anda harus melakukan riset kata kunci.

Saat ini, ada banyak sekali situs yang memungkinkan anda untuk melakukan riset kata kunci baik secara gratis ataupun berbayar. Seperti :

  • Google Keyword Planner
  • Google Trends
  • Dll

Yang perlu diketahui adalah, proses riset kata kunci ini melibatkan identifikasi istilah dan topik yang paling relevan dengan konten anda di blog.

Baca Juga : Cara buat konten yang ramah seo

Setelah itu, perlu juga melihat tingkat persaingan kata kunci, apakah tinggi, sedang atau rendah. Apabila blog anda baru berusia dibawah 1 tahun, sebaiknya targetkan kata kunci yang persaingannya rendah.

Dengan target kata kunci yang tepat, maka anda bisa lanjut ke proses berikutnya, yakni mengoptimalkannya. Disinilah proses pengenalan SEO diperlukan.

b. Optimasi Pada Halaman (SEO on-page)

Optimasi SEO on-page sebenarnya sudah saya ulas dibagian atas. Ada beberapa poin penting dari optimasi ini, antara lain:

  • Memahami topik dan kata kunci yang targetkan
  • Mencocokkannya dengan topik atau niche blog
  • Mengoptimalkan SEO

Perlu juga diketahui, saya menggunakan kata halaman agar lebih luas. Karena, meskipun SEO on-page lebih fokus ke teks, tetapi sebenarnya melibatkan juga pengoptimalan lain, termasuk script html.

Baca Juga : Jenis-Jenis Kertas Foto Yang Umum Digunakan

Mungkin anda pernah mendengar istilah deskripsi meta-tag seperti judul. Itulah yang saya maksud. Kalau anda menggunakan blogger, maka penting sekali untuk mengetahui.

c. Optimasi kata kunci

Pada model optimasi ini, agar peluang untuk memperoleh peringkat lebih besar, ada beberapa hal yang harus anda persiapkan. Antara lain:

  • Judul postingan harus mengandung keyword yang ditargetkan. Logaritma Google utamanya bertujuan untuk menghitung prioritas kata dalam judul. Jadi, usahakan keyword yang ditargetkan itu beradai kata pertama judul postingan.
  • Url postingan harus menyertakan keyword. Lebih bagus lagi kalau hanya menggunakan url postingan dengan keyword yang ditargetkan.

Selain itu, agar postingan memperoleh penilaian yang lebih bagus, ada beberapa hal lain yang harus di optimalkan, antara lain:

  • Tag heading. Pada blogger, tag ini hanya terdiri dari 3 saja yakni Heading, subheading dan minor heading. Sementara, di WordPress terdiri dari 6 tag. Optimalkan hal ini Google melihat struktur postingan anda lebih baik dan mendapat prioritas lebih.
  • 100 kata pertama (atau paragraf pertama) konten. Ini sangat penting untuk mengoptimalkan target kata kunci blog atau postingan anda. Pada 100 kata pertama, usahakan keyword yang targetkan ada disitu. Lebih bagus lagi kalau berada di kata pertama.
  • Meta-title dan meta description tags. Search engine juga menggunakan dua elemen kode ini untuk memprioritaskan konten. Diatas sudah saya ulas tentang hal ini, dimana search results hanya menampilkan meta-judul saja. Disisi lain, meta-deskripsi akan memberikan uraian konten dan inilah peran 100 kata pertama.
  • Nama file gambar dan tag ALT. Mesin pencari juga bisa membaca file yang ada didalam gambar seperti title dan alt text. Fungsinya juga cukup penting gambar anda bisa muncul di penelusuran gambar pada kueri yang ditargetkan.
  • Tag ALT. Sebenarnya, tag ALT memiliki fungsi yang lebih jauh yakni untuk membantu Google melihat sinyal konten yang ada.
d. Optimasi luar halaman [off page SEO]

Karena disini saya mengulas tenang cara belajar SEO, maka tak akan lengkap jika tidak mengulas soal Off-Page SEO ini. Padahal, perannya sangat penting, bahkan hampir 75% teknik SEO berpusat pada off-page.

Juga, ada tanggungjawab sebagai penulis konten belajar SEO ini, sebab diatas juga saya sudah mengulas on-page SEO atau pengoptimalan dalam laman.

Oleh karena itu, pada teknik belajar SEO dengan metode off page SEO ini saya hanya tekankan pada 3 poin inti saja. Antara lain:

a.1. Promosi

Ada banyak jenis promosi, yang berbayar ataupun tidak. Untuk yang berbayar, anda bisa menggunakan iklan AdWord, atau periklanan dari dalam platform seperti Facebook atau Twitter.

Sementara, metode promosi yang gratis bisa dilakukan dengan membuat halaman atau share di grup-grup Facebook, di Twitter dan media sosial lain.

Jangan anggap remeh promosi ini, sebab dari sini anda bisa memperoleh trafik. Meskipun kecil. Pada segi promosi dari media sosial, saya sarankan agar anda tidak melihat konversi atau pendapatannya.

Sudah banyak blogger yang membuktikannya, bahwa trafik dari media sosial nilai CPC [cost per click] atau biaya per klik [BPK] sangat kecil.

Apabila anda punya blog, atau berencana buat blog, jangan lupa manfaatkan model promosi ini. Promosi juga bertujuan untuk meningkatkan popularitas, brand dan juga kepercayaan.

a.2. Kehadiran

Ada banyak cara menunjukan kehadiran anda sebagai blogger di internet. Salah satu cara yang paling mudah adalah dengan berkomentar di blog orang lain.

Berkomentar juga memiliki peranan penting dalam usaha untuk meningkatkan popularitas blog dan juga eksistensinya.

Misalnya begini, bayangkan anda membangun sebuah warung makan dengan harapan warung itu populer, tentu saja ada usaha-usaha yang harus anda lakukan.

Mulai dari lakukan riset tentang makanan yang disukai pelanggan, makanan khas yang bakal jadi makan favorit pelanggan, dan yang terpenting adalah menunjukan kehadiran.

Cara menunjukan kehadiran untuk rumah makan, yang merupakan bisnis fisik adalah dengan membuat spanduk, membuat rumah-rumah khusus sebagai tempat makan, kursi, dan segala kebutuhan lain.

Hal ini juga berlaku untuk bisnis non-fisik yang dilakukan di internet. Untuk menunjukan kehadiran, ya rajin-rajinlah berkomentar di blog orang lain.

Berkomentar juga bisa mempererat hubungan anda sebagai blogger. Karena disinilah asosiasi siber akan terbentuk antara anda dan blogger lain.

Kemudian, soal kehadiran ini, jangan lupa tunjukan juga lewat forum, seperti misalnya di Quora, di Kaskus, dan lain sebagainya.

a.3. Backlink

Nah inilah yang terpenting. Banyak pakar SEO menyebut bahwa backlink adalah salah satu faktor pemeringkat paling penting bagi sebuah blog atau situs web. Backlink juga mendominasi skor dari off page SEO.

Oleh karena itu, mulailah membangun backlink anda sedari awal ngeblog. Jangan anggap remeh soal ini. Dengan backlink, nilai kepercayaan blog anda akan bertambah di mata Google.

Namun bukan sembarang backlink yang diperoleh. Hindari backlink-backlink spam seperti P*rnografi, judi, malware, adware dan lain sebagainya. Karena ini membuat blog anda tidak akan pernah mendapatkan tempat di mesin telusur.

Backlink spam ini seperti pepatah susu sebelanga dapat di hancurkan nila setitik. Jadi meskipun ada puluhan backlink yang anda peroleh dapat rusak dengan satu backlink spam saja.

Penutup

Belajar SEO itu tidak mudah. Untuk memahami cara kerjannya, seperti yang saya ulas diatas, mungkin butuh waktu yang tidak sedikit.

Apalagi jika anda menggunakan blogger. Jika platform yang digunakan WordPress mungkin proses pembelajaran akan berlangsung cepat, mengingat ada banyak plugin SEO yang bisa membantu mempercepat proses belajar SEO.

Namun seperti yang saya sebutkan diatas, SEO merupakan ilmu yang tidak pasti. Oleh karena itu, pembelajaran SEO yang anda dapatkan harus tetap di upgrade.

Demikian artikel tentang 3 komponen inti untuk membantu anda belajar SEO. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *