Belajar dari Katakanlah: Bukan SEO Tapi Konten

6 Likes Comment
Belajar dari katakanlah

Belajar dari Katakanlah: Bukan Soal SEO Tapi Konten – Hampir setahun lebih saya menjadi seorang blogger tetapi kasus ini baru petama kali saya temui. Ini adalah fakta yang bisa membuat blogger pemula tercengang.

Salah seorang kawan saya asal Medan memiliki sebuah blog. Niche yang ia angkat adalah soal pandangan dan opini pribadinya terkait dengan isu-isu sosial yang sedang tren ditengah masyarakat.

Blog tersebut adalah Katakanlah(dot)com. Sejak blog ini aktif, ia tak pernah memasukkan meta tag, blognya tidak didaftarkan di Google Search Console, Google Analytics apalagi di SEEMRUSH dan tools lain.

Ia juga tak paham dan ngeh sedikit pun tentang SEO. Yang ia tahu, semua yang ada di blog tersebut sudah terindeks di Google.

Dan ajaib, salah satu postingannya masuk di halaman pertama Google. Tulisannya itu mengangkat tentang studium generale.

Anda bisa membuktikannya dengan mengetik kata kunci tersebut di Google. Posisi blog tersebut pasti akan nongol di halaman pertama Google.

Saat bertemu oktober 2018 lalu, kami lalu bercerita seputar blogging. Baginya, blogging itu menjadi media untuk menyampaikan pendapatan.

Dengan blog, seseorang bisa menulis sesuatu yang sifatnya kohern, yang memungkinkan seseorang untuk merajut setiap informasi menjadi satu kesatuan yang bermakna.

Tapi, ia tak paham sedikitpun soal peraturan teknisnya. Yang ia tahu, ia memiliki blog. Tugasnya hanya memposting artikel.

Ketika saya terangkan soal pengoptimalan konten, tools untuk melihat ranking blog atau untuk melihat kata kunci blog yang muncul di SERPs, tak sedikitpun ia ngerti.

Saya lalu membantunya memaksimalkan blognya tersebut dengan mendaftar ke Google Analytics, Google Search Console dan memaksimalkan meta tag.

Meskipun ia sudah memasang iklan AdSense, namun ia juga tak paham bagaimana membuat Widget Iklan baru.

Karena, iklan Adsense yang tampil di blognya tersebut adalah adsense hosted, yang sebelumnya terhubung dengan akun Youtubenya miliknya.

Setelah persyaratan monetisasi Youtube semakin ketat, ia kemudian memasang kode iklan di Blognya, eh tampil.

Sampai sekarang, iklan tersebut masih tampil. Kemungkinan ia sudah melakukan verifikasi PIN karena terakhir saya lihat saldonya sudah mencapai 110k lebih.

Dan saldo itu saya lihat Oktober tahun lalu, yang mungkin ia sudah bisa payout pertama kali dari Google Google AdSense.

Belajar dari Katakanlah: Bukan SEO Tapi Konten

Dan ada beberapa hal yang saya pelajari dari blog ini baik secara langsung atau baru saya ngeh setelah beberapa saat. Antara lain:

1. Jika membidik artikel dengan persaingan yang rendah kemungkinan blog anda akan tampil diperingkat pertama SERPs

Konten dengan persaingan yang rendah memberikan peluang bagi blog anda untuk muncul di halaman pertama pencarian Google.

Jika anda muncul pertama di Pencarian Google maka blog anda berpeluang untuk memperoleh pengunjung organik.

Baca Juga : Jenis-Jenis Format Gambar Yang Umum Digunakan

Jadi pada intinya, bukanlah SEO tapi konten. Konten panjang, konten berkualitas tinggi, dan konten yang dilengkapi dengan Video, Gambar asli, serta informasi baru berpeluang besar untuk tampil di halaman pertama pencarian Google.

Untuk anda yang masih baru dalam dunia blogging, usahakan anda membidik konten dengan persaingan yang rendah atau mungkin sama sekali tanpa persaingan karena itu meningkatkan peluang anda untuk tampil di halaman pertama pencarian Google.

2. Semakin banyak konten anda, semakin tinggi kekuatan SEOnya. Untuk itu, perbanyak konten dulu setelah itu baru maksimalkan SEO

Kata kunci yang ia bidik memang rendah, tetapi dalam beberapa artikelnya secara default ia sudah menargetkan keyword yang hendak di bidik.

Ini terjadi secara natural dan tidak dibuat-buat. Seperti saat memaksimalkan SEO menggunakan WordPress.

Bagi saya pribadi, ini seolah menjadi sinyal bagi Google bahwa konten tersebut unik, dibuat secara natural dan berisikan informasi baru.

Baca Juga : 10 Tips Sebelum Mendaftar ke Google AdSense

Misalnya, jika anda ingin menargetkan kata kunci ‘Stadium Generale’ maka pada sebagian artikel anda, misalnya 10 artikel lain harus ada kata Studium Generale diatas.

Ini sinyal bagi Google, bahwa kata kunci yang ada bidik itu masih dalam proses pembuatan konten utamanya.

3. Tak perlu mendaftar ke Google Search Console untuk bisa tampil di mesin Pencarian Google

Nah ini yang saya tekankan untuk anda. Jika anda menggunakan platform blogger(dot)com, secara otomatis artikel anda bisa muncul di hasil pencarian Google tanpa perlu mendaftar ke sana.

Sebenarnya, mendaftar ke Google Search Console adalah salah satu langkah MEMPERCEPAT artikel di blog anda terindeks ke Google.

Sekaligus untuk mendapatkan data-data terkait dengan situs anda, mulai dari keyword yang di filter Google, tabulasi kunjungan organik hingga untuk melihat artikel yang belum terindeks Google.

Misalnya, jika anda sudah membuat artikel baru di blog sementara anda sudah terdaftar di Search Console, anda bisa langsung menggunakan fitur Inspeksi URL.

Tujuannya agar artikel tersebut cepat terindeks di Google. Semakin cepat terindeks, semakin besar peluang artikel tersebut untuk dibaca oleh pengunjung.

4. Tulis sesuatu yang unik saja

Nah ini yang paling penting menurut saya. Menulis itu adalah suatu kegiatan yang menyenangkan. Tapi bagaimana jika tulisan anda itu pasaran?

Tulisan yang pasaran itu adalah tulisan yang umum dengan topik pembahasan yang itu-itu aja. Orang-orang berkunjung ke internet untuk mendapatkan sesuatu yang baru.

Baca Juga : 5 Situs Tempat Ngirim Tulisan Dengan Honor Tertinggi Saat Ini

Sesuatu yang baru itu seperti apa? Informasi yang baru, terupdate dan unik. Pada bagian unik ini biasanya merupakan pandangan atau opini seseorang atas sesuatu.

Pandangan macam ini sifatnya sangat unik karena dibangun berdasarkan pengalaman dan kemampuan yang ada dalam diri.

Oleh karena itu, jika anda ingin terjun ke dunia blogging, fokus pada hal-hal kecil semacam ini. Karena inilah yang membuat konten dan blog anda layak di kunjungi.

5. Fokus pada satu niche blog

Niche blog adalah pilihan topik yang akan diangkat dalam sebuah blog. Tak perlulah anda menargetkan topik yang berat.

Kalau perlu, anda bisa mengangkat topik dengan niche Opini seperti yang dibahas di blog ini. Dan fokus pada topik tersebut.

Penutup

LimaTiga hal itu kiranya bisa menjadi pedoman dasar bagi anda yang ingin terjun ke blog. Google menginginkan agar artikel anda memberikan informasi baru kepada orang lain.

Salah satu cara untuk memberikan informasi baru kepada orang lain, dalam hal ini pengguna mesin pencari tersebut, adalah konten yang berkualitas rendah atau mungkin konten yang tanpa persaingan sama sekali.

Kalau perlu, anda bisa menggunakan kata kunci dengan persaingan yang kosong atau nihil. Anda bisa memanfaatkan fitur dari Google WordsAds.

Nah demikian Belajar dari Katakanlah: Bukan Soal SEO, Tapi Konten yang bisa anda jadikan pedoman untuk belajar ngeblog, apalagi jika anda blogger pemula. Sekali lagi saya ingatkan, bidiklah kata kunci dengan pencarian yang rendah.

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *