Mengenal 4 Jenis Bahan Bakar Pesawat Terbang

1 Like Comment
bahan bakar pesawat

Pernahkah anda bertanya, apa sih bahan bakar pesawat terbang? Apakah bahan bakarnya sama seperti motor atau mobil? Atau mungkin sama seperti yang digunakan oleh kapal laut?

Pesawat terbang adalah salah satu mode transportasi yang sangat populer sekarang ini. Selain karena efektivitas dan efisiensi penggunaannya, juga ada banyak keuntungan menggunakan pesawat terbang untuk bepergian.

Disisi lain, ada banyak fakta menarik tentang pesawat terbang yang mungkin tidak anda ketahui. Mulai dari kehidupan para pilot, pramugari, marshalling hingga soal bahan bakar yang digunakannya.

Sejak ditemukan oleh Wright bersaudara pada tahun 1901, pesawat terbang telah mengalami transformasi yang cukup signifikan.

Salah satu transformasi itu adalah soal bahan bakar yang digunakan. Bahkan, beberapa tahun terakhir ada satu jenis bahan bakar yang ditemukan dan mulai digunakan di dunia penerbangan karena ramah lingkungan.

Selain itu, bahan bakar terbaru yang ditemukan itu mampu meminimalisir kecelakaan pesawat akibat kehabisan bahan bakar.

Tapi tahukah anda ada berapa jenis bahan bakar pesawat terbang? Apa saja nama bahan bakar pesawat? Apa kandungannya? Jika anda penasaran tentang jawaban dari tiga pertanyaan diatas, baca artikel ini sampai habis.

Inilah 4 Jenis Bahan Bakar Pesawat Terbang, Sudah Tahu Belum?

Pada artikel kali ini saya akan mengulas tentang 4 jenis bahan bakar yang digunakan oleh pesawat terbang saat beroperasi.

Lalu apa saja bahkan bakar pesawat terbang? Pasti penasaran kan? Berikut disajikan 4 jenis bahan bakar pesawat terbang. Ini daftarnya:

1. AVTUR

Salah satu jenis bahan bakar pesawat terbang yang paling populer adalah AVTUR. Saking populernya, hampir sebagian besar pesawat menggunakan bahan bakar jenis ini.

AVTUR sendiri bukanlah sebuah nama bahan bakar melainkan akronim yang sudah diakui secara internasional yakni Aviation Turbine Fuel.

Aviation Turbine Fuel kadang juga disebut dengan nama Jet A dan Jet A-1, yang merujuk pada popularitas penggunaan bahan bakar jenis ini.

Perbedaan utama antara Jet A dan Jet A-1 adalah titik bekunya. Titik beku Jet A-1 lebih rendah yakni minus 47°C sementara Jet A titik bekunya adalah 40°C.

AVTUR pertama kali dikembangkan awal tahun 1950-an dan meskipun terdapat perbedaan secara aditif dengan bahan bakar lain namun dapat digunakan secara bergantian atau bersamaan oleh pesawat.

Lantas bagaimana proses pembuatan AVTUR? Dari proses pemilahan sifat fisik dan kimia minyak tanah [minyak mentah atau crude oil].

2. AVGAS

Selain avtur, Avgas juga adalah salah satu jenis bahan bakar pesawat terbang yang juga cukup populer penggunaannya.

AVGAS sendiri merupakan kepanjangan dari Aviation Gasoline dan tidak punya hubungan langsung dengan Gas.

Bahan bakar jenis ini cukup mirip dengan bensin namun telah mengalami proses pemilahan sifat fisik secara khusus agar bisa digunakan pesawat terbang.

Mengapa harus mengalami proses pemilahan ini? Karena seluruh pesawat terbang memiliki mekanisme pembakaran yang cukup berbeda dengan kendaraan lain, seperti mobil misalnya.

Namun tidak semua pesawat terbang bisa menggunakan AVGAS untuk alasan kebersihan dan hanya pesawat terbang dengan sistem Piston Engine yang dapat menggunakan bahan bakar ini.

Baca Juga : 5 Situs Tempat Jual Foto Terbaik Dengan Bayaran Tinggi

Disisi lain, kandungan AVGAS juga cukup berbeda dengan bensin. Bensin disebut sebagai bahan bakar karena kandungan gasolinenya yang relatif rendah.

Sementara, untuk bahan bakar pesawat terbang dengan piston engine ini membutuhkan bensin dengan kandungan oktan yang relatif tinggi agar pesawat bisa terbang dan mesin lebih bersih.

Sayangnya, bahan bakar ini punya sifat pembakaran yang tinggi sekalipun berada dalam suhu normal. Disisi lain, AVGAS sangat cepat menguap karena kandungan oktan tadi.

Karena itu, hanya bisa digunakan oleh pesawat dengan mekanisme piston engine atau pesawat dengan ruang pembakaran internal saja.

3. Biofuel

Bahan bakar yang satu ini tergolong baru dalam dunia penerbangan. Hingga kini, para peneliti terus melakukan penelitian untuk menyempurnakan biofuel untuk pesawat terbang.

Bagi setiap mode transportasi modern, entah itu motor, mobil hingga pesawat terbang, menganggap Biofuel sebagai solusi dan alternatif bahan bakar masa depan yang ramah lingkungan.

Kesadaran ini timbul akibat bahan bakar fosil yang dianggap bisa habis pada satu hari. Jadi, solusi paling utama adalah biofuel.

Disisi lain, biaya produksi untuk membuat dan mengolah bahan bakar dari perut bumi dianggap lebih mahal dan tidak solutif untuk jangka panjang.

Tetapi apa sih biofuel itu? Apakah dapat digunakan oleh pesawat terbang? Apakah sudah ada pesawat yang menggunakan bahan bakar jenis ini?

Baca Juga : Sejarah Dunia Penerbangan Internasional

Sebenarnya, biofuel adalah salah satu jenis bahan bakar yang didapat dari proses pemisahan rantai kimiawi dari limbah seperti kayu.

Saya sendiri hanya menyebut biofuel dari limbah kayu saja, karena baru-baru ini beberapa peneliti dari Washington DC berhasil memadukan antara biofuel limbah kayu dengan AVTUR sebesar 20% dan aman digunakan oleh pesawat.

Pesawat pertama yang menggunakan bahan bakar ini adalah Jet One dengan rute penerbangan dari Bandara Seattle Tacoma menuju Bandara Reagen di Washington DC.

Meski masih butuh penelitian lebih lanjut, namun para peneliti tetap optimis terhadap penggunaan bahan bakar jenis ini.

Optimisme ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil karena biaya produksinya yang cukup tinggi, juga dampak lingkungan yang besar serta harganya yang tak stabil.

Kesadaran ini semakin besar saat semua maskapai penerbangan melihat total emisi karbon dunia dimana 4% disumbangkan oleh pesawat terbang. Karena itu dibutuhkan alternatif bahan bakar yang mampu menekan tingkat emisi ini.

4. Bahan bakar jenis lain

Selain AVTUR, AVGAS dan Biofuel terdapat beberapa jenis bahan bakar lain. Bahan bakar ini sebenarnya berasal dari sumber yang sama, hanya penggunaannya saja yang berbeda karena disesuaikan dengan kondisi penerbangan. Antara lain:

a. TS-1

Ini adalah salah satu jenis bahan bakar yang umum digunakan dalam penerbangan di Rusia dan negara-negara anggota CIS [Commonwealth of Independent States] lain.

Negara anggota CIS ini adalah negara-negara bekas pecahan Uni Soviet dan merupakan negara persemakmuran seperti Belarus, Kazakhstan, Moldova, Tajikistan, Rusia, Ukraina, Uzbekistan (Asia Tengah), Armenia, Azerbaijan, Georgia, Kirgizstan dan Turkmenistan.

Bahan bakar ini sendiri berasal dari minyak tanah namun lebih cepat menguap serta memiliki titik beku yang lebih sangat rendah mencapai minus 50°C.

Dengan kata lain, TS-1 sangat cocok digunakan untuk penerbangan dengan suhu yang sangat dingin seperti di Rusia dan negara CIS lain.

b. Jet B

Jet B mirip dengan TS-1 karena penggunaannya yang lebih banyak di daerah beriklim dingin seperti Kanada namun dengan titik beku yang lebih rendah yakni minus 60°C.

Jet B sendiri merupakan campuran dari dua jenis bahan bakar yakni Bensin dan Minyak tanah. Pembagiannya adalah 30% minyak tanah dan 70% bensin.

c. JP-8

JP-8 adalah salah satu jenis bahan bakar yang umum digunakan untuk pesawat-pesawat militer seperti yang digunakan oleh NATO [North Atlantic Treaty Organization].

Bahan bakar ini sendiri terdiri dari tambahan beberapa zat aditif lain seperti Anti-icing dan inhibitor korosi untuk bisa meningkatkan kinerja pesawat terbang.

d. JP-5

Bahan bakar ini dibentuk dari minyak tanah murni dengan titik nyala tinggi yang biasa digunakan oleh pesawat terbang yang diparkir di kapal Induk.

Tujuannya agar meningkatkan dorongan pada pesawat yang akan terbang dari atas kapal induk dengan hanggar yang relatif pendek.

Penutup

Sebagai salah satu mode transportasi yang populer di abad modern, pesawat terbang tentu saja membutuhkan bahan bakar untuk terbang.

Tanpa bahan bakar, mungkin pesawat tidak akan bisa terbang dengan kecepatan yang tinggi di udara. Demikian artikel tentang 3 jenis bahan bakar pesawat terbang. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda ~

Glosarium
  • Zat aditif adalah bahan kimia lain yang ditambahkan ke bahan bakar dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja pesawat secara menyeluruh atau untuk memenuhi persyaratan spesifik dari model atau operator pesawat terbang khusus. Isi zat ini cukup variatif namun bergantung pada varietas bahan bakar jet dan bisa digunakan oleh pesawat sipil, momersil atau militer
  • Inhibitor incing adalah sistem bahan bakar yang bekerja dengan cara mengurangi titik beku air yang ada di dalam bahan bakar. Dengan kata lain Inhibitor incing ini dapat mencegah pembentukan kristal es yang dapat membatasi aliran bahan bakar ke mesin.
  • Inhibitor Korosi digunakan untuk membantu mengurangi korosi dalam sistem bahan bakar pesawat dan meningkatkan sifat pelumas pada bahan bakar

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *