Astronomi: Pengertian, Jenis dan Cabang

7 Likes Comment
istilah dan referensi astronomi

Istilah dan Referensi Astronomi yang dibahas dalam postingan ini adalah definisi dari Astronomi itu sendiri yang merupakan studi ilmiah tentang benda-benda langit (seperti bintang, planet, komet dan galaksi) dan fenomena yang berasal dari luar atmosfer bumi (seperti radiasi belakang kosmik).

Astronomi berasal dari bahasa Yunani, ‘astro’ yang berarti ‘bintang’ dan ‘nomos’ yang berarti ‘hukum’. Jika digabungkan maka astronomi adalah sebuah ilmu yang mempelajari hukum bintang-bintang.

Ilmu ini berkaitan erat dengan evolusi, fisika, kimia, meterologi, dan gerakan benda-benda langit, serta pembentukan dan pengembangan alam semesta. Astronomi juga adalah salah satu ilmu tertua yang pernah ada di bumi.

Astronom awal melakukan pengamatan metodis dari langit saat malam dan artefak astronomi sudah ditemukan dari periode sebelumnya. Sementara, penemuan teleskop menjadi titik awal perkembangannya hingga kini.

Secara historis, astronomi telah memasukkan berbagai disiplin ilmu lain seperti astrometri, navigasi selestial, astronomi pengamatan, pembuatan kalender termasuk juga astrologi (kini astrologi tidak diakui lagi sebagai ilmu yang berkaitan dengan astronomi). Tapi untuk kategori astronomi professional saat ini sering dianggap juga sebagai astrofisika.

Pada awal abad ke-20, bidang astronomi professional terbagi menjadi beberapa cabang observasional dan teoritis. Sementara, bagian observasional berpusat pada perolehan dan analisis data dengan menggunakan prinsip-prinsip dasar fisika.

Sementara astronomi teoritis berorientasi pada model analitik untuk menggambarkan objek astronomi dan suatu fenomena. Jadi secara historis Astronomi berfokus pada pengamatan benda-benda langit.

Kedua bidang ini saling melengkapi satu dengan yang lain, dengan demikian, astronomi teoritis lebih cenderung berusaha menjelaskan hasil pengamatan, dan pengamatan itu digunakan untuk mengkonfirmasi analisis yang mereka lakukan.

Astronomi: Pengertian, Jenis dan Cabang

Untuk membahas hal ini, dimulai dari unsur profesi hingga cabang-cabang dalam ilmu astronomi. Berikut daftarnya:

1. Astronom (Disebut juga ahli terhadap ilmu astronomi)

Istilah Dan Referensi Astronomi
via grid.id

Astronom adalah orang perorangan yang melakukan pekerjaan dibidang astronomi. Beberapa astronom menggunakan bukti yang telah berkembang selama berabad-abad sebelumnya, ada juga astronom yang berpegang pada pengamatan-pengamatan dan hipotesa modern. Berikut ini berbagai macam spesifikasi astronom yang pernah kita kenal dari seluruh dunia.

2. Astronom perbintangan

Istilah Dan Referensi Astronomi
via utdanning.no

Astronom perbintangan adalah astronom yang fokus pada pengamatan mengenai bintang-bintang termasuk juga lubang hitam, nebula, katai putih, dan supernova. Secara umum, astronom bintang berfokus pada proses fisik dan kimia yang terjadi di alam semesta.

3. Astronom tata surya

Istilah Dan Referensi Astronomi
via deviantart.com

Astronom tata surya adalah astronom yang menghabiskan satu waktu untuk menganalisis suatu bintang. Menurut NASA “Kuantitas dan kualitas cahaya dari matahari sangat bervariasi pada skala waktu dari milidetik hingga miliaran tahun lainnya.”

Dari sini, dipahami bahwa astronom tata surya sangat fokus pada pengamatan sebuah bintang, dan berusaha memahami pengaruhnya terhadap bumi.

Pengamatan terhadap satu bintang, seperti misalnya matahari membuat manusia memahami bagaimana bintang lain bisa bekerja.

4. Astronom Galaksi

Istilah Dan Referensi Astronomi
via langitselatan.com

Pada dasarnya, astronom galaksi fokus pada penelitian dan observasi galaksi, seperti pengamatan terhadap galaksi kita yakni galaksi Bimasakti. Ada juga astronom ekstra galaksi yang mempelajari galaksi lain di luar daripada galaksi kita seperti galaksi andromeda.

5. Kosmologi

Istilah Dan Referensi Astronomi
via wikimedia.org

Fokus utama pada ilmu kosmologi adalah kelahiran alam semesta hingga evolusi dan kematian sebuah bintang. Pada dasarnya, bidang ilmu ini tidak selalu berpegang pada hal-hal konkrit yang terus di observasi, sedangkan kosmologi biasanya melibatkan berbagai banyak sifat dengan sakal besar yang terdapat di alam semesta dan hal-hal lain yang sifatnya esoterik.

6. Astronom Amatir

Istilah Dan Referensi Astronomi
via framtid.se

Sejauh ini, astronom amatir telah berkontribusi pada berbagai banyak penemuan penting. Itu berarti, ilmu ini berpegang pada penemuan-penemuan astronom amatir dalam perkembangannya, terutama tentang penemuan dan pengamatan sebuah fenomena secara sementara.

1.1. Bintang yang paling sering diteliti
Istilah Dan Referensi Astronomi
via line.me

Bintang yang paling sering diteliti adalah adalah Matahari, dan bintang kerdil lain yang termasuk dalam kelas bintang G2V dan 4,6 Gyr.

Matahari tidak dianggap sebagai sebuah bintang varianel tetapi ia mengalami perubahan periode pada aktivitasnya yang dikenal sebagai siklus sunspot.

Studi tentang bintang dianggap sebagai bintang variabel, dan kini telah mengalami berbagai evolusi yang sangat penting yang akan membantu pemahaman umat manusia terkait dengan alam semesta.

Cabang-cabang dalam dunia Astronomi

Istilah Dan Referensi Astronomi
via wikimedia.org

Sebenarnya juga, unsur profesi astronom bukan hanya daftar yang telah disebutkan diatas. Seiring dengan meningkatkan cabang dan konsentrasi ilmu astronomi, begitu juga soal profesinya.

Selanjutnya adalah tentang cabang-cabang dalam dunia astronomi. Berikut daftarnya:

1. Astrometri

Astrometri adalah salah satu cabang ilmu astronomi paling kuno untuk menghitung ukuran bulan, matahari dan planet-planet yang bisa diamati dengan mata telanjang. Menurut planetary Society, Astrometri adalah salah satu metode paling tua yang digunakan untuk mendeteksi planet ekstrasurya.

2. Astrofisika

Astrofisika adalah pengamatan bintang-bintang yang telah ditentukan melalui observasi dan pemahaman teoritis dan dari simulasi computer interior. Pembentuk bintang terjadi di daerah padat debu dan gas yang dikenal sebagai awan molekul raksasa.

Ketika tidak stabil, fragmen awan dapat runtuh oleh pengaruh gravitasi dan membentuk proto bintang. Daerah inti ini yang cukup padat dan panas sehingga menyebabkan fusi nuklir dan lahirlah sebuah bintang. Hampir semua unsur seperti hidrogen dan helium diciptakan dalam inti bintang.

Disclaimer : Pengertian diatas dikutip dari artikel Wikipedia “Astronomy”, yang telah dirilis dibawah Lisensi Dokumentasi Bebas GNU.

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *