8 Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Migrasi Ke WordPress

3 Likes Comment
migrasi ke wordpress

8 Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Migrasi Ke WordPress – Banyak blogger memilih pindah dari dari platform blogger ke WordPress dengan berbagai alasan. Alasan paling banyak ditemui dilapangan adalah karena keluwesan, kemampuan dalam hal SEO dan juga kepemilikan.

Disamping itu, terkadang anda tidak memperhatikan beberapa hal sebelum migrasi ke wordpres. Padahal, hal-hal tersebut sangat penting untuk kita lakukan karena nantinya kita tidak perlu repot lagi untuk melakukan penyesuaian dengan tampilan baru di WordPress.

Nah untuk anda yang memiliki rencana untuk migrasi dari blogger ke wordpress, sebelum terlambat ada baiknya anda mempersiapkan 10 hal dibawah ini. Mengapa? Sebab 10 hal dibawah ini adalah langkah-langkah penting sebelum dan sesudah migrasi yang harus anda lakukan agar postingan tetap seperti sedia kala.

Disini memang tidak diulas petunjuk teknis sebelum dan sesudah migrasi, melainkan langkah-langkah penting yang harus anda persiapkan untuk migrasi nanti. Lalu apa saja yang harus dipersiapkan? Berikut daftarnya.

1. Sudah punya hosting dan domain

Ya ini adalah yang paling penting. Karena, akan lebih baik kalau anda memiliki hosting dan domain dimana kepemilikan ada ditangan anda. pastikan juga, hosting dan domain itu anda belu dari satu penyedia saja.

Saya secara pribadi lebih menyarankan untuk membelinya di Niagahoster. Selain murah, pelayanannya juga bagus. Hosting dan domain yang saya punya juga saya beli dari sana.

Hostingnya bukan beli sih, tapi merupakan hadiah setelah nama saya masuk sebagai finalis pada lomba yang diadakan oleh Niagahoster awal tahun 2018 lalu. Selain itu juga, pastikan bahwa anda sudah menginstal wordpress melalui CPanel dan sudah punya akses ke dashboard WordPress anda. Jika hal tersebut sudah rampung, silahkan lanjut pada poin selanjutnya.

2. Sudah punya template WordPress

Memang sih, di WordPress tersedia ribaun template yang siap dipakai dengan bebas dan anda punya akses ke seluruh template tersebut namun untuk versi gratisnya saja. Artinya, anda memiliki kesempatan untuk mencobanya satu per satu dibawah lisensi penggunaan.

Jadi, anda tidak boleh menghapus link kredit footer atau melakukan redesign karena anda tidak akan bisa mendapatkan versi update terbarunya. Saya sarankan sih ada baiknya anda memiliki template wordpres sendiri yang siap digunakan. Anda bisa membelinya dari penyedia terpercaya, tapi, perhatikan beberapa hal dibawah ini:

a. Support

Pastikan anda mendapatkan support dan dukungan untuk penggunaan template dan pastikan juga tidak ada link kredit tersebunyi yang mengarah ke template orang lain. Jika ada, baiknya batalkan.

b. Kompatibilitas gambar

Ini maksudnya apa ya? Maksudnya adalah, usahakan template yang digunakan itu sudah support dijadikan satu untuk gambar featured dan gambar postingan. Rata-rata, template WordPress itu, apalagi yang versi gratisnya dari dashboard, menyediakan template yang memungkinkan anda untuk merubah gambar featured. Atau gambar yang akan ditampilkan di kepada pengunjung dibagian atas.

Hal ini cukup berbahaya, karena tergolong anda melakukan clickbait lewat gambar. Yang harus anda perhatikan juga adalah, usahakan agar gambar postingan dan featurednya dijadikan satu dan tidak ada duplikat gambar ketika orang mengklik postingan tersebut.

3. Pastikan setiap artikel yang sudah dimigrasi itu tidak ada yang rusak

Percaya atau tidak, setiap kali migrasi, tetap ada artikel atau gambar yang rusak. Sebagian besar berupa gambar, dikarenakan ukuran dan juga perbedaan template. Oleh karena itu, sesudah migrasi silahkan cek satu per satu artikel anda tersebut.

Untuk tulisan sendiri, memang sih ada perbedaan gaya dan style begitu juga soal warna tulisan. Itu tergantung dari setiap template.

Saya sih menyarankan agar anda mengeditnya satu per satu, alasannya sederhana sebab ada kalanya style yang anda gunakan di blogger itu terbawa-bawa ke wordpress. Misalnya begini, di Blogger saat membuat paragraf baru, kita menyisahkan satu paragraph kosong agar terlihat lebih rapi.

Tapi di wordpress tidak. Sehingga saat anda migrasi, tampilannya akan terlihat berantakan. Selain itu juga, headingnya akan tampil berbeda. Seperti misalnya, H2 (Subheading) di Blogger adalah H3 di WordPress atau H3 (minor-heading) di Blogger adalah H4 di WordPress. Nah ini yang jadi masalah, sebab akan terlihat postingan anda itu agak berantakan dan tidak sesuai dengan tag headingnya.

5. Copy semua kode JS yang penting

Ada banyak sekali kode JS yang cukup penting, dan ini harus disimpan terlebih dahulu sebelum migrasi agar anda tidak repot-repot membuatnya lagi. Kode JS yang penting itu antara lain:

a. Kode verifikasi Google Search Console

Nantinya kode verifikasi ini bisa anda tempatkan lewat SEO by Yoast jika anda menggunakan plugin ini, atau anda bisa menemaptkannya langsung lewat header.php di menu editor tema wordpress.

b. Kode verifikasi Yahoo dan Bing

Intinya sama seperti kode verifikasi GSC diatas. Yang beda hanyalah jenis kodennya. Apalagi jika artikel anda sudah banyak yang terindeks oleh tiga mesin pencari ditas

c. Kode iklan AdSense otomatis

Sama seperti diatas, kode iklan AdSense otomatis juga dapat disimpan untuk dipasang lagi jika nanti anda sudah menggunakan WordPress dan menempelnya.

d. Kode lain

Intinya, semua kode-kode yang menurut anda cukup penting. Tapi, patut diperhatikan, hal ini tidak termasuk meta tag di Blogger karena kodenya akan berbeda. Kode-kode lain itu bisa kode periklanan lain seperti MGiD atau AdNow.

6. Pasang plugin Migrasi

Plugin inilah yang akan membantu agar backup artikel anda dari file XML terbaca dengan baik. Tanpa plugin ini anda tidak akan bisa migrasi. Oleh karena itu, setelah backup ada baiknya anda langsung install pluggin ini dan langsung migrasi secepatnya.

7. Jangan ubah permaliknya

Permalink adalah link atau url dari artikel anda. Model permalink di blogger dan wordpress itu berbeda. Blogger menggunakan .html dibagian akhir, sementara wordpress hanya menggunakan garing atau garis miring.

Saat anda mengubah permaliknya, itu berarti anda seperti membuat artikel baru dan meminta google untuk mengakses lagi seluruh artikel anda yang sudah terindeks Google. Dengan kata lain, anda akan kehilangan peringkat.

Kalau artikel-artikel anda banyak yang page one, saya sarankan jangan ubah permaliknya. Tapi kalau tidak, ya keputusan diatangan anda. Sebenarnya, ada beberapa keuntungan mengubah permaliknya, antara lain :

a. Menghilangkan tanggal di dalam link

Saat anda menghilangkan tanggal didalam link, berarti anda memberi tahu bahwa artikel anda tersebut merupakan artikel baru dan relevan dan tidak memberitahu google kapan artikel ini dibuat (meski sebenarnya Google tahu file XML yang akan dicrawl).

b. Menghilangkan angka dan kode teks dibagian link

Dalam beberapa kasus, artikel anda didalam blogger itu diakhiri dengan angka. Ini dikarenakan duplikat link didalam blog. Saat anda mengubah permalink, seluruh judul akan diubah menjadi link. Jadi terkadang, jika judul blog anda panjang, linknya juga akan seperti itu.

c. Keluwesan

Salah satu keuntungan mengubah permalink adalah anda memiliki keluwesan. Maksudnya, anda tidak memiliki batasan waktu soal memposting dan tidak diketahui kapan terakhir kali anda update. Kira-kira begitu.

8. Baiknya edit semua artikel anda

Kalau artikel didalam blog anda sudah banyak, atau diatas dari 500 artikel mungkin mengeditnya akan butuh waktu yang banyak. Oleh karena itu, ada baiknya anda sisahkan sedikit waktu untuk mengedit artikel anda tersebut.

Mengapa harus mengeditnya? Untuk memaksimalkan SEO blog anda. Misalnya, untuk mengkonfigurasi dengan plugin Yoast SEO jika anda menggunakannya. Meski sebenarnya ini sedikit berdampak pada posisi anda di mesin telusur, apalagi jika anda sudah mengubah permalinlk.

Tapi meski begitu, mungkin posisi yang bakal anda dapatkan setelah mengubah permalinknya itu akan lebih baik. Misalnya, sebelumnya anda hanya berada di Posisi ketiga, setelah mengubah permaliknya anda bisa duduk diposisi #0 atau di featured snipped. Siapa yang tahu kan?

Nah itu kira-kira hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum migrasi ke wordpress. Anda boleh setuju boleh juga tidak. Yang saya bagikan diatas hanyalah berdasarkan pengalaman saya sendiri. Semoga artikel ini bermanfaat~

You might like

About the Author: miminpaulipu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *