7 Cara Penempatan Iklan AdSense Yang Dapat Meningkatkan Penghasilan

4 Likes Comment
cara penempatan iklan adsense

7 Cara Penempatan Iklan AdSense Yang Dapat Meningkatkan Penghasilan – Berdasarkan pengalaman saya sendiri, salah satu cara untuk memaksimalkan pendapatan adsense adalah pada penempatan iklannya. Penempatan iklan AdSense yang baik bisa menunjang pendapatan anda, dan dapat memaksimalkan pendapatan anda.

Tetapi kebanyakan kita masih bingung, di posisi mana saja iklan adsense akan ditempatkan dibagian mana saja iklan tersebut berpotensi mendapatkan kllk yang lebih besar. Karena itulah postingan ini saya buat.

Tetapi perlu anda ketahui, ini biasanya bergantung pada template yang anda gunakan. Sehingga ada kemungkinan, meskipun posisinya sudah sesuai dengan yang saya sarankan disini, belum tentu penghasilan anda akan bertambah.

Baca Juga : 8 Jasa Yang Dapat Di Buka Blogger Untuk Meningkatkan Penghasilan

Selanjutnya, yang perlu anda perhatikan adalah niche blog anda. Jadi biarpun penempatan iklannya sudah sesuai, tapi kalau niche blog anda cukup kecil, maka penghasilan anda akan tetap bagitu saja. Perhatikan hal ini ya. Tetapi anda dapat meningkatkannya, dengan cara melakukan ekperimen dan metode penempatan iklan tambahan.

Oke kita langung saja pada pembahasan. Berikut cara menempatkan iklan AdSense yang dapat meningkatkan pendapatan blog kita. Dimana saja itu? Ini dia daftarnya.

1. Dibagian atas Header (Tidak direkomendasikan)

Ini adalah interaksi pertama antara pengunjung dan juga blog anda. Coba perhatikan blog-blog besar seperti Detikcom, liputan6, mereka menempatkan iklan dibagian atas header. Maksudnya adalah dibagian atas <style>. Anda bisa juga menempatkan iklan ini kok disitu.

Baca Juga : 16 Cara Menghasilkan Uang Dari Blog

Anda bisa menempatkan iklan berjenis gambar dan teks disini. Usahakan agar iklan yang ditempatkan tersebut adalah ukuran responsive agar bisa menyesuaikan dengan ukuran perangkat.

2. Dibagian bawah Header

Selanjutnya adalah dibagian bawah header. Anda bisa memilih menempatkan keduanya, yakni dibagian atas dan dibagian bawah header. Tidak apa-apa sih menempatkan jenis iklan di dua tempat ini, yang penting loading blog anda tidak berkurang banyak. Buatlah ukuran iklan yang responsive disini agar bisa menyesuaikan dengan ukuran perangkat.

3. Di bagian atas Post

Sebenarnya anda juga bisa menempatkan jenis iklan ini dibagian postingan blog. Ini belum masuk ya kebagian dalam konten, karena potensinya berbeda.

Baca Juga : Jenis-Jenis Format Gambar Yang Umum Digunakan

Jika blog anda mendukung penempatan jenis iklan ini, saya sarankan anda menggunakan jenis iklan teks untuk ukurannya juga responsive. Terkait dengan alasan mengapa menggunkan iklan teks, akan disampiakan dibagian akhir artikel.

4. Didalam artikel

Ada tiga jenis iklan untuk penempatan jenis iklan ini, antara lain:

a. Dibagian atas artikel, tergantung penempatannnya

Ada yang menempatkan setelah gambar pada pengaturan CSS-nya, ada juga yang menempatkan iklan sebelum gambar. Ini terserah anda tempatkan diamana. Untuk jenis iklan ini adalah jenis iklan Teks dan gambar.

b. Di bagian tengah artikel

Menurut saya, penempatan iklan dibagian tengah artikel adalah salah satu penempatan iklan yang paling banyak mengundang klik sekaligus menjadi tempat yang strategis untuk menaruh iklan. Untuk itu, tempatkan iklan berjenis teks saja untuk posisi ini.

Baca Juga : Cara Mudah Diterima MGID

Alasannya sangat sederhana, meskpun Biaya Per Kliknya (BPK) rendah tetapi CTR atau biaya per tampilannya tinggi. Karena, ada 4-5 jenis iklan yang tampil disitu, dan potensi kliknya juga tinggi.

c. Bagian akhir artikel

Berarti anda menemaptakn jenis iklan diabgian bahwa artikel, atau dibagian akhir dari postingan blog anda. Jika anda menempatkan Jadi setiap orang akan yang membaca blog anda sampai akhir akan berinteksi dengan iklan yang anda tempatkan.

5. Di siderbar blog (tidak disarankan)

Mengapa saya tidak menyarankan penempatan iklan di sidebar blog? Karena berdasarkan pengalaman, jumlah klik iklan di sidebar blog amat kecil dibandingkan jumah klik iklan ditempat lainnya. Sebagai gantinya, anda bisa menempatkan jenis iklan lain seperti in feed dari penginklan-pengiklan lain seperti Mgid, Tabool dan AdVernative.

6. Di Related Post

Jika anda sudah bisa menempatkan jenis iklan ini di akun AdSense anda, maka sebaiknya anda ganti saja dengan related post default yang anda gunakan. Alasannya sangat sederhana, sebab disitu juga ditempatkan iklan adsense, yang berpontensi di klik orang. Sebab iklan yang tampil disitu akan menyatu dengan iklan-iklan yang lain.

Mungkin anda melihat beberapa nomor yang ditulis ditidak direkomendasikan dan tidak disarankan. Mengapa saya menulis demikian? Ada bebrapa alasannya:

  • Iklan dibagian atas header memperlambat loading blog bahkan sampai 5 detik
  • Potensi klik iklan disidebar blog sangat kecil dibandingkan di tempat yang lain

Perlu anda ketahui, jangan terlalu banyak menempatkan jenis iklan. Sah-sah saja kalau anda menempatkan jaringan periklanan lain di blog anda, tetapi tetap fokus saja pada kecepatan dan pengalaman pengguna. Jangan pula membuat iklan Pop-Up sebab rawan Banned dari pihak AdSense. Dan yang terakhir,

7. Selalu pasang iklan AdSense otomatis

Saat pertama kali pendaftaran, kode iklan AdSenseotomatis akan dipasang diberikan dan secara otomatis iklan AdSense akan muncul jika kita sudah disetujui menjadi mitra AdSense. Dengan iklan AdSense otomatis, maka iklan bisa muncul dimana saja, dan dilakukan secara continue untuk meningkatkan pendapatan untuk blog kita.

Nah demikian 7 cara penempatan iklan adsense yang bisa meningkatkan penghasilan blog kita. Semoga artikel ini bermanfaat!

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *