5 Alasan Utama Mengapa Page Rank Blog Turun

3 Likes Comment
Page Rank Blog Turun

5 Alasan Utama Mengapa Page Rank Blog Turun – Ada beberapa perbedaan mendasar antara page rank dan DA serta PA blog. Namun ada satu kesamaan didalamnya bahwa dua hal ini memiliki kaitan erat dengan tingkat popularitas blog. Meski memiliki kesamaan namun model pengukuran skor berbeda-beda satu dengan yang lain.

Skor Page Rank blog sangat sulit untuk naik dan biasanya naik dalam jumlah yang sedikit. Salah satu cara untuk mengecek skor page Rank adalah dengan menggunakan Check Moz. Alat ini adalah salah satu alat yang cukup akurat untuk mengukur skor page rank karena untuk mengukurnya mereka menggunakan banyak sekali faktor.

Karena sulitnya menaikan page rank mungkin kita lansung berpikir bahwa skor page rank gak akan turun lagi meskipun blog itu sudah tidak aktif lagi. Jika kita punya skor page rank blog misalnya 3 tidak mungkin lagi turun menjadi 2.

Ini adalah salah satu pemikiran yang keliru. Page rank blog kita sebenarnya bisa saja turun dan penurunan ini dipengaruhi oleh banyak faktor.

Baca Juga : 15 Cara Tingkatkan Page Rank Blog

Dan disini saya sudah hadirkan artikel yang membahas alasan-alasan itu. yang ketika dikumpulkan menjadi 5 faktor atau 5 alasan utama mengapa page rank blog turun. Berikut daftarnya.

1. Menurunnya skor Domain Auhtority dan Page Auhtority blog

Jika skor page Auhotity dan domain authority blog menurun dengan drastis maka akan berdampak pada skor page rank blog anda. Karena biasanya untuk mendapatkan skor page rank dua penunjang utama adalah skor domain authority dan page authority blog.

Soal dua hal diatas saya sudah membahasnya di artikel saya sebelumnya yang membahas tentang 5 alasan mengapa page authority blog turun dan juga 5 alasan mengapa domain authority blog menurun. Jika dua hal ini menurun maka secara signifikan maka secara langsung akan berdampak pada skor page rank. Jika sudah demikian maka ada baiknya anda melakukan evaluasi besar-besaran untuk blog anda.

2. Banyak Perubahan Didalam blog

Alasan kedua adalah banyaknya perubahan-perubahan didalam blog mulai dari template, artikel, deskripsi penelusuran, robots.txt dan masih banyak lagi. Apalagi jika kita sering berganti template blog secara gak benar sehingga banyak widget yang tertinggal dan banyak kode-kode yang tersisa.

Baca Juga : Dampak Terlalu Sering Berganti Template

Nah oleh karena itu sedapat mungkin untuk selalu konsisten pada template yang digunakan. Sah-sah saja jika ingin melakukan perubahan pada template tersebut asalkan perubahan itu mampu membuat blog menjadi lebih baik lagi.

Blog yang lebih baik itu biasanya diukur dari nilai kecepatan loading template dan strukturnya yang sederhana dan tidak membingunkan pengunjung.

3. Link Eksternal Dan Internal Yang Rusak

Rusak dan eror memiliki dampak yang berbeda. Mungkin kita tidak tahu bahwa link yang rusak itu biasanya diberi tanda 404 semenetara yang eror biasanya diberi nilai yang berbeda.

Nah dua hal ini berdampak besar terhadap reputasi blog kita di mesin telusur. Dan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai page atuthority dan domain authority dan akhirnya berdampak pada skor page rank.

Baca Juga : Cara Mengecek Broken Link Didalam Postingan Blog

Untuk itu sedapat mungkin untuk tidak melakukan perubahan-perubahan mendasar didalam blog. Perubahan mendasar seperti ya? Ya tidak mengutak-atik script seperti Schema dan tidak melakukan perubahan robots.txt sesuai yang disarankan Google.

4. Pengalihan Domain

Ada satu istilah yang pernah saya baca tapi lupa dimana saya membacanya yakni perubahan radikal terhadap domain yang kita gunakan. Misalnya, blog kita sebelumnya masih menggunakan domain gratisan dari .blogspot dan memiliki domain authority dan page authority yang tinggi. Bahkan skornya mungkin sudah diatas 50.

Baca Juga : Cara Mendeteksi Kanibalisasi Kata Kunci Didalam Blog

Karena itu, beberapa waktu kemudian, sang pemilik blog membeli domain yang baru dari penyedia domain dan memasangnya di blog tersebut. Pengalihan ini ternyata berdampak pada skor page rank. Artinya, semua skor yang didapatkan tadi akan hilang secara perlahan-lahan dan kita akan memulai semuanya dari baru. Meskipun hanya dialihkan namun ini berdampak pada page rank blog kita.

5. Direct situs web yang gagal

Mungkin anda berpikir bahwa pengalihan domain dan direct situs web adalah dua hal yang sama. Sebenarnya itu dua hal yang berbeda. Saya disini menekankan pada bagian dimana kita pindah platform blog dan melakukan direct dari platform yang lain.

Misalnya, dalam kasus ini, saya masih menggunakan domain gratisan dari blogger dan beberapa saat kemudian saya membeli domain dan hosting untuk digunakan di WordPress. Tentu saya tidak ingin kehilangan pengunjung kan? Jika tidak salah satu acaranya adalah dengan melakukan redirect dari blog yang lama ke blog yang baru tersebut.

Tetapi bagaimana jika direct dilakukan itu gagal? Jika gagal maka akan berdampak besar terhadap popularitas blog anda, termasuk untuk page rank dan juga posisi konten anda di SERPS.

Dampaknya yang anda rasakan sangat besar. Untuk itu lakukanlah direct dengan baik dan benar.  Nah demikian 5 alasan mengapa page rank blog kita menurun. Semoga artikel ini bermanfaat ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *