5 Alasan Mengapa Domain Authority Blog Turun

5 Likes 1 Comment
Domain Authority Blog Turun

5 Alasan Mengapa Domain Authority Blog Turun – Sebenarnya, artikel ini saya tulis berdasarkan pengalaman saya sendiri beberapa waktu lalu. 

Dimana pada saat itu, salah satu blog yang saya kelola mengalami penurunan DA yang cukup signifikan.

Bahkan, penurunannya sampai 4 digit dalam kurun waktu 1 bulan saja. Setelah saya lakukan audit, saya menyimpulkan kalau penurunan DA tersebut tidak disebabkan oleh faktor eksternal melainkan faktor internal.

Yang membuat saya tambah bingung adalah penurunan DA blog semacam ini baru pertama kali saya alami selama menjadi blogger.

Saya sendiri punya 3 blog yang semuanya dikelola dengan baik. Minimal setiap minggu ada satu postingan di blog tersebut.

Dan semua blog tersebut tidak pernah mengalami penurunan skor otoritas domain, kecuali salah satu blog yang saya sebutkan. Oh iya, blog tersebut bukanlah blog yang ini melainkan blog saya yang lain.

5 Alasan Mengapa Domain Authority Blog Turun

Lalu apa saja alasan domain authority blog turun? Pasti penasaran kan? Tanpa perlu berlama-lama, berikut disajikan 5 alasan mengapa domain authority blog turun. Ini daftarnya:

1. Page authority blog yang terlalu tinggi

Saya pernah melihat sebuah blog dengan domain authority 4 tetapi page authoritynya 32. Blog tersebut membahas tentang hal-hal aneh dan misterius.

Beberapa minggu kemudian, saat saya mengeceknya kembali menggunakan CheckMoz, domain authority blog tersebut mengalami penurunan menjadi 3.

Sementara, page authoritynya tetap stagnan. Bagi saya, kondisi ini tidaklah balance dan terkesan tidak natural.

Menurut anda apa penyebabnya? Bagi saya sendiri penyebabnya adalah gemuknya backlink yang didapat.

Yang justru membuat blog tersebut tidak sehat karena cenderung memaksakan diri untuk mendapatkan backlink sebanyak mungkin.

Baca Juga : 5 Alasan Mengapa Page Authority Blog Turun

Patut anda ketahui, jarak antara DA dan PA yang terlalu jauh bisa memicu penurunan Domain Authority, termasuk juga Page Authority.

Biasanya page authority yang terlalu tinggi dikarenakan banyaknya backlink yang didapatkan sementara blog tersebut baru memiliki 5-10 potingan. Dilain pihak, 70-90% pengunjung blog tersebut datang dari sindikasi link.

Apalagi jika blog tersebut jarang update maka sudah pasti PAnya akan ikut turun. Untuk itu, jika anda tidak ingin page authority blog anda turun drastis ada baiknya pertahankan jarak antara Page Auhtority dan Domain Auhtority.

Jarak aman antara dua hal ini adalah 2-5. Misalnya, DA blog anda 4 maka usahakan PA-nya 6-7. Karena ini normal.

2. Jarang update

Poin ini masih berkaitan dengan yang saya jelaskan dibagian atas. Terkadang juga, apabila blogger jarang Update bisa memperlebar jarak antara DA dan PA blog.

Misalnya, jika saya jarang update di blog ini, maka PA blognya akan meningkat sementara DA tak berubah dalam jangka waktu lama.

Oleh karena itu, semakin sering update artikel semakin besar kemungkinan DA akan naik secara natural, begitu juga PA.

Namun bagaimana jika blog kita itu sudah tidak di update selama 6 bulan? Saya yakin anda pasti sudah tahu jawabannya yakni DA blog pasti akan turun. Kalau sudah turun, sudah pasti akan susah naik lagi.

3. Spam score yang tinggi

Ada banyak faktor mengapa spam score blog tinggi. Salah satunya adalah terlalu banyaknya konten duplikat didalam blog atau backlink yang didapatkan dari situs web p*rno, jud* dan situs ilegal lain.

Jika sudah begini maka ada baiknya anda berhati-hati karena bisa saja blog anda tersebut akan dihapus dari SERPs karena melanggar kebijakan Google.

Baca Juga : Cara Mengecek Skor Domain Authority Dan Page Authority Untuk Blog

Untuk menghindari penalti dari Google, sebaiknya buat konten yang original, asli, unik dan berkualitas. Setelah itu, ada baiknya anda memeriksa link yang masuk atau backlink secara berkala.

Tujuannya apa? Untuk mengidentifikasi adanya backlink spam yang secara langsung berkontribusi pada skor spam blog dan DA.

4. Terlalu sering editing artikel atau berganti template blog

Poin ini terbagi menjadi dua bagian utama, antara lain:

a. Terlalu sering editing artikel

Coba anda lakukan eksperimen sederhana seperti ini. Silahkan cari artikel di blog anda yang paling populer lalu edit artikel tersebut.

Agar dampak yang dirasakan tidak terlalu signifikan, ada baiknya anda mengedit seperlunya saja. Seperti kata-kata yang ada didalamnya.

Istilahnya, anda melengkapi artikel tersebut dengan menambah tampilan visualisasi konten, memperbaiki kata-kata yang typo dan lain sebagainya.

Setelah itu, indeks kembali artikel tersebut dan tunggu selama 1 hari. Keesokan harinya, lihat apakah ada perubahan dari segi trafik.

Baca Juga : Dampak Terlalu Banyak Berganti Template

Saya yakni, trafiknya akan anjlok. Mengapa ini terjadi? Karena Google perlu mengideks kembali konten seperti konten baru sebelum memberikan peringkat.

Dan dengan mengindeks kembali artikel di dalam blog anda secara tidak langsung anda meminta Google untuk melihat kembali isi konten yang ada didalamnya.

Dan, perubahan semacam ini bisa membuat posisi blog anda di Serp menurun. Meskipun akan naik kembali dalam waktu beberapa minggu.

Pada intinya, Google berusaha memahami isi blog anda dan mereka lebih menyukai konten yang sama, karena sudah memiliki peringkat.

Update juga direkomendasikan, namun apabila informasi yang ditampilkan sudah tidak relevan lagi dengan sikon [situasi dan kondisi] yang ada sekarang.

Oleh karena itu, sebelum mempublikasikan konten, ada baiknya anda mengedit konten tersebut sesempurna mungkin.

Lalu apakah editing artikel berdampak langsung pada DA blog? Secara langsung enggak. Maksudnya kalau hanya satu atau dua artikel yang diedit.

Tapi kalau anda mengedit artikelnya secara menyeluruh, dengan model yang sama, sekalipun bertujuan untuk mengupdate atau melengkapi artikel tersebut, dampaknya tetap ada.

b. Pergantian template

Selain itu juga, mengganti template juga mempengaruhi domain authority blog. Apalagi jika template yang digunakan itu kualitasnya lebih rendah daripada template sebelumnya.

Seperti loading blog menjadi lebih lambat, struktur tidak rapi hingga beberapa tag meta yang tidak di optimalkan.

Oleh karena itu, sebaiknya perhatikan template blog anda. Sekalipun artikel anda berkualitas tinggi, jika template tidak support maka hasilnya akan sama saja.

Kalau terpaksa anda mengedit template, ada baiknya sesuaikan saja seperlunya. Seperti untuk mengubah warna gradasi, font, bullet dan lain sebagainya.

Selain itu, jika anda hendak membeli template blog baru perhatikan struktur dan kecepatannya. Minimal template tersebut responsif, ringan dan support semua perangkat.

5. Terlalu banyak broken link didalam blog

Secara umum, ada tiga tipe broken link yang paling berbahaya bagi blog mulai dari internal dan eksternal broken link sampai bad host. Untuk mengatasi broken link ini, saya sudah mengulasnya pada salah satu artikel saya disini.

Saran saya, sebaiknya secara berkala anda mengecek broken link didalam postingan blog. Minimal 3 bulan sekali atau maksimal 6 bulan.

Bukan hanya broken link saja, tetapi gambar yang rusak, link yang redirect dan lain sebagainya. Jika ada gambar atau link rusak, segera ganti atau hapus.

6. Trafik yang diperoleh (Bonus]

Diatas sudah saya singgung salah satu alasan mengapa DA blog turun. Dan setelah saya lakukan evaluasi, ternyata penyebabnya bukan saja 5 hal diatas, tetapi juga pada kualitas trafik yang didapat.

Memang sih, selama 6 bulan lebih blog itu aktif, sebagian besar trafik berasal dari sindikasi artikel Vivablog atau dari backlink yang saya tautkan di Quora.

Bahkan presentasenya sampai 70-75 %. Dan dalam 6 bulan terjadi loncatan DA dari 2 menjadi 13. Lalu saat saya mulai fokus untuk mendapatkan trafik dari Google, DA-nya turun menjadi 7 sementara PA-nya jadi 8.

Dari pengalaman inilah saya kemudian menyimpulkan bahwa salah satu penyebab mengapa otoritas domain blog menurun adalah kualitas trafik yang didapatkan.

Penutup

Bagi saya pribadi, otoritas domain berkaitan erat dengan kualitas konten serta popularitas suatu situs atau blog. Jadi semakin tinggi nilai otoritas suatu blog maka semakin populerlah blog tersebut.

Gak percaya? Coba lihat blognya mas Sugeng. Otoritas domainnya sudah hampir 50 lebih, sementara kontennya belum sampai 100. Tapi blog tersdebut bisa meraih ribuan trafik setiap harinya.

Gak percaya? Coba deh tanya sama mas sugeng. Ada kemungkinan trafik yang ia peroleh lebih tinggi dari itu.

Jadi, kalau anda ingin blog anda jadi populer, pertama-tama adalah fokus untuk meningkatkan otoritas domain blog dan otoritas halaman.

Demikian artikel tentang 5 alasan mengapa domain authority blog menurun. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ~

You might like

1 Comment

  1. Ternyata jarak antara PA dan DA tidak boleh terlalu jauh, ya? Juga editing post nggak boleh terlalu sering di lakukan. Okelah, thanks kak untuk artikelnya. Bagus!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *