3 Tipe Broken Link Yang Berbahaya Bagi Blog

5 Likes Comment
Tipe Broken Link Yang Berbahaya

3 Tipe Broken Link Yang Berbahaya Bagi Blog – Mungkin beberapa dari anda sudah tahu bahwa salah satu alasan mengapa blog anda sulit mendapatkan pengunjung adalah karena adanya broken link didalam blog. Dan tanpa disadari ini juga yang menjadi penyebab utama mengapa blog anda susah mendapatkan tempat di mesin telusur, Domain Authority dan page Authority blog susah naik dan lain sebagainya.

Memperoleh pengunjung blog memang adalah hal yang sulit dilakukan dan tidak semudah membalik telapak tangan. Karena selain harus menerapkan strategi SEO yang baik untuk blog anda juga harus terus mengevaluasi, untuk memeriksa kesehatan situs web atau blog anda tersebut.

Salah satu cara untuk mengecek kesehatannya adalah dengan melakukan pengecekan link yang rusak yang mungkin berbahaya bagi blog. Link yang rusak ini biasanya diberi kode 404.

Diartikel saya yang saya kaitkan diatas sudah saya ulas tentang bagaimana cara mengecek adanya link yang rusak. Anda bisa menggunakan tools gratisan atau berbayar untuk mengecek link yang rusak ini.

Namun jika tidak punya dana ada beberapa tools yang patut anda coba untuk mengecek broken link di blog dengan gratis.

Baca Juga : 15 Cara Tingkatkan Page Rank Blog

Salah satu tools yang sering saya gunakan untuk mengecek broken link dalam blog adalah Broken Link Checker. Ini adalah salah satu alat gratis yang akan menunjukan link yang rusak didalam blog anda, sekaligus menunjukan dimana link tersebut berada.

Nah sebelum melakukan pengecekan broken link ada baiknya anda mengetahui tipe broken link yang berbahaya bagi blog. Sebenarnya ada beberapa tipe, namun saya hanya menggunakan tiga diantaranya. Karena tiga tipe inilah yang biasanya saya temui didalam blog dan mungkin juga di blog anda. Lalu apa saja tipe broken link itu? Ini daftarnya.

1. Internal Broken Link

Internal broken link adalah sebuah link internal yang mengarah ke blog anda sendiri. Artinya, ini adalah link yang mengarah ke artikel anda yang lain. Biasanya anda menautkan artikel anda yang lain untuk memperkuat SEO internal blog dan ini baik kok.

Jika pembahasannya satu, maka biasanya cara menatukannya hanya menggunakan kata per kata. Ini adalah salah satu cara untuk menautkan internal link yang tertarget.

Namun juga, biasanya para blogger manutkan internal link dengan cara memasukan konten Baca Juga  seperti yang anda lihat diakhir paragraf ini baik secara manual ataupun menggunakan widget.

Baca Juga : Cara Dapatkan Backlink Berkualitas Untuk Blog

Namun terkadang, karena kurang fokus atau apa, banyak blogger yang tidak menyadari bahwa link internal ini malah menunju ke artikel yang tidak ada. Sehingga saat pengunjung mengkliknya, mereka akan diarahkan pada pemberitahuan seperti, “Mohon maaf, artikel yang anda cari sudah tidak ada atau telah di hapus,”.

Jika ada satu atau dua internal broken link saja di blog, maka itu cukup berbahaya bagi kesehatan blog anda. Untuk itu, selalu cek apakah internal bronken link didalam blog atau tidak.

2. Eksternal Broken Link

Jika pada nomor satu dibahas soal internal broken link kali ini anda akan membahas mengenai eksternal broken link. Biasanya, anda menautkan artikel yang mengarah ke blog orang lain, atau ke sumber lain dengan tujuan sebagai acuan atau referensi namun terkadang, artikel yang anda tautkan itu mungkin telah dihapus, diubah dan di modifikasi oleh pemiliknya.

Baca Juga : 5 Alasan Mengapa Domain Authority Blog Turun

Sehingga link eksternal itu menjadi tidak aktif atau rusak. Dan ini sama cukup berbahaya juga untuk blog anda sebab dapat mempengaruhi posisi anda di mesin telusur.

Untuk itu, selalu lakukan pengecekan berkala di blog anda agar anda bisa mengetahui apakah adan eksternal broken link didalam blog atau tidak. Jika ada segera perbaiki. Namun jika tidak, usahakan kedepannya untuk selalu mengecek link tersebut sebelum menautkannya.

3. Bad Host

Berbeda dengan dua pembahasan sebelumnya namun bad host juga berbahaya bagi kesehatan blog anda sendiri. Mengapa? Sebab ini sama saja dengan broken link menurut saya.

Baca Juga : Daftar Situs Penyedia Gambar Gratis

Sebenarnya juga, untuk bad host ini adalah jenis link eksternal yang mengarah ke blog orang lain. Jika ada sebuah link yang bad host ada tiga kemungkinan, antara lain:

  1. Blog telah dihapus
  2. Blog masih ada namun loadingnya sangat-sangat lambat
  3. Artikel telah dihapus
  4. Hosting penuh

Tanpa anda sadari, tiga hal diatas sangat berpengaruh terhadap posisi blog anda sendiri di mesin telusur. Biasanya, blog-blog yang bad host itu karena blog tersebut dibuat untuk sementara saja, seperti sebagai sumber informasi sebuah kegiatan dan lain sebagainya. Setelah kegiatan, blog tersebut kemudian di hapus, DNSnya di alihkan, loadingnya jadi amat berat karena hostingnya yang sudah sesak, dan lain sebagainya.

Jika anda menemui tiga jenis broken link ini didalam blog langsung hapus saja. Jangan tunggu lagi sebab ini bisa saja menjadi salah satu faktor menurunnya reputasi blog anda di mesin telusur. Demikian artikel saya tentang 3 jenis broken link didalam blog. Semoga bermanfaat ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *